Rabu, 04 Feb 2026 20:47 WIB

Pelindo dan Komisi V Bahas Transformasi Tanjung Emas Jadi Simpul Logistik Nasional

Pelindo
Pelindo

selalu.id – Komisi V DPR RI meninjau Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jumat (24/5/2025), dalam rangka pengawasan dan evaluasi infrastruktur transportasi laut serta sistem logistik nasional.

 

Baca Juga: Sengketa Lahan Kakek Wawan vs Pelindo Ramai, DPRD Surabaya Minta Publik Tak Seret MBG

Rombongan Komisi V didampingi Direktur Investasi PT Pelindo, Boy Robiyanto, dan Gubernur Jawa Tengah, M. Lutfi. Mereka meninjau langsung Plan and Control Room Pelindo, pusat kendali operasional pelabuhan yang dilengkapi sistem pemantauan logistik real-time.

 

Gubernur Lutfi menyebut Tanjung Emas telah memiliki fasilitas andal, namun masih memerlukan dukungan kebijakan untuk menjadi pelabuhan kompetitif. “Revitalisasi harus selesai dalam satu tahun karena prediksi ekspor-impor ke depan akan meningkat,” ujarnya.

 

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, menekankan pentingnya percepatan transformasi infrastruktur pelabuhan, termasuk pengembangan dermaga dan perbaikan akses jalan. “Investor juga mulai dilirik. Ini harus segera dibenahi agar logistik berjalan maksimal,” ucapnya.

Baca Juga: Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen

 

Direktur Investasi Pelindo, Boy Robiyanto, menegaskan bahwa Pelabuhan Tanjung Emas merupakan simpul penting logistik di Jawa Tengah. “Digitalisasi dan peningkatan fasilitas menjadi strategi kami memperkuat ekonomi regional dan memperlancar rantai pasok nasional,” katanya.

 

Baca Juga: Naik 3 Persen, Pelindo Regional 3 Layani 373 Ribu Penumpang Nataru 2025/2026

Kunjungan ini diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan dan dukungan anggaran DPR RI untuk pembangunan infrastruktur maritim yang berkelanjutan dan kompetitif.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Daftar Makanan yang Wajib Dihindari saat Musim Hujan, Berikut Risikonya

Masyarakat disarankan untuk tidak sembarangan dalam hal memilih makanan yang akan dikonsumsi saat musim hujan.

Kejati Jatim Tahan Direktur PT BJS dalam Kasus Korupsi Dana Pendidikan

Perbuatan tersangka bersama-sama dengan tersangka lain mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp157 miliar.

OTT KPK Hari Ini: Satu di Banjarmasin, Satunya Bea Cukai Jakarta

Dari kedua kasus tersebut, KPK belum merincikan siapa saja pihak yang diamankan dan detail konstruksi perkara. 

Kantor Bea Cukai Pusat Digeledah KPK, Rangkaian OTT?

Budi menegaskan Bea Cukai berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan menghormati proses yang berlangsung.

626 Petugas Haji Surabaya Siap Layani 42 Ribu Jemaah di Jatim

Diklat yang digelar selama 10 hari penuh ini merupakan perubahan signifikan dari pembekalan sebelumnya yang hanya berupa bimbingan teknis (bimtek).

Besok, Gubernur Jatim Khofifah Akan Jadi Saksi di Sidang Kasus Dana Hibah

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, kehadiran Khofifah diperlukan untuk memberikan keterangan terkait pelaksanaan program hibah yang menjadi perkara.