Senin, 19 Okt 2026 22:36 WIB

Mabes Polri: Sudah Prediksi Potensi Pembakaran, Mapolsek Tegalsari Terparah

Polsek Tegalsari
Polsek Tegalsari

selalu.id – Markas Besar (Mabes) Polri mengaku telah memprediksi potensi pengrusakan dan pembakaran kantor kepolisian sejak 25 Agustus 2025, sebelum aksi unjuk rasa di DPR berujung anarkis pada 28 Agustus 2025 di Jakarta Pusat. Gelombang aksi tersebut kemudian menyebar ke sejumlah kota besar, termasuk Surabaya.

 

Baca Juga: Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Di Surabaya, pengerusakan dan pembakaran pos polisi hingga markas polsek terjadi berturut-turut sejak Jumat malam hingga Minggu dini hari. Salah satu yang terparah adalah Mapolsek Tegalsari yang mengalami kerusakan hingga 95 persen akibat dibakar massa.

 

Bangunan yang juga tercatat sebagai cagar budaya itu lumpuh total dan tidak dapat melayani aduan masyarakat. Wakapolsek Tegalsari, AKP Sutrisno, mengatakan seluruh tahanan dan barang bukti sudah diamankan lebih dulu di Polrestabes Surabaya sebelum kerusuhan pecah.

 

“Pada hari Selasa, sekitar empat polsek antara lain Wonokromo, Tegalsari, Genteng, dan Bubutan sudah diinstruksikan memindahkan tahanan serta mengamankan barang bukti,” kata Sutrisno, Senin (1/9/2025).

Baca Juga: Muncul Asap Putih di Mal PTC Surabaya, Pengunjung Heboh

 

Ia menjelaskan, sejak Jumat (29/8/2025) malam, Mapolsek Tegalsari mulai dilempari massa. Kondisi memanas pada Sabtu (30/8/2025) malam saat sekitar 5.000 orang membakar bagian belakang gedung hingga api merembet ke seluruh bangunan.

 

“Setidaknya ada 5.000 perusuh yang membakar Polsek Tegalsari, awalnya yang dibakar adalah sisi belakang Polsek,” ujarnya.

Baca Juga: 5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

 

Beruntung, tidak ada korban luka baik dari tahanan maupun personel karena gedung telah dikosongkan sesuai instruksi sebelumnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.