Kamis, 04 Jun 2026 18:55 WIB

Evakuasi Buaya Muara 2 Meter di Surabaya Ditunda, Kandang BKSDA Belum Siap

Evakuasi buaya di Surabaya
Evakuasi buaya di Surabaya

selalu.id – Evakuasi seekor buaya muara sepanjang dua meter dari rumah warga di Jalan Manyar Sabrangan, Surabaya, ditunda pada Senin (9/6/2025) sore. Penundaan dilakukan karena fasilitas penangkaran milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur belum siap menampung satwa tersebut.

 

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Buaya tersebut telah dipelihara Zainudin selama tujuh tahun. Ia menemukan buaya itu saat memancing di Sungai Jagir saat masih kecil, kemudian memeliharanya di rumah.

 

“Awalnya saya nemu dia pas lagi mancing di Sungai Jagir, tujuh tahun lalu. Dulu masih kecil, saya kasih makan kepala ayam satu kilo sehari. Sekarang sudah besar banget, makannya juga tambah banyak, saya nggak sanggup lagi ngerawatnya,” ujar Zainudin kepada selalu.id.

 

Karena tidak sanggup lagi merawat, Zainudin menghubungi layanan darurat 112 Pemerintah Kota Surabaya. Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya langsung menuju lokasi.

 

Namun, setibanya di lokasi, tim tidak dapat mengevakuasi buaya karena belum adanya kepastian tempat penampungan dari BKSDA.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

 

“Evakuasi ditunda sampai besok karena kandang penangkaran di BKSDA belum siap. Kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak BKSDA,” kata Danru III Tim Rescue DPKP Surabaya, Hanggar Fradiyanto.

 

Hanggar menjelaskan, dalam proses evakuasi nantinya, petugas akan menjerat mulut buaya dan menutup matanya untuk mencegah perlawanan serta menjaga keselamatan tim. Buaya kemudian akan diserahkan ke BKSDA untuk dikembalikan ke habitat alaminya.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

 

Evakuasi dijadwalkan ulang setelah BKSDA memastikan kesiapan fasilitas. Kasus ini menyoroti pentingnya koordinasi lintas instansi dalam penanganan satwa liar yang berada di permukiman.

 

“Sementara itu, buaya masih berada di rumah Zainudin hingga waktu evakuasi yang ditentukan,” ujar Hanggar.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.