Sabtu, 04 Jul 2026 17:19 WIB

Perkuat Daya Saing Global, PT Terminal Petikemas Surabaya Dukung Logistik Multimoda dan Transhipment

Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Kemenko Perekonomian, Yuli Sri Wilanti (kacamata hitam)
Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Kemenko Perekonomian, Yuli Sri Wilanti (kacamata hitam)

selalu.id - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus meningkatkan kualitas layanan guna mendukung integrasi sistem logistik multimoda internasional sekaligus mengembangkan fungsi transhipment di Pelabuhan Tanjung Perak. Langkah ini menjadi fokus pemerintah dalam upaya menekan biaya logistik nasional dan memperkuat daya saing perdagangan global.

Peningkatan tersebut menjadi bahasan utama dalam kunjungan kerja dan rapat koordinasi yang dipimpin Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Kamis (2/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meninjau kesiapan infrastruktur serta mengevaluasi perkembangan layanan yang menghubungkan moda transportasi darat dan laut.

Baca Juga: Tingkatkan Layanan di Kalteng, TPK Bagendang Perkuat Operasional dan Budaya K3

Turut hadir dalam pertemuan ini perwakilan dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Pelindo Regional 3, Pelindo Terminal Petikemas, KAI Logistik, serta asosiasi pelaku usaha seperti GPEI, ALFI, GINSI, PPLI, dan perusahaan pelayaran internasional CMA CGM.

Sebagai bagian dari pengecekan awal, tim meninjau langsung konektivitas jalur kereta api menuju kawasan pelabuhan, termasuk ketersediaan sarana dan prasarana pendukung. Koneksi ini dinilai sangat penting untuk menghubungkan pusat-pusat logistik di Pulau Jawa dengan jaringan pelayaran internasional.

Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Kemenko Perekonomian, Yuli Sri Wilanti, menegaskan bahwa integrasi sistem logistik menjadi kunci utama efisiensi. “Pemerintah mendorong terciptanya ekosistem logistik yang terpadu dari hulu hingga hilir. Penggabungan layanan kereta api, pelabuhan, dan jaringan pelayaran dapat mempercepat arus barang, memangkas biaya operasional, serta meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar dunia,” ujarnya.

Salah satu koridor strategis yang dikembangkan adalah jalur Jakarta–Semarang–Surabaya. Layanan ini menghubungkan Stasiun Jakarta Gudang, Semarang Tawang, dan Surabaya Benteng dengan terminal petikemas utama di Tanjung Priok, Tanjung Emas, dan Tanjung Perak. Posisi TPS sangat sentral sebagai simpul konsolidasi kargo ekspor dan pintu masuk distribusi barang impor.

Baca Juga: Dukung Kelancaran Logistik Maluku Utara, TPK Ternate Terus Tingkatkan Kualitas Layanan

Pengembangan sistem ini juga ditujukan untuk menurunkan biaya logistik nasional yang saat ini tercatat sebesar 14,29 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Dengan integrasi antarmoda, diharapkan waktu pengiriman menjadi lebih singkat, keandalan rantai pasok meningkat, serta sistem pemantauan barang menjadi lebih terpadu.

Selain layanan multimoda, pertemuan juga membahas pengembangan fungsi transhipment. Peningkatan kapasitas ini bertujuan mengumpulkan arus petikemas domestik maupun internasional agar lebih terpusat, meningkatkan pemanfaatan fasilitas pelabuhan, serta memberikan nilai tambah ekonomi bagi daerah dan nasional.

“Semakin optimal kemampuan transhipment, semakin banyak arus barang internasional yang dapat dikelola di dalam negeri. Ini membuka peluang investasi dan pertumbuhan usaha di sektor logistik,” tambah Yuli.

Baca Juga: Arus Logistik Nasional Bergerak Positif, Neraca Dagang Surplus USD5,64 Miliar

Dalam diskusi juga disepakati sejumlah langkah perbaikan, antara lain penyesuaian tarif angkutan kereta api agar lebih kompetitif, penyelarasan kebijakan fiskal, optimalisasi jalur rel, serta peningkatan infrastruktur di jalur-jalur logistik utama.

Sementara itu, Direktur Utama TPS, Wahyu Widodo, menyampaikan komitmen pihaknya untuk mendukung penuh program tersebut. “Kami terus memperkuat konektivitas hingga jalur rel masuk langsung ke area operasional, memperbarui alat bongkar muat, serta mendorong penggunaan energi listrik demi efisiensi dan keberlanjutan. TPS siap memantapkan peran Tanjung Perak sebagai gerbang perdagangan dan pusat logistik utama Indonesia bagian timur,” tegasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sengaja Lintasi Rel, Pria Misterius Tewas Tertabrak Kereta di Krian

Perilaku korban menarik perhatian warga, karena tidak menunjukkan upaya menjauh ketika kereta mulai mendekat.

Mayat Perempuan dalam Sumur Diduga Korban Pembunuhan, Kenal Pelaku dari Aplikasi Perjodohan

Korban diketahui meninggalkan rumah pada 30 Mei 2026 dengan alasan membeli ayam geprek menggunakan sepeda motor Honda Beat warna biru hitam.

Surabaya Printing Expo 2026: Perkuat Teknologi Baru, Perluas Peluang Bisnis

Pameran ini dibuka untuk umum pada 8–11 Juli 2026 mulai pukul 10.00–19.00 WIB di Grand City Convention & Exhibition Surabaya.

Terbongkar, Mayat Wanita di Dalam Sumur Probolinggo Merupakan Korban Pembunuhan 

‎Untuk sementara, polisi telah menetapkan dua orang sebagai pelaku yang diamankan, dan saat ini masih menjalani pemeriksaan secara intensif.

Gerakan 1 PNS 1 Pohon Dimulai, Jalur Protokol Sidoarjo Ditanami 644 Bibit Pucuk Merah 

Pohon pucuk merah dipilih karena memiliki nilai estetika sekaligus berfungsi membantu menyerap emisi kendaraan.

Demi Upah Rp50-100 Ribu, Kurir Paket di Surabaya Rela Melawan Hukum

Kurir paket itu kini hanya bisa menyesali perbuatannya di balik jeruji besi Polrestabes Surabaya. Ia pun hanya bisa pasrah.