Minggu, 11 Okt 2026 16:22 WIB

Dispendikbud Sidoarjo Pastikan Kuota SPMB Aman, Bunda Tak Perlu Khawatir

  • Penulis : Ariyanto
  • | Kamis, 25 Jun 2026 21:23 WIB
Ilustrasi SPMB 2026. (Dok. Google Gemini).
Ilustrasi SPMB 2026. (Dok. Google Gemini).

selalu.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 berjalan sesuai regulasi yang berlaku, termasuk dalam penentuan kuota daya tampung SMP negeri di seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul beredarnya potongan video di media sosial yang menyoroti kuota penerimaan SMP negeri dalam pelaksanaan SPMB. 

Baca Juga: Kantor Pusat Mabruro Dibuka di Sidoarjo, Wabup Mimik: Kualitas Layanan Jadi Kunci

Dispendikbud Sidoarjo menegaskan seluruh alokasi daya tampung telah disusun berdasarkan ketentuan dan petunjuk teknis yang berlaku.

Plt Kepala Dispendikbud Kabupaten Sidoarjo, Netty Lastiningsih mengatakan seluruh proses SPMB dilaksanakan secara daring sehingga setiap pergerakan data peserta pada berbagai jalur penerimaan dapat dipantau secara terbuka.

“Seluruh kuota daya tampung SMP negeri di Sidoarjo telah dihitung, direncanakan, dan dialokasikan secara transparan sesuai regulasi dan petunjuk teknis SPMB yang berlaku. Karena sistemnya daring, pergeseran data di setiap jalur tercatat otomatis dan dapat dipantau masyarakat,” jelasnya saat dikonfirmasi, Kamis (25/6/2026).

Netty mengatakan bahwa mekanisme tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga akuntabilitas dan transparansi pelaksanaan SPMB. 

Ia juga mengimbau masyarakat agar memperoleh informasi melalui kanal resmi Dispendikbud guna menghindari kesalahpahaman yang dapat merugikan calon peserta didik maupun orang tua.

Baca Juga: Kabar Gembira, Frontage Road Buduran Sidoarjo Ditargetkan Rampung Desember 2026

Di sisi lain, pelaksanaan SPMB juga dibarengi dengan upaya pencegahan Anak Tidak Sekolah (ATS). 

Dispendikbud menegaskan tidak terdapat jalur khusus ATS dalam proses penerimaan siswa baru. Namun, pemerintah daerah tetap melakukan pendampingan apabila ditemukan anak yang berpotensi tidak melanjutkan pendidikan.

“Kami bukan membuat jalur ATS dalam SPMB. Yang kami lakukan adalah memastikan anak-anak yang terindikasi tidak melanjutkan sekolah tetap mendapatkan akses pendidikan," paparnya.

Baca Juga: Gandeng Bawaslu, Pemkab Sidoarjo Normalisasi Sungai dan RTH Jelang Musim Hujan

"Ketika ada laporan, kami bantu proses pendaftarannya dan jika memang membutuhkan dukungan, kami koordinasikan dengan sekolah penerima, termasuk terkait kebutuhan perlengkapan sekolah,” tambah Netty.

Selain pencegahan, Dispendikbud Sidoarjo juga menangani anak yang telah putus sekolah. Tercatat terdapat tiga anak yang sempat berhenti sekolah selama satu tahun dan belum memiliki nomor pendaftaran. Ketiganya kini telah difasilitasi agar dapat kembali melanjutkan pendidikan di tingkat SMP.

“Harapannya dari langkah yang kami lakukan ini dapat mencegah munculnya ATS baru. Bagi yang sudah putus sekolah, kami dorong kembali masuk ke sistem pendidikan atau mengikuti pendidikan kesetaraan agar tetap terdata dalam Dapodik,” pungkas dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Melihat Pesona Kemegahan Gunung Wilis Nganjuk di Bawah Langit Kemarau

Dari lereng-lereng Gunung Wilis, mengalir banyak sumber mata air yang menopang sektor pertanian serta kebutuhan air bersih warga sehari-hari.

Heboh! Beredar Foto Eks Pengurus PDIP Surabaya Pegang KTA PSI, Sinyal Pindah Partai?

Beberapa nama yang tampak dalam foto tersebut di antaranya Achmad Hidayat, Arief Wirawan, hingga Eusebius Purwadi.

Sambut Amanah Pimpin Polda Jatim, Irjen Dekananto Buka Pintu Koreksi dan Kritik Masyarakat

Irjen Dekananto menegaskan akan melanjutkan berbagai program positif yang telah dibangun oleh Kapolda Jawa Timur sebelumnya, Irjen Pol Nanang Avianto.

Wisata Edukasi Manyung Nganjuk Buka Lagi: Kini Makin Seru, Tiket Murah Meriah

Mengusung perpaduan konsep edukasi, keasrian alam, serta harga rakyat, Wisata Edukasi Manyung pun makin mengukuhkan diri sebagai destinasi liburan keluarga.

Momen Bupati Jember Fawait Turun Langsung Tangani Warganya yang Sakit Kronis

Bupati Jember Fawait memastikan masyarakat harus mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak, terutama warga lanjut usia dan keluarga kurang mampu.

Istri Anggota Polisi Diduga Bobol ATM Teman, Saldo Rp4,5 Juta Raib

Hingga saat ini belum ada penetapan tersangka dalam perkara tersebut.