Minggu, 18 Okt 2026 05:14 WIB

Tangani Banjir Margomulyo-Tandes, Pemkot Surabaya Siapkan Pembangunan Mini Bozem

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 03 Jul 2026 21:25 WIB
Proses pembangunan mini bozem di exit Tol Margomulyo-Tandes Surabaya. (Dok. Diskominfo Surabaya).
Proses pembangunan mini bozem di exit Tol Margomulyo-Tandes Surabaya. (Dok. Diskominfo Surabaya).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan pembangunan mini bozem di kawasan exit Tol Margomulyo-Tandes untuk mengurangi genangan yang selama ini menjadi persoalan di kawasan setempat.

Proyek tersebut menjadi bagian dari penanganan drainase yang mengandalkan kolaborasi dengan pengelola jalan tol, kawasan industri, hingga instansi terkait.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Kepala Bidang Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Adi Gunita, mengatakan kawasan di bawah jalan tol Margomulyo menjadi salah satu titik yang diprioritaskan karena kerap tergenang saat hujan deras.

“Di kawasan Margomulyo itu memang ada genangan di bawahnya tol. Sudah kita petakan memang di situ kita harus kolaboratif dengan PT Margabumi selaku operator jalan tol,” jelasnya, Jumat (3/7/2026).

Adi mengatakan Pemkot tidak bisa bekerja sendiri dalam menyelesaikan persoalan banjir di kawasan tersebut. Penanganan harus dilakukan secara terpadu mulai dari saluran di hulu hingga muara agar aliran air dapat berfungsi optimal.

“Kalau kita hanya menangani saluran tersier, tetapi outlet di hilir tidak dirawat, hasilnya tetap tidak maksimal,” tegasnya.

Selain menggandeng PT Margabumi, Pemkot juga menyiapkan sejumlah pekerjaan fisik pada 2026. Di antaranya membangun konektivitas saluran di sisi kanan dan kiri kawasan Margomulyo serta meningkatkan kapasitas Rumah Pompa Balong II.

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

Adi mengatakan, seluruh aliran drainase di kawasan Margomulyo nantinya akan diarahkan menuju saluran Margomulyo Tengah yang terhubung ke Rumah Pompa Balong II sebelum akhirnya dibuang ke laut.

Untuk mendukung sistem tersebut, Pemkot Surabaya juga akan membangun saluran baru beserta rumah pompa berkapasitas kecil yang berfungsi mengalirkan air menuju Rumah Pompa Balong II.

Tak hanya itu, Pemkot juga tengah memproses pembangunan mini bozem di lahan milik PT Margabumi yang berada di area exit Tol Margomulyo-Tandes. Lokasi itu dipilih karena memiliki elevasi lebih rendah sehingga sering menjadi titik kumpul air saat hujan.

Baca Juga: Alumni Cak dan Ning Surabaya Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

“Mini bozem itu akan menjadi tampungan sementara agar air tidak langsung meluber ke badan jalan. Saat ini prosesnya masih berjalan setelah koordinasi dengan PT Margabumi,” beber Adi.

Ia menambahkan, penanganan genangan di kawasan Margomulyo juga membutuhkan dukungan dari pengelola kawasan industri dan pergudangan karena sebagian jaringan drainase berada di bawah kewenangan mereka. 

Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan genangan yang selama ini mengganggu aktivitas lalu lintas di kawasan Margomulyo dapat berkurang secara bertahap.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

Kegiatan ini melibatkan penari dari Sidoarjo, Pasuruan, Surabaya, Mojokerto, hingga Malang.

KSPSI Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Kapolri dan Batalkan Aksi Buruh 20 Oktober

Desk Ketenagakerjaan sudah berdiri di 35 Polres yang tersebar di 14 Polda.

Kapolri Kunjungi Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Perjuangan Pahlawan Buruh

Rombongan disambut Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.

Andreas Eddy Susetyo Usul Gabungkan Konservasi, Ekowisata, dan Perikanan di CMC 

selalu.id - Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengusulkan pengembangan ekonomi hijau berbasis masyarakat di kawasan Clungup Mangrove Conservation atau CMC

Pembagian Tong Komposter di Tengah PR Sampah Surabaya

Kegiatan pembagian tong komposter pada Sabtu (17/10/2026) ini, diklaim jadi salah satu upaya mendorong pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga.

Kemnaker Buka Layanan MagangHub Batch 3 di Jakarta, Kuota 70 Ribu Peserta

Perusahaan yang ingin datang diminta konfirmasi kehadiran terlebih dahulu melalui kode QR di flyer kegiatan.