Senin, 02 Feb 2026 17:41 WIB

Eri Cahyadi Tegaskan Pejabat Surabaya Dilarang Pamer Gaya Hidup Mewah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 04 Sep 2025 13:52 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sempat mengingatkan pejabat publik agar tidak memamerkan gaya hidup mewah atau flexing. Peringatan ini disampaikan karena flexing kemewahan seperti perhiasan, mobil, hingga gaya berpakaian berpotensi memicu kemarahan publik, terlebih setelah maraknya penjarahan rumah pejabat saat kericuhan demo.

 

Baca Juga: Bupati Mojokerto Gus Barra Lantik Pejabat Fungsional Jilid Dua

Menanggapi hal itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan sejak dirinya menjabat tidak ada pejabat Pemkot Surabaya yang diperbolehkan melakukan hal tersebut.

 

“Sejak awal saya dilantik jadi wali kota, saya sudah sampaikan, tidak boleh ada ASN atau pejabat yang menggelar acara pribadi secara berlebihan. Kalau hanya untuk keluarga atau teman dekat, silakan. Tapi jangan sampai berlebihan,” kata Eri, Kamis (4/9/2025).

 

Eri menambahkan, pihaknya juga tidak pernah menganggarkan perjalanan dinas luar negeri untuk pejabat Pemkot. Menurutnya, anggaran harus diprioritaskan untuk kepentingan rakyat.

 

Baca Juga: Lelang Jabatan Dimulai Februari, Wali Kota Eri Sudah Siapkan Diklat Kepala PD

“Kalau masih ada warga miskin, masih ada stunting, saya tidak mau gunakan APBD untuk jalan-jalan ke luar negeri. Kalau ada undangan resmi, ya saya tugaskan OPD terkait. Itu pun karena Surabaya mendapat penghargaan mewakili Indonesia, bukan untuk gaya-gayaan,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, arah penggunaan APBD selama kepemimpinannya berfokus pada penurunan angka kemiskinan, pengangguran, dan peningkatan kesejahteraan kampung.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Terima 50 Proposal Visi Misi Naik Jabatan Pejabat Pemkot

“Saya selalu bilang, membangun kota harus dimulai dari kampung. Kalau kampungnya sejahtera, otomatis kotanya juga maju. Jangan dibalik, kota dibangun megah tapi kampungnya tertinggal,” tutur Eri.

 

Menurutnya, pembangunan infrastruktur di Surabaya pun dilakukan dengan pendekatan serupa. “Lihat saja, saluran kampung, lampu penerangan jalan (PJU), semua dibangun dulu di kampung. Baru setelah itu kita koneksikan antarwilayah supaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.