Minggu, 20 Sep 2026 17:26 WIB

Pelindo dan Kementan Bangun Karantina Hewan di Pelabuhan Cilacap

Pelindo
Pelindo

selalu.id – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 3 Cabang Cilacap bersama Badan Karantina Indonesia, Kementerian Pertanian RI, akan membangun Instalasi Karantina Hewan (IKH) di kawasan Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap.

 

Baca Juga: KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Pelindo Buka Posko 24 Jam di Tanjung Perak

Pembangunan IKH ini merupakan langkah strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya penyediaan dan distribusi ternak impor. Lahan seluas 84.800 meter persegi telah disiapkan di area pelabuhan, dengan target operasional pada tahun 2026.

 

General Manager Pelindo Regional 3 Tanjung Intan, Miftah Fajrisal, menyampaikan bahwa sejak awal 2025, Pelabuhan Cilacap telah melayani bongkar muat 1.138 ekor sapi impor dari Australia.

 

“Pelabuhan Tanjung Intan memiliki fasilitas terpadu mulai dari stevedoring, cargodoring, hingga pengangkutan menuju lokasi karantina hewan. Lokasinya juga strategis karena dekat dengan negara asal sapi, yaitu Australia,” ujar Miftah, Sabtu (5/7/2025).

 

Baca Juga: Wujudkan Target Zero Fatality, PDS Gembleng 145 Personel Pengamanan Surabaya

Ia menambahkan, pada September 2025 diproyeksikan akan tiba lagi sebanyak 1.500 ekor sapi melalui pelabuhan ini.

 

Sementara itu, Sekretaris Utama Badan Karantina Indonesia, Shahandra Hanitiyo, mengatakan pembangunan IKH akan mempercepat proses bongkar muat serta menjamin standar karantina sebelum ternak didistribusikan ke Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jakarta.

 

Baca Juga: Aksi GM Pelindo Maumere Terjun ke Laut untuk Selamatkan Penumpang

“Ketersediaan fasilitas karantina yang representatif akan memperkuat pengawasan penyakit hewan dan mendukung keamanan pangan nasional. Kami mengapresiasi komitmen Pelindo dalam mendukung program ini,” ujar Shahandra.

 

Sebelumnya, pada 28 Mei 2025, Pelindo dan Balai Karantina Hewan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) pembangunan IKH. Proyek ini diharapkan rampung seiring meningkatnya kebutuhan distribusi hewan ternak di wilayah barat Indonesia.

Editor : Ading
Berita Terbaru

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.

Potret CFD di Desa Durung Bedug Sidoarjo yang Kini jadi Wadah Roda Ekonomi Warga

Membentang sepanjang 900 meter hingga satu kilometer, kawasan ini dirancang menjadi ruang publik terpadu untuk olahraga dan perputaran ekonomi warga.

Cara Dishub Cegah Jukir Liar di Surabaya, Hasilnya juga Merata

Transparansi jadi salah satu tujuan digitalisasi parkir di Surabaya. Sistem itu tidak hanya berkaitan dengan cara pembayaran, tetapi juga pengawasan transaksi.

Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto: Sopir Truk Alpukat Tewas Penumpang Luka Berat

Korban meninggal dan luka dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo.

Pengukuhan dan Muskercab I, PC GP Ansor Kraksaan Minta Pengurus Eksis dan Ayomi Masyarakat

Rahman juga berpesan agar seluruh anggota tidak menyalahi aturan dan koridor yang telah di tentukan sebagai anggota PC GP Ansor Kraksaan.

Proyek Drainase Kelurahan Ancam Pasokan Air Bersih di Surabaya

DPRD Surabaya meminta Pemkot Surabaya memperkuat koordinasi antara kontraktor, kecamatan, kelurahan, dan PDAM Surya Sembada.