Jumat, 05 Jun 2026 11:54 WIB

Wali Kota Eri Tegaskan Isbat Nikah Massal Rp6,8 Miliar Tak Gunakan APBD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 28 Agu 2025 12:37 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar Isbat Nikah Massal yang kini memasuki tahun kelima. Sebanyak 285 pasangan dikukuhkan dalam acara di Ballroom The Empire Palace, Rabu (27/8/2025).

 

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Dari jumlah itu, 279 pasangan sebelumnya menikah siri, sementara 6 pasangan melangsungkan pernikahan baru. Program ini merupakan kolaborasi Pemkot Surabaya, Kementerian Agama, dan Pengadilan Agama untuk memberikan kepastian hukum serta perlindungan sosial bagi warga.

 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan kegiatan yang menghabiskan biaya sekitar Rp6,8 miliar itu sepenuhnya ditanggung pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

 

“Surabaya ini tidak bisa dibangun hanya dengan kekuatan wali kota atau pemerintah. Banyak elemen ikut membantu, salah satunya Malik Entertainment dan vendor lainnya. Mereka membantu warga yang tidak mampu agar bisa menikah secara resmi,” kata Eri.

 

Eri menekankan pernikahan resmi penting demi melindungi perempuan dan anak. Ia berharap program ini dapat menekan praktik nikah siri di Surabaya.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

“Kami akan terus gelar acara ini sampai tidak ada lagi nikah siri. Saya minta camat juga mengimbau masyarakat untuk menikah secara resmi di KUA,” ujarnya.

 

Kepala Dispendukcapil Surabaya, Eddy Christijanto, menyampaikan acara ini terlaksana berkat gotong royong paguyuban pengusaha wedding dan MUA. Para pasangan langsung menerima dokumen kependudukan, mulai buku nikah, KK, KTP, hingga akta kelahiran anak.

 

“Mereka juga mendapat pendampingan psikologis dari DP3APPKB sebelum pelaksanaan,” jelas Eddy.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Buka Pameran Cross Musea Pertiwi 2026, Hadirkan Pengalaman Berbasis AI

 

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, yang hadir dalam acara tersebut mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya. Menurutnya, program ini bukan sekadar penetapan pengadilan, melainkan juga memastikan akses layanan publik bagi keluarga.

 

“Pola seperti ini bisa ditiru daerah lain. Apalagi tanpa APBD, tapi didukung CSR. Ini menunjukkan tata kelola pemerintahan yang baik,” kata Teguh.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.