Selasa, 29 Sep 2026 18:30 WIB

Cegah Kenakalan Remaja, Surabaya Terapkan Kampung Pancasila di Setiap RW

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 06 Jul 2025 17:26 WIB

Selalu.id– Pemerintah Kota Surabaya meluncurkan program Kampung Pancasila sebagai upaya membangun ketahanan sosial dari tingkat keluarga dan lingkungan. Program ini dirancang untuk menjawab berbagai persoalan sosial yang kian kompleks, seperti kenakalan remaja, pengangguran, dan kemerosotan moral.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Kampung Pancasila bukan sekadar simbol, tetapi gerakan nyata untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari warga kota. 

Baca Juga: 172 PPDS FK Unair Muntah dan Pusing, Begini Kondisinya 

Ia menyampaikan arahannya kepada seluruh kepala perangkat daerah, camat, lurah, hingga ketua RT dan RW melalui pertemuan daring pada Jumat (4/7/2025).

“Saya ingin Surabaya seperti kota-kota maju di luar negeri yang menjalankan Pancasila bukan hanya diucapkan, tapi dilaksanakan. Ini sejalan dengan ajaran agama, yaitu tolong-menolong dalam kebaikan,” kata Eri.

Ia mengaku prihatin dengan tingginya angka kenakalan remaja dan persoalan moral di tengah masyarakat. Menurutnya, hampir seluruh masalah yang melibatkan anak-anak dan remaja berakar pada kondisi keluarga yang tidak harmonis atau kurang memberikan perhatian.

“Anak-anak itu tumbuh dari apa yang mereka lihat di rumah. Kalau orang tuanya tidak rukun dan kurang perhatian, anak juga akan kehilangan arah,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal itu, Pemkot Surabaya membentuk Satgas Kampung Pancasila di setiap RW dan RT. Satgas ini bertugas membina generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam aktivitas negatif, seperti geng motor atau keluyuran malam tanpa tujuan. Mereka juga akan bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam menjaga ketertiban sosial.

Di sisi lain, Satgas juga didorong untuk menumbuhkan kebiasaan positif di lingkungan warga, seperti memilah sampah langsung dari rumah. 

Baca Juga: Hindari Penyekapan, Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Perwali Penyaluran ART di Surabaya

Gerakan ini diharapkan mampu menghemat anggaran pengelolaan sampah yang kemudian bisa dialihkan untuk pendidikan gratis atau bantuan modal usaha bagi warga.

Selain itu, Satgas akan menggali potensi kampung untuk menciptakan program produktif yang bisa menjadi peluang kerja bagi anak-anak muda setelah lulus sekolah. 

Wali Kota Eri mencontohkan, kampung bisa menyuplai kebutuhan hotel, restoran, atau pabrik yang ada di sekitar.

Pengawasan terhadap rumah kos juga menjadi bagian penting dari tugas Satgas. Hal ini dilakukan untuk memastikan lingkungan kos tidak memberikan pengaruh buruk bagi remaja dan tetap menjaga keamanan lingkungan secara keseluruhan.

Baca Juga: SPKLU di DPRD Jatim Diresmikan, Ali Kuncoro: Terbuka untuk Masyarakat Umum

Program ini akan melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari Kader Surabaya Hebat, Bunda PAUD, LPMK, komunitas warga, hingga perguruan tinggi.

Sebagai Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri menegaskan bahwa membangun kota tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Ia mengajak seluruh warga untuk berpartisipasi aktif menjaga lingkungan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila.

“Kesejahteraan kota ada pada ridho Tuhan, dan ridho Tuhan hadir dari perbuatan baik antar manusia. Rezeki yang kita punya bukan milik sendiri, tapi titipan yang juga menjadi hak orang lain,” pungkasnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Pelindo Perkuat Integrasi Layanan di TPK Bagendang dan Bumiharjo

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi Pelindo dalam mendukung kelancaran arus barang dan penguatan rantai logistik nasional.

Banyak ASN Pemkot Surabaya Langgar Aturan, Dari Terlibat Pungli hingga Penyalahgunaan Wewenang

Atas sanksi ini, Kepala BkPSDM Surabaya Ira Tursilawati meminta seluruh ASN menjalankan tugas sesuai aturan dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Tabrak Pikap Tetangga Parkir Sembarangan di Mojokerto, Pemuda Tewas

Korban saat kejadian sedang mengendarai motor Vixion nopol S 4076 NAK.

RAPBD Surabaya 2027 12,8 Triliun, DPRD Dorong Program Terkoneksi ke Pemerintah Pusat

Langkah ini dinilai dapat memperluas manfaat program bagi masyarakat tanpa seluruh kebutuhan hanya mengandalkan anggaran daerah.

Momen Bos BRI Jember Turun Gunung Sapa Nasabah dalam Peringatan HPN 2026

Bagi Adhitya, HPN bukan panggung seremoni tahunan belaka. Ini adalah ruang refleksi untuk melihat kualitas layanan BRI dari kacamata masyarakat.

Jelang Peralihan Nota, TPK Perawang Perkuat Komunikasi dengan Pengguna Jasa

Pengguna jasa juga tetap dapat mengakses layanan melalui customer portal yang tersedia, termasuk PARAMA dan IBS.