Senin, 02 Feb 2026 04:52 WIB

Mabes Polri: Sudah Prediksi Potensi Pembakaran, Mapolsek Tegalsari Terparah

Polsek Tegalsari
Polsek Tegalsari

selalu.id – Markas Besar (Mabes) Polri mengaku telah memprediksi potensi pengrusakan dan pembakaran kantor kepolisian sejak 25 Agustus 2025, sebelum aksi unjuk rasa di DPR berujung anarkis pada 28 Agustus 2025 di Jakarta Pusat. Gelombang aksi tersebut kemudian menyebar ke sejumlah kota besar, termasuk Surabaya.

 

Baca Juga: Kebakaran Gudang dan Pabrik Sepatu di Mojokerto, Kerugian 300 Juta

Di Surabaya, pengerusakan dan pembakaran pos polisi hingga markas polsek terjadi berturut-turut sejak Jumat malam hingga Minggu dini hari. Salah satu yang terparah adalah Mapolsek Tegalsari yang mengalami kerusakan hingga 95 persen akibat dibakar massa.

 

Bangunan yang juga tercatat sebagai cagar budaya itu lumpuh total dan tidak dapat melayani aduan masyarakat. Wakapolsek Tegalsari, AKP Sutrisno, mengatakan seluruh tahanan dan barang bukti sudah diamankan lebih dulu di Polrestabes Surabaya sebelum kerusuhan pecah.

 

“Pada hari Selasa, sekitar empat polsek antara lain Wonokromo, Tegalsari, Genteng, dan Bubutan sudah diinstruksikan memindahkan tahanan serta mengamankan barang bukti,” kata Sutrisno, Senin (1/9/2025).

Baca Juga: Tempat Biliar di Nginden Surabaya Terbakar, Api Diduga dari Ruang VIP

 

Ia menjelaskan, sejak Jumat (29/8/2025) malam, Mapolsek Tegalsari mulai dilempari massa. Kondisi memanas pada Sabtu (30/8/2025) malam saat sekitar 5.000 orang membakar bagian belakang gedung hingga api merembet ke seluruh bangunan.

 

“Setidaknya ada 5.000 perusuh yang membakar Polsek Tegalsari, awalnya yang dibakar adalah sisi belakang Polsek,” ujarnya.

Baca Juga: Apes! Kijang Hangus Terbakar Usai Diservis di Surabaya

 

Beruntung, tidak ada korban luka baik dari tahanan maupun personel karena gedung telah dikosongkan sesuai instruksi sebelumnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.