Rabu, 24 Jun 2026 16:58 WIB

AAI Jatim Sodorkan Nama Prof. Tjandra sebagai Calon Ketua Umum

(DPC) Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) se-Jawa Timur
(DPC) Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) se-Jawa Timur

selalu.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Advokat Indonesia Officium Nobile (AAI) se-Jawa Timur menggelar rapat anggota cabang pada hari ini untuk membahas dan mengusung calon ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) AAI dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang akan digelar di Jakarta pada Oktober mendatang. 

 

Rapat yang dihadiri oleh 12 DPC dari berbagai wilayah di Jawa Timur ini menghasilkan dukungan kuat terhadap Prof. Dr. KPHA Tjandra Sridjaja Prajonggo, S.H., M.H. sebagai calon ketua umum periode 2025-2030. 

 

Dr. Abdul Salam SH, MH, koordinator wilayah (Korwil) AAI Jawa Timur, menjelaskan bahwa rapat ini merupakan tindak lanjut dari rencana rekonsiliasi AAI *yang sebelumnya sempat terpecah menjadi 3* untuk menjadi satu kembali.

 

"saya mewakili Korwil Jawa Timur untuk melaksanakan rapat anggota cabang. Hari ini hadir 12 cabang antara lain DPC Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Pasuruan, Malang Raya, Madura, Kediri Raya, Madiun Raya, Jember, Bondowoso, dan Probolinggo," ujarnya kepada wartawan saat ditemui di Surabaya, Jumat (29/8/2025) petang.

 

Selain mengusung aklamasi Prof. Dr. Tjandra Sridjaja P. sebagai calon ketua umum Dewan Pimpinan Pusat AAI se-Jawa Timur juga mengusulkan beberapa nama untuk mengisi posisi strategis di DPP AAI, antara lain Dr.Denny Kailimang S.H. M.H. sebagai Dewan Penasihat, Dr. Maise T. Kandau S.H. M.H. sebagai Dewan Kehormatan, dan Dr. Tonic Tangkau sebagai Dewan Komisi Pengawas.

 

"Teman-teman dari para pengurus DPC se-Jawa Timur maupun DPD Jatim dan para advokat mendukung keempat tokoh nasional ini yang telah berpengalaman di organisasi advokat," imbuh Dr. Abdul Salam.

 

Dr. Abdul Salam juga menjelaskan latar belakang pemilihan Prof. Dr. Tjandra Sridjaja sebagai calon ketua umum. Menurutnya, AAI sebelumnya mengalami perpecahan, sehingga rekonsiliasi dan Munaslub bersama menjadi solusi untuk menyatukan kembali organisasi tersebut. 

 

"Jawa Timur dan beberapa provinsi antara lain: Sulut, Bali, Medan, Jateng memilih Prof. Dr. Tjandra Sridjaja karena beliau adalah salah satu tokoh senior dan mantan Ketua Dewan Kehormatan DPP dan Ketua Dewan Penasihat Pusat AAI," jelasnya.

 

Dukungan terhadap Prof. Dr. Tjandra Sridjaja saat ini telah mencapai hampir 50 DPC di seluruh Indonesia. Rencananya, deklarasi dukungan akan dilakukan pada tanggal 4 September di Jakarta. Sekedar diketahui, Hendro, selaku ketua DPD AAI sekaligus ketua panitia, didampingi oleh sekretaris Johanes Dipa dan sekretaris Korwil Zainal, turut hadir dalam rapat tersebut.

 

Abdul Salam berharap, dengan terpilihnya Prof. Dr. Tjandra Sridjaja sebagai ketua umum DPP AAI maka akan bisa mempersatukan seluruh AAI yang selama ini terpecah.

 

" Harapannya dengan terpilihnya Prof. Dr. Tjandra maka seluruh anggota AAI bisa bersatu. Karena sosok beliau yang bisa memberikan pengayoman bagi seluruh anggota AAI di Nusantara yang selama ini terpecah 3. "Sosok Prof. Tjandra yang bisa mempersatukan dan memperkuat Organisasi AAI secara Nasional". ujar Dr. Abdul Salam penuh antusias.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Mau Mengacaukanmu, Memfitnah hingga Bikin Malu

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini ada yang tidak suka denganmu, waspadalah.

Dorong Percepatan Investasi, DPMPTSP Jatim Gelar Bimtek OSS RBA dan LKPM

Melalui bimtek ini, pelaku usaha mendapat pembekalan terkait penggunaan sistem OSS RBA serta tata cara penyusunan LKPM.

Kemaki Minta KPK dan Kejati Usut Tuntas Dugaan Korupsi Anggaran APBD Jatim

Kemaki meminta Gubernu Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk mencopot Kepala Dinas Kelautan Perikanan (KKP) Jatim serta memblacklist kontraktor yang bermasalah.

Lagi Ramai Pemadaman Listrik, DPRD Jatim Minta Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan

Penguatan ini dinilai menjadi solusi menjawab peningkatan kebutuhan listrik baik bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

LIRA Minta Anggaran DPRD Probolinggo Rp81,41 Miliar Berdampak Langsung bagi Masyarakat

‎LIRA pun mendesak DPRD untuk meninjau kembali anggaran kegiatan yang dianggap kurang prioritas dalam pembahasan APBD Tahun 2027.

Khitan Massal HUT ke-52 SIER, 100 Anak Ikuti Layanan Khitan Modern Tanpa Jahitan

Metode yang digunakan adalah teknologi khitan modern Bipolar Tech atau Bipolar Sealer.