Eri Cahyadi Tegaskan Pejabat Surabaya Dilarang Pamer Gaya Hidup Mewah
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 04 Sep 2025 13:52 WIB
selalu.id – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sempat mengingatkan pejabat publik agar tidak memamerkan gaya hidup mewah atau flexing. Peringatan ini disampaikan karena flexing kemewahan seperti perhiasan, mobil, hingga gaya berpakaian berpotensi memicu kemarahan publik, terlebih setelah maraknya penjarahan rumah pejabat saat kericuhan demo.
Baca Juga: Bupati Mojokerto Gus Barra Lantik Pejabat Fungsional Jilid Dua
Menanggapi hal itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan sejak dirinya menjabat tidak ada pejabat Pemkot Surabaya yang diperbolehkan melakukan hal tersebut.
“Sejak awal saya dilantik jadi wali kota, saya sudah sampaikan, tidak boleh ada ASN atau pejabat yang menggelar acara pribadi secara berlebihan. Kalau hanya untuk keluarga atau teman dekat, silakan. Tapi jangan sampai berlebihan,” kata Eri, Kamis (4/9/2025).
Eri menambahkan, pihaknya juga tidak pernah menganggarkan perjalanan dinas luar negeri untuk pejabat Pemkot. Menurutnya, anggaran harus diprioritaskan untuk kepentingan rakyat.
Baca Juga: Lelang Jabatan Dimulai Februari, Wali Kota Eri Sudah Siapkan Diklat Kepala PD
“Kalau masih ada warga miskin, masih ada stunting, saya tidak mau gunakan APBD untuk jalan-jalan ke luar negeri. Kalau ada undangan resmi, ya saya tugaskan OPD terkait. Itu pun karena Surabaya mendapat penghargaan mewakili Indonesia, bukan untuk gaya-gayaan,” ujarnya.
Ia menegaskan, arah penggunaan APBD selama kepemimpinannya berfokus pada penurunan angka kemiskinan, pengangguran, dan peningkatan kesejahteraan kampung.
Baca Juga: Wali Kota Eri Terima 50 Proposal Visi Misi Naik Jabatan Pejabat Pemkot
“Saya selalu bilang, membangun kota harus dimulai dari kampung. Kalau kampungnya sejahtera, otomatis kotanya juga maju. Jangan dibalik, kota dibangun megah tapi kampungnya tertinggal,” tutur Eri.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur di Surabaya pun dilakukan dengan pendekatan serupa. “Lihat saja, saluran kampung, lampu penerangan jalan (PJU), semua dibangun dulu di kampung. Baru setelah itu kita koneksikan antarwilayah supaya
Editor : AdingURL : https://selalu.id/news-10721-eri-cahyadi-tegaskan-pejabat-surabaya-dilarang-pamer-gaya-hidup-mewah
