Kamis, 17 Sep 2026 00:14 WIB

Wali Kota Eri Tegaskan Isbat Nikah Massal Rp6,8 Miliar Tak Gunakan APBD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 28 Agu 2025 12:37 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar Isbat Nikah Massal yang kini memasuki tahun kelima. Sebanyak 285 pasangan dikukuhkan dalam acara di Ballroom The Empire Palace, Rabu (27/8/2025).

 

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Dari jumlah itu, 279 pasangan sebelumnya menikah siri, sementara 6 pasangan melangsungkan pernikahan baru. Program ini merupakan kolaborasi Pemkot Surabaya, Kementerian Agama, dan Pengadilan Agama untuk memberikan kepastian hukum serta perlindungan sosial bagi warga.

 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan kegiatan yang menghabiskan biaya sekitar Rp6,8 miliar itu sepenuhnya ditanggung pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

 

“Surabaya ini tidak bisa dibangun hanya dengan kekuatan wali kota atau pemerintah. Banyak elemen ikut membantu, salah satunya Malik Entertainment dan vendor lainnya. Mereka membantu warga yang tidak mampu agar bisa menikah secara resmi,” kata Eri.

 

Eri menekankan pernikahan resmi penting demi melindungi perempuan dan anak. Ia berharap program ini dapat menekan praktik nikah siri di Surabaya.

 

Baca Juga: Jam Operasional Tak Relevan, Perda Surabaya Diprotes Pedagang Buah Pasar Tanjung Sari

“Kami akan terus gelar acara ini sampai tidak ada lagi nikah siri. Saya minta camat juga mengimbau masyarakat untuk menikah secara resmi di KUA,” ujarnya.

 

Kepala Dispendukcapil Surabaya, Eddy Christijanto, menyampaikan acara ini terlaksana berkat gotong royong paguyuban pengusaha wedding dan MUA. Para pasangan langsung menerima dokumen kependudukan, mulai buku nikah, KK, KTP, hingga akta kelahiran anak.

 

“Mereka juga mendapat pendampingan psikologis dari DP3APPKB sebelum pelaksanaan,” jelas Eddy.

Baca Juga: Sesar Aktif Ancam Surabaya, Pemkot Minta BPBD Siapkan Skenario Evakuasi Warga saat Gempa

 

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, yang hadir dalam acara tersebut mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya. Menurutnya, program ini bukan sekadar penetapan pengadilan, melainkan juga memastikan akses layanan publik bagi keluarga.

 

“Pola seperti ini bisa ditiru daerah lain. Apalagi tanpa APBD, tapi didukung CSR. Ini menunjukkan tata kelola pemerintahan yang baik,” kata Teguh.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Kondisi ini dimanfaatkan DPRD Kota Surabaya untuk mengawal peluang penambahan lima kursi legislatif pada Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses air bersih di Kota Surabaya.