Minggu, 01 Feb 2026 18:30 WIB

Selain Grahadi, Pos Polisi di Depan DPRD Jatim Juga Dibakar

Kebakaran di Pos Polisi depan DPRD Jatim
Kebakaran di Pos Polisi depan DPRD Jatim

selalu.id - Aksi demonstrasi yang berlangsung pada Sabtu malam (30/8/2025) di Surabaya diwarnai dengan pembakaran pos polisi yang berada di depan Gedung DPRD Jawa Timur.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi pasti mengenai jumlah pos polisi lain di Surabaya yang mengalami kerusakan akibat aksi tersebut. Namun, terbakarnya pos polisi di depan gedung DPRD Jatim ini, terindikasi akan merembet ke gedung DPRD Jatim.

Selain pos polisi di depan DPRD Jatim, berdasarkan pantauan selalu.id, Gedung Grahadi, yang merupakan salah satu ikon Kota Surabaya, juga dilaporkan terbakar. Kondisi ini menambah daftar panjang kerusuhan yang terjadi selama aksi demonstrasi berlangsung.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai penyebab pasti pembakaran pos polisi dan Gedung Grahadi. Pihak berwenang masih berupaya untuk mengendalikan situasi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Aksi demonstrasi ini diduga terkait dengan isu aksi Jumat (29/8/2025) kemarin. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menghindari area demonstrasi demi keselamatan.

Baca Juga: Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Selain pembangunan baru, pemkot juga melakukan normalisasi saluran dengan pengerukan sedimentasi menggunakan alat berat serta tenaga satuan tugas (Satgas).