Jumat, 05 Jun 2026 05:18 WIB

Polresta Banyuwangi dan ASDP Salurkan Bantuan untuk Keluarga Korban KMP Tunu Pratama

Pemberian bantuan dari Kepolisian Resor Banyuwangi (Polresta Banyuwangi) dan PT ASDP Indonesia Ferry (ASDP) Ketapang
Pemberian bantuan dari Kepolisian Resor Banyuwangi (Polresta Banyuwangi) dan PT ASDP Indonesia Ferry (ASDP) Ketapang

selalu.id – Kepolisian Resor Banyuwangi (Polresta Banyuwangi) dan PT ASDP Indonesia Ferry (ASDP) Ketapang memberikan bantuan kemanusiaan kepada keluarga korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali.  

 

Baca Juga: Polri Percepat Pemulihan Infrastruktur dan Kebutuhan Dasar Pascabencana  

Bantuan berupa ratusan selimut dan matras diserahkan langsung oleh Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, dan General Manager (GM) ASDP Ketapang, Yannes Kurniawan, di Posko Terpadu Pelabuhan ASDP Ketapang, Jumat (4/7) malam.

 

Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk empati dan dukungan moral bagi keluarga korban yang telah beberapa hari menunggu kabar di pelabuhan. Posko terpadu yang didirikan di area tunggu pelabuhan menjadi tempat penampungan sementara bagi para keluarga.  

 

"Kami memahami kondisi psikologis keluarga korban, dan bantuan ini adalah bentuk tanggung jawab moral kami," ucap Kombes Pol. Rama Samtama Putra.

 

Senada dengan Kombes Pol Rama, Yannes Kurniawan yang menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan ASDP dalam situasi darurat ini untuk memastikan keluarga korban merasa diperhatikan.

 

Baca Juga: Malam Natal di Surabaya, Warga dan Gereja Himpun Bantuan Rp11 Miliar

Sebelumnya, Polda Jatim telah mendirikan Posko Informasi di Pelabuhan Ketapang untuk mempercepat distribusi bantuan dan penyampaian informasi terkini terkait proses pencarian dan evakuasi korban yang dilakukan tim SAR gabungan. Proses pencarian masih terus dilakukan dengan prioritas menemukan korban yang belum ditemukan dan memberikan layanan psikososial kepada keluarga.

 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyampaikan bahwa enam jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga pada Kamis (3/7) malam oleh Menteri Perhubungan didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto.  

 

Kombes Pol Abast menegaskan pencarian dan evakuasi akan terus dilakukan hingga seluruh penumpang ditemukan. "Petugas gabungan akan terus melakukan pencarian dengan koordinasi penuh bersama Basarnas, TNI, Polri, ASDP, dan pemerintah daerah," tegasnya.

Baca Juga: Wabup Probolinggo Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Krucil–Tiris

 

KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam pada Rabu (2/7) pukul 23.35 WIB di koordinat 8° 9'32.35"S 114°25'6.38"E saat berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk. Berdasarkan manifest, kapal tersebut mengangkut 53 penumpang, 12 ABK, dan 22 unit kendaraan.  

 

Kehadiran dan bantuan dari Polresta Banyuwangi, Polda Jatim, dan ASDP mendapat apresiasi dari masyarakat sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah di tengah duka. Upaya pencarian dan penanganan pasca-tragedi akan terus berlanjut hingga seluruh proses evakuasi dan pemulihan selesai.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.