Sabtu, 04 Jul 2026 21:04 WIB

Pemilik UD Sentoso Seal Tetap Mengaku Tak Menahan Ijazah dan Tidak Mengenal Korban

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 16 Apr 2025 17:03 WIB
Pemilik UD Sentoso Seal, Jan Hwa Diana
Pemilik UD Sentoso Seal, Jan Hwa Diana

selalu.id - Pemilik UD Sentoso Seal, Jan Hwa Diana, akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur pada Selasa (15/4/2025). Meski hadir secara kooperatif, Diana tetap tidak mengakui tudingan telah menahan ijazah milik para pekerjanya.

Kepala Bidang Pengawasan dan K3 Disnakertrans Jatim, Tri Widodo, menyatakan bahwa Diana bahkan mengaku tidak mengenal para pelapor. “Dari 31 orang yang melapor, dia tidak mengakui satu pun. Alasannya lupa,” kata Tri.

Baca Juga: Demi Upah Rp50-100 Ribu, Kurir Paket di Surabaya Rela Melawan Hukum

Tak hanya menyangkal menahan ijazah, Diana juga tidak mengakui adanya hubungan kerja dengan para pengadu. Ia berdalih hanya memiliki kerja sama di sejumlah gudang dan sekadar “menurunkan barang”, bukan mempekerjakan langsung.

Baca Juga: Tangani Banjir Margomulyo-Tandes, Pemkot Surabaya Siapkan Pembangunan Mini Bozem

Tri menyayangkan sikap tersebut, apalagi kasus ini telah berkembang dari satu menjadi puluhan aduan. “Dia justru menyebut bahwa laporan itu tidak benar dan menyesalkan mengapa kami menerima pengaduan tersebut. Ini tidak menunjukkan itikad baik,” tegasnya.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Buka Bazar Gratis Pengembalian Motor Laka Lantas, Catat Tanggal dan Syaratnya

Sebelumnya, kasus penahanan ijazah ini telah dibahas dalam rapat dengar pendapat (hearing) oleh Komisi D DPRD Surabaya. Ketua Komisi D, Akmarawita Kadir, menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. “Tentunya, pasti ketika ada korbannya, ini harusnya dicari. Kita minta Dinas Tenaga Kerja, baik itu provinsi maupun kota, untuk berkoordinasi,” ujarnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu vs Truk Fuso di Nganjuk, 27 Orang Terluka

Semua korban telah dievakuasi dan kini tengah dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara dan RSUD Nganjuk.

Sebelum Dihabisi, Jasad Perempuan Probolinggo di Dalam Sumur Ternyata Disetubuhi Dulu

Setelahnya, kedua pelaku menceburkan korban ke sumur, membakar baju, dan membuang motor korban.

Bus Sugeng Rahayu Terbalik Masuk Sungai di Nganjuk

Kecelakaan ini juga membuat jalanan setempat macet parah karena truk Fuso berhenti di tengah jalan.

Perkuat Daya Saing Global, PT Terminal Petikemas Surabaya Dukung Logistik Multimoda dan Transhipment

Pengembangan sistem ini juga untuk menurunkan biaya logistik nasional yang saat ini tercatat sebesar 14,29 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Sengaja Lintasi Rel, Pria Misterius Tewas Tertabrak Kereta di Krian

Perilaku korban menarik perhatian warga, karena tidak menunjukkan upaya menjauh ketika kereta mulai mendekat.

Mayat Perempuan dalam Sumur Diduga Korban Pembunuhan, Kenal Pelaku dari Aplikasi Perjodohan

Korban diketahui meninggalkan rumah pada 30 Mei 2026 dengan alasan membeli ayam geprek menggunakan sepeda motor Honda Beat warna biru hitam.