Senin, 02 Feb 2026 04:32 WIB

Pria Lompat ke Sungai Jagir Ditemukan Tewas Mengapung

Evakuasi jenazah
Evakuasi jenazah

selalu.id – Agus Susanto (59), warga Tenggilis, Surabaya, ditemukan tewas setelah melompat ke Sungai Jagir, Wonokromo. Tim SAR gabungan menemukan jenazahnya pada Selasa (9/9/2025) malam.

 

Baca Juga: Dua Bocah Tercebur Waduk di Mojokerto, 1 Selamat 1 Meninggal Dunia

Korban sebelumnya terekam CCTV melompat ke sungai. Tim SAR melakukan penyisiran intensif setelah menerima laporan kejadian.

 

Baca Juga: Berusaha Menolong Teman, Enam Santri Tewas Tenggelam di Bekas Galian Bukit Jeddih

"Jenazah korban ditemukan mengapung setelah terseret arus sungai yang deras. Tim kami bekerja keras menyisir sungai dan menemukan korban tidak jauh dari lokasi awal," jelas Kepala Tim Basarnas Surabaya, Andi Pamudji saat dikonfirmasi selalu.id, Rabu (10/9/2025).

 

Baca Juga: Tim SAR Temukan Korban Kedua Tenggelam di Sungai Gunungsari Surabaya

Jenazah Agus Susanto telah dibawa ke Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya untuk proses visum. Pihak berwenang masih menyelidiki motif korban mengakhiri hidupnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.