Kamis, 22 Okt 2026 19:00 WIB

Evakuasi Buaya Muara 2 Meter di Surabaya Ditunda, Kandang BKSDA Belum Siap

Evakuasi buaya di Surabaya
Evakuasi buaya di Surabaya

selalu.id – Evakuasi seekor buaya muara sepanjang dua meter dari rumah warga di Jalan Manyar Sabrangan, Surabaya, ditunda pada Senin (9/6/2025) sore. Penundaan dilakukan karena fasilitas penangkaran milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur belum siap menampung satwa tersebut.

 

Baca Juga: Massa Demo Berpakaian Serba Hitam Mulai Datang di Depan Grahadi Surabaya

Buaya tersebut telah dipelihara Zainudin selama tujuh tahun. Ia menemukan buaya itu saat memancing di Sungai Jagir saat masih kecil, kemudian memeliharanya di rumah.

 

“Awalnya saya nemu dia pas lagi mancing di Sungai Jagir, tujuh tahun lalu. Dulu masih kecil, saya kasih makan kepala ayam satu kilo sehari. Sekarang sudah besar banget, makannya juga tambah banyak, saya nggak sanggup lagi ngerawatnya,” ujar Zainudin kepada selalu.id.

 

Karena tidak sanggup lagi merawat, Zainudin menghubungi layanan darurat 112 Pemerintah Kota Surabaya. Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya langsung menuju lokasi.

 

Namun, setibanya di lokasi, tim tidak dapat mengevakuasi buaya karena belum adanya kepastian tempat penampungan dari BKSDA.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

 

“Evakuasi ditunda sampai besok karena kandang penangkaran di BKSDA belum siap. Kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak BKSDA,” kata Danru III Tim Rescue DPKP Surabaya, Hanggar Fradiyanto.

 

Hanggar menjelaskan, dalam proses evakuasi nantinya, petugas akan menjerat mulut buaya dan menutup matanya untuk mencegah perlawanan serta menjaga keselamatan tim. Buaya kemudian akan diserahkan ke BKSDA untuk dikembalikan ke habitat alaminya.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

 

Evakuasi dijadwalkan ulang setelah BKSDA memastikan kesiapan fasilitas. Kasus ini menyoroti pentingnya koordinasi lintas instansi dalam penanganan satwa liar yang berada di permukiman.

 

“Sementara itu, buaya masih berada di rumah Zainudin hingga waktu evakuasi yang ditentukan,” ujar Hanggar.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.

Kabar Gembira, Jalan Rusak di Pace-Tanhunganom Nganjuk Segera Diperbaiki

Perbaikan jalan ini tak sekedar untuk akses kendaraan, namun juga mampu melejitkan denyut perekonomian warga di sekitar jalur Pace-Tanjunganom, Nganjuk

IMM Jember Gelar Aksi Demo, Desak Pemerintah Serius Benahi 7 Persoalan Pendidikan

Mereka memberikan waktu satu minggu dan mengancam bakal menggelar aksi demonstrasi jilid II apabila tuntutan tidak ditindaklanjuti dengan langkah konkret.

Momen Pesawat Tempur TNI AU Mendarat di Tol Pasuruan-Probolinggo

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengujian kesiapan operasional TNI AU dalam memanfaatkan infrastruktur jalan tol untuk mendukung operasi udara.

Demo di Grahadi Surabaya, Massa Tuntut Prabowo-Gibran Mundur dari Jabatannya

Sambil melakukan orasi secara bergantian, gema teriakan "revolusi" terus disuarakan sebagai bentuk protes terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.