Jumat, 05 Jun 2026 09:23 WIB

Mabes Polri: Sudah Prediksi Potensi Pembakaran, Mapolsek Tegalsari Terparah

Polsek Tegalsari
Polsek Tegalsari

selalu.id – Markas Besar (Mabes) Polri mengaku telah memprediksi potensi pengrusakan dan pembakaran kantor kepolisian sejak 25 Agustus 2025, sebelum aksi unjuk rasa di DPR berujung anarkis pada 28 Agustus 2025 di Jakarta Pusat. Gelombang aksi tersebut kemudian menyebar ke sejumlah kota besar, termasuk Surabaya.

 

Baca Juga: Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Di Surabaya, pengerusakan dan pembakaran pos polisi hingga markas polsek terjadi berturut-turut sejak Jumat malam hingga Minggu dini hari. Salah satu yang terparah adalah Mapolsek Tegalsari yang mengalami kerusakan hingga 95 persen akibat dibakar massa.

 

Bangunan yang juga tercatat sebagai cagar budaya itu lumpuh total dan tidak dapat melayani aduan masyarakat. Wakapolsek Tegalsari, AKP Sutrisno, mengatakan seluruh tahanan dan barang bukti sudah diamankan lebih dulu di Polrestabes Surabaya sebelum kerusuhan pecah.

 

“Pada hari Selasa, sekitar empat polsek antara lain Wonokromo, Tegalsari, Genteng, dan Bubutan sudah diinstruksikan memindahkan tahanan serta mengamankan barang bukti,” kata Sutrisno, Senin (1/9/2025).

Baca Juga: Lansia Ditemukan Tewas Usai Kebakaran Ruko Sepeda di Simokerto Surabaya

 

Ia menjelaskan, sejak Jumat (29/8/2025) malam, Mapolsek Tegalsari mulai dilempari massa. Kondisi memanas pada Sabtu (30/8/2025) malam saat sekitar 5.000 orang membakar bagian belakang gedung hingga api merembet ke seluruh bangunan.

 

“Setidaknya ada 5.000 perusuh yang membakar Polsek Tegalsari, awalnya yang dibakar adalah sisi belakang Polsek,” ujarnya.

Baca Juga: Gegara HP, Rumah di Mojokerto Terbakar

 

Beruntung, tidak ada korban luka baik dari tahanan maupun personel karena gedung telah dikosongkan sesuai instruksi sebelumnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.