Selasa, 18 Agu 2026 18:44 WIB

Mayat Perempuan dalam Sumur Diduga Korban Pembunuhan, Kenal Pelaku dari Aplikasi Perjodohan

  • Penulis : Inung
  • | Sabtu, 04 Jul 2026 14:28 WIB
Evakuasi jasad perempuan di dalam sumur di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo (foto:Inung/selalu.id)
Evakuasi jasad perempuan di dalam sumur di Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo (foto:Inung/selalu.id)

selalu.id - Pihak Polres Probolinggo telah membongkar identitas mayat yang ada di sumur Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo pada Sabtu (4/7/2026). Temuan ini juga disertai dengan diringkusnya terduga pelaku di Desa Alaskandang, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo.

Dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga dibunuh setelah bertemu dengan pelaku yang dikenalnya melalui aplikasi perjodohan.

Baca Juga: Curiga Gundukan Tanah, Pemilik Rumah di Mojokerto Temukan Jasad Bayi Terbungkus Kain Merah 

‎Korban diketahui meninggalkan rumah pada 30 Mei 2026 dengan alasan membeli ayam geprek menggunakan sepeda motor Honda Beat warna biru hitam bernomor polisi N 2068 OU. Namun hingga keesokan harinya korban tak kunjung pulang sehingga keluarga melaporkan kehilangan ke Polsek Bantaran.

‎Beberapa waktu setelah laporan dibuat, sepeda motor korban ditemukan di aliran Sungai Randu Merak, Kecamatan Paiton. Temuan itu semakin menguatkan dugaan bahwa korban menjadi korban tindak kejahatan.

‎"Jadi kemarin itu kami melakukan penyelidikan, gelar perkara, dan akhirnya mengerucut kepada pelaku. Itu berdasarkan cerita dari saksi-saksi yang kami periksa," ungkap Kapolsek Kraksaan Kompol Masykur.

‎Dari keterangan para saksi, polisi kemudian berhasil mengidentifikasi salah satu nama yang diduga terlibat.

"Awal keterangan saksi menyebut satu nama pelaku. Dari sana tim bergerak cepat menyusun pencarian terduga pelaku," katanya.

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Bekuk Mantan Satpam Pembunuh Nenek di Pasuruan

Tim gabungan kemudian bergerak dan berhasil menangkap kedua pelaku di rumah masing-masing. Setelah diinterogasi, pelaku mengakui telah menghabisi korban. Pelaku dengan keji menelanjangi korban, membakar bajunya, kemudian membuang jasad korban ke dalam sumur.

‎Hasil penyelidikan sementara menunjukkan korban meninggal akibat dicekik. Selain itu, penyidik juga mendalami dugaan adanya kekerasan seksual sebelum korban dibunuh.

‎"Korban tewas akibat cekikan. Kemungkinan korban juga mendapat kekerasan seksual," ujar Kompol Masykur.

Baca Juga: Polisi Sebar 5 Tim Buru Terduga Pembunuh Sekdin DPRKPP Bangkalan

‎Polisi juga mengungkap bahwa korban dan salah satu pelaku saling mengenal melalui sebuah aplikasi perjodohan. Setelah berkomunikasi, keduanya sepakat bertemu pada malam 30 Mei 2026, yang diduga menjadi awal peristiwa tragis tersebut.

‎"Kemungkinan korban dibunuh pada tanggal 30 Mei 2026 malam atau satu bulan lebih saat pertemuan antara korban dengan pelaku, " pungkasnya.

‎Hingga kini, Satreskrim Polres Probolinggo masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap motif pembunuhan sekaligus memastikan kemungkinan adanya pelaku lain yang turut terlibat dalam kasus pembunuhan sadis tersebut.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Pilu Bunga, Gadis Tunanetra Korban Kekerasan Seksual Anak Pelimik Panti Asuhan di Surabaya

Melalui peristiwa kelam ini, polisi mengingatkan masyarakat untuk tak lagi berdiam diri. Apabila menjadi korban, untuk tidak takut melapor.

8 Wisata Semarang Ternyaman dan Murah Cocok untuk Liburan Bareng Anak

Setiap tempat di wisata Semarang menghadirkan pengalaman berbeda sesuai karakter alam di sekitarnya. Cocok banget untuk liburan bareng keluarga.

Pabrik Mi di Glatik Mojokerto Kebakaran, Karyawan Semburat

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran tersebut.

Penghuni Kos Surabaya Kini Bisa Pakai Alamat Tempat Sewa untuk KK dan KTP, Berikut Syaratnya

Kebijakan ini diharapkan menjadi solusi bagi warga yang selama ini tinggal di kos, tetapi kesulitan menyesuaikan alamat administrasi dengan tempat tinggalnya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Naik Lumayan Lagi Bosku, Ini Rincian Lengkapnya

Meski demikian, harga emas Antam masih bisa menguat di resisten pertama Rp2.865.000 per gram dan resisten kedua di Rp2.980.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Hari yang Cerah, Waktunya Berkreasi dan Raih Mimpimu

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.