Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

AAI Jatim Sodorkan Nama Prof. Tjandra sebagai Calon Ketua Umum

(DPC) Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) se-Jawa Timur
(DPC) Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) se-Jawa Timur

selalu.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Advokat Indonesia Officium Nobile (AAI) se-Jawa Timur menggelar rapat anggota cabang pada hari ini untuk membahas dan mengusung calon ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) AAI dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang akan digelar di Jakarta pada Oktober mendatang. 

 

Rapat yang dihadiri oleh 12 DPC dari berbagai wilayah di Jawa Timur ini menghasilkan dukungan kuat terhadap Prof. Dr. KPHA Tjandra Sridjaja Prajonggo, S.H., M.H. sebagai calon ketua umum periode 2025-2030. 

 

Dr. Abdul Salam SH, MH, koordinator wilayah (Korwil) AAI Jawa Timur, menjelaskan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari rencana rekonsiliasi AAI *yang sebelumnya sempat terpecah menjadi 3* untuk menjadi satu kembali.

 

"saya mewakili Korwil Jawa Timur untuk melaksanakan rapat anggota cabang. Hari ini hadir 12 cabang antara lain DPC Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Pasuruan, Malang Raya, Madura, Kediri Raya, Madiun Raya, Jember, Bondowoso, dan Probolinggo," ujarnya kepada wartawan saat ditemui di Surabaya, Jumat (29/8/2025) petang.

 

Selain mengusung aklamasi Prof. Dr. Tjandra Sridjaja P. sebagai calon ketua umum Dewan Pimpinan Pusat AAI se-Jawa Timur juga mengusulkan beberapa nama untuk mengisi posisi strategis di DPP AAI, antara lain Dr.Denny Kailimang S.H. M.H. sebagai Dewan Penasihat, Dr. Maise T. Kandau S.H. M.H. sebagai Dewan Kehormatan, dan Dr. Tonic Tangkau sebagai Dewan Komisi Pengawas.

 

"Teman-teman dari para pengurus DPC se-Jawa Timur maupun DPD Jatim dan para advokat mendukung keempat tokoh nasional ini yang telah berpengalaman di organisasi advokat," imbuh Dr. Abdul Salam.

 

Dr. Abdul Salam juga menjelaskan latar belakang pemilihan Prof. Dr. Tjandra Sridjaja sebagai calon ketua umum. Menurutnya, AAI sebelumnya mengalami perpecahan, sehingga rekonsiliasi dan Munaslub bersama menjadi solusi untuk menyatukan kembali organisasi tersebut. 

 

"Jawa Timur dan beberapa provinsi antara lain: Sulut, Bali, Medan, Jateng memilih Prof. Dr. Tjandra Sridjaja karena beliau adalah salah satu tokoh senior dan mantan Ketua Dewan Kehormatan DPP dan Ketua Dewan Penasihat Pusat AAI," jelasnya.

 

Dukungan terhadap Prof. Dr. Tjandra Sridjaja saat ini telah mencapai hampir 50 DPC di seluruh Indonesia. Rencananya, deklarasi dukungan akan dilakukan pada tanggal 4 September di Jakarta. Sekedar diketahui, Hendro, selaku ketua DPD AAI sekaligus ketua panitia, didampingi oleh sekretaris Johanes Dipa dan sekretaris Korwil Zainal, turut hadir dalam rapat tersebut.

 

Abdul Salam berharap, dengan terpilihnya Prof. Dr. Tjandra Sridjaja sebagai ketua umum DPP AAI maka akan bisa mempersatukan seluruh AAI yang selama ini terpecah.

 

" Harapannya dengan terpilihnya Prof. Dr. Tjandra maka seluruh anggota AAI bisa bersatu. Karena sosok beliau yang bisa memberikan pengayoman bagi seluruh anggota AAI di Nusantara yang selama ini terpecah 3. "Sosok Prof. Tjandra yang bisa mempersatukan dan memperkuat Organisasi AAI secara Nasional". ujar Dr. Abdul Salam penuh antusias.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jember Resmi Launching FORPROV Jatim III 2026, KORMI Siap Berikan yang Terbaik

KORMI Jember optimistis FORPROV III Jawa Timur 2026 akan berjalan sukses serta menjadi salah satu festival olahraga rekreasi terbaik di tingkat provinsi.

Sekjen: Kemenag Terus Perjuangkan Guru Swasta Bisa Diangkat PPPK

Selain soal PPPK, Sekjen Kemenag juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan akselerasi dalam program sertifikasi guru.

Balita 2 Tahun di Probolinggo yang Hilang Misterius Belum Ditemukan

Sebelum dikabarkan hilang, korban terlihat berada di depan teras rumahnya. Tak berselang lama, korban dikabarkan hilang.

Persid Jember Tembus 8 Besar, Gus Fawait Siapkan Revitalisasi JSG

Gus Fawait menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung kebangkitan Persid Jember secara menyeluruh.

Dukung Program Presiden Prabowo, Pemkot Mojokerto Gelar Kerja Bakti Massal

Kerja bakti massal ini bukan program baru, melainkan agenda rutin yang telah berjalan sejak periode pertama kepemimpinannya dan terus berlanjut hingga saat ini.

Gempa Pacitan Terasa hingga Mojokerto, Warga Panik

Hasan Assegaf, salah satu warga Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto mengatakan, getaran sangat terasa dan sempat membuat warga panik.