Balap Liar dan Geng Motor di Surabaya Menurun Drastis, Ini Penyebabnya
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 24 Jul 2025 14:32 WIB
selalu.id - Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama TNI-Polri dalam menegakkan aturan jam malam mulai membuahkan hasil.
Aktivitas anak-anak di jalanan pada malam hari, termasuk balap liar dan geng motor, tercatat mengalami penurunan drastis dalam dua pekan terakhir.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyebut keberhasilan itu tak lepas dari peran aktif Satgas Kampung Pancasila di tiap wilayah.
“Alhamdulillah, dua minggu ini balap liar sudah jauh berkurang. Karena pergerakan dilakukan oleh Satgas Kampung Pancasila. Ini yang saya harapkan,” kata Eri, Kamis (23/7/2025).
Eri menegaskan, pengamanan kota tidak bisa sepenuhnya bergantung pada aparat. Menurutnya, kekompakan warga dalam menjaga kampung menjadi benteng utama mencegah kejahatan.
“Kalau kampung bergerak, kota juga akan merasakan dampaknya. Pencegahan harus dimulai dari keluarga dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Evaluasi terbaru menunjukkan sejumlah indikator keamanan menurun, termasuk kasus curanmor, aktivitas geng motor, hingga keberadaan anak-anak di bawah umur saat malam hari.
“Curanmor turun, geng motor turun, dan anak-anak di jalanan juga turun. Bahkan anak-anak di bawah umur tidak ditemukan saat malam,” jelasnya.
Wali kota juga mengapresiasi dukungan warga terhadap kebijakan jam malam. Bahkan ada aspirasi agar pengawasan diperluas ke anak usia di atas 17 tahun.
Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang
“Banyak warga yang minta sweeping juga untuk usia 17 tahun ke atas. Tapi tentu kita lihat dulu, kalau kegiatannya positif seperti belajar atau kerja kelompok ya tidak apa-apa,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan memastikan penindakan terhadap balap liar akan terus ditingkatkan, terutama di akhir pekan.
“Kita perkuat setiap malam libur. Hari biasa juga tetap ada patroli, tapi malam Minggu jadi fokus utama,” ujarnya.
Luthfie menyebut, jam balapan liar kini bergeser ke subuh, sehingga patroli diperpanjang hingga pukul 05.30 WIB.
Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel
“Hasil evaluasi, ada yang mainnya setelah jam 04.00. Maka sekarang patroli dari jam 00.00 sampai 05.30 WIB,” jelasnya.
Sebagai langkah pencegahan jangka panjang, Polrestabes juga mengintensifkan pendekatan melalui Bhabinkamtibmas ke bengkel-bengkel motor agar tidak dijadikan tempat modifikasi untuk balap liar.
“Kita imbau bengkel-bengkel supaya tidak jadi tempat modifikasi motor untuk balapan,” tegasnya.
Seluruh Polsek di wilayah hukum Polrestabes Surabaya kini juga dikerahkan melakukan patroli gabungan. “Semua kita sebar. Jalur-jalur utama kita prioritaskan,” pungkasnya.
Editor : Arif ArdiantoURL : https://selalu.id/news-10413-balap-liar-dan-geng-motor-di-surabaya-menurun-drastis-ini-penyebabnya
