Kamis, 17 Sep 2026 12:02 WIB

Peduli Altet, YKDKsj Beri Bantuan Mantan Petinju Asal Flores Johanes Leonard Moa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 05 Feb 2022 16:55 WIB
Petinju nasional Johanes Leonard Moa (48 tahun) asal Maumere, Flores.
Petinju nasional Johanes Leonard Moa (48 tahun) asal Maumere, Flores.

selalu.id - Apresiasi kepada mantan olahragawan kembali diberikan oleh Yayasan Kesetiakawanan dan Kepedulian (YKDKsj) yang berpusat di Jakarta. Kali ini apresiasi diberikan kepada mantan petinju nasional Johanes Leonard Moa (48 tahun) asal Maumere, Flores yang saat ini tinggal di Tangerang dan bekerja sebagai security di sebuah gereja di Rempoa, Ciputat, Tangerang.

Apresiasi diberikan oleh Sekretaris Umum YKDKsj Setiawan Ambardy dan Mastur Mahesa secara virtual pada pertengahan Januari 2022 dengan memberikan sejumlah dana yang ditransfer ke rekening Johanes Leonard Moa.

Baca Juga: KONI Sidoarjo Mulai Babak Baru, Fokus Persiapan Porprov 2027

Johanes Leonard Moa memulai karir tinjunya pada tahun 1989 di Sulawesi Selatan dengan bergabung di sasana tinju PEBABRI dan mulai mengikuti kejuaran tinju amatir Tingkat Kabupaten, Walikota Cup serta Pekan Olahraga Wilayah dengan meraih Juara 1.

Tahun 1991 karir tinju Johanes beranjak ke dunia tinju professional dengan mengikuti Kejuaraan Nasional di Kelas Terbang Junior 49 Kg dengan prestasi 19 kali tanding hanya 2 kali mengalami kekalahan.

Johanes Leonard Moa merasa bersyukur dan terbantu dengan apresiasi yang diberikan oleh YKDKsj. Dana apresiasi yang diterima sebagaimana yang disampaikan oleh Johanes Leonard Moa akan digunakan untuk membayar hutang rumah dan pulang kampung ke Maumere, Flores setelah 18 tahun merantau dan belum berkesempatan pulang kampung karena kendala biaya.

Baca Juga: Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Johanes Leonard Moa dengan bangga menunjukkan sabuk Kejuaraaan Nasional yang pernah diraihnya dan tetap setia menyimpannya selama 30 tahun meskipun selama ini tidak cukup mendapatkan apresiasi dari prestasi-prestasi yang telah diraih.

Yayasan Kesetiakawanan dan Kepedulian (YKDKsj) yang berpusat di Jakarta adalah salah satu lembaga social yang memberikan perhatian khusus dan apresiasi kepada mantan olahragawan dan seniman yang berprestasi dan mengharumkan bangsa Indonesia.

Baca Juga: Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

YKDKsj sudah berdiri selama 13 tahun dan telah banyak mantan olahragawan dan seniman yang telah menerima apresiasi dari YKDKsj diantaranya almarhumah artis Julia Perez saat masih sakit, mantan pemain legendaris Persebaya Budi Santoso yang hanya tinggal di rumah petak dan mantan atlet pencak silat dunia Bruno yang saat ini sedang menderita sakit gagal ginjal.

YKDKsj yang diwakili Setiawan Ambardy berharap apresiasi yang diberikan oleh YKDKsj dapat bermanfaat dan menjadi angin segar bagi para mantan atlet dan seniman yang telah mengharumkan nama bangsa Indonesia. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gas Muncul dari Sumur di Sumenep, DPRD Jatim Minta ESDM Pantau Potensi Bahaya

Fenomena tersebut tidak boleh hanya dilihat dari sisi potensi sumber daya alam.

Pedagang Tanjung Sari Cemas dan Pertanyakan Jam Operasional Tak Merata ke Satpol PP Surabaya

Petugas datang berulang kali dalam sehari untuk melakukan pemantauan dan dokumentasi.

Kecelakaan Dua Motor di Mojokerto, Satu Pemotor asal Jombang Tewas

Polisi masih menyelidiki kronologi lengkap dan penyebab pasti tabrakan dua sepeda motor tersebut.

Hasil Carabao Cup: Man United Angkat Koper, Kena Comeback Brighton

Brighton mampu comeback 2-3 dan MU harus angkat koper dari ajang Carabao Cup 2026/2026 di hadapan pendukungnya sendiri.

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.