Selasa, 21 Jul 2026 06:36 WIB

Cegah Kenakalan Remaja, Surabaya Terapkan Kampung Pancasila di Setiap RW

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 06 Jul 2025 17:26 WIB

Selalu.id– Pemerintah Kota Surabaya meluncurkan program Kampung Pancasila sebagai upaya membangun ketahanan sosial dari tingkat keluarga dan lingkungan. Program ini dirancang untuk menjawab berbagai persoalan sosial yang kian kompleks, seperti kenakalan remaja, pengangguran, dan kemerosotan moral.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Kampung Pancasila bukan sekadar simbol, tetapi gerakan nyata untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari warga kota. 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Ia menyampaikan arahannya kepada seluruh kepala perangkat daerah, camat, lurah, hingga ketua RT dan RW melalui pertemuan daring pada Jumat (4/7/2025).

“Saya ingin Surabaya seperti kota-kota maju di luar negeri yang menjalankan Pancasila bukan hanya diucapkan, tapi dilaksanakan. Ini sejalan dengan ajaran agama, yaitu tolong-menolong dalam kebaikan,” kata Eri.

Ia mengaku prihatin dengan tingginya angka kenakalan remaja dan persoalan moral di tengah masyarakat. Menurutnya, hampir seluruh masalah yang melibatkan anak-anak dan remaja berakar pada kondisi keluarga yang tidak harmonis atau kurang memberikan perhatian.

“Anak-anak itu tumbuh dari apa yang mereka lihat di rumah. Kalau orang tuanya tidak rukun dan kurang perhatian, anak juga akan kehilangan arah,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal itu, Pemkot Surabaya membentuk Satgas Kampung Pancasila di setiap RW dan RT. Satgas ini bertugas membina generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam aktivitas negatif, seperti geng motor atau keluyuran malam tanpa tujuan. Mereka juga akan bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam menjaga ketertiban sosial.

Di sisi lain, Satgas juga didorong untuk menumbuhkan kebiasaan positif di lingkungan warga, seperti memilah sampah langsung dari rumah. 

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Gerakan ini diharapkan mampu menghemat anggaran pengelolaan sampah yang kemudian bisa dialihkan untuk pendidikan gratis atau bantuan modal usaha bagi warga.

Selain itu, Satgas akan menggali potensi kampung untuk menciptakan program produktif yang bisa menjadi peluang kerja bagi anak-anak muda setelah lulus sekolah. 

Wali Kota Eri mencontohkan, kampung bisa menyuplai kebutuhan hotel, restoran, atau pabrik yang ada di sekitar.

Pengawasan terhadap rumah kos juga menjadi bagian penting dari tugas Satgas. Hal ini dilakukan untuk memastikan lingkungan kos tidak memberikan pengaruh buruk bagi remaja dan tetap menjaga keamanan lingkungan secara keseluruhan.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Program ini akan melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari Kader Surabaya Hebat, Bunda PAUD, LPMK, komunitas warga, hingga perguruan tinggi.

Sebagai Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri menegaskan bahwa membangun kota tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Ia mengajak seluruh warga untuk berpartisipasi aktif menjaga lingkungan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila.

“Kesejahteraan kota ada pada ridho Tuhan, dan ridho Tuhan hadir dari perbuatan baik antar manusia. Rezeki yang kita punya bukan milik sendiri, tapi titipan yang juga menjadi hak orang lain,” pungkasnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.