Sabtu, 14 Feb 2026 10:46 WIB

Festival Ramadan Deliwafa Vol.5 Sukses Dongkrak Perekonomian UMKM Jatim

Tom Liwafa, penyelenggara acara
Tom Liwafa, penyelenggara acara

selalu.id  –  Ramadan tahun ini terasa lebih semarak di Jawa Timur berkat penyelenggaraan Deliwafa Festival Ramadan Vol. 5.  Acara yang digelar di Jatim Expo ini berhasil menyedot perhatian masyarakat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Festival yang telah memasuki penyelenggaraan kelima kalinya ini menampilkan beragam kegiatan, mulai dari bazar UMKM hingga penampilan musik dari musisi Jawa ternama.

"Deliwafa Festival Ramadan Vol. 5 ini bukan sekadar acara hiburan semata. Kami ingin memanfaatkan momentum Ramadan untuk menghidupkan roda perekonomian dan memberikan kesempatan bagi UMKM lokal untuk berkembang," ujar Tom Liwafa, penyelenggara acara, saat ditemui di lokasi acara, Sabtu (8/3/2025) petang.

Lebih dari 40 tenant UMKM turut berpartisipasi dalam festival ini, menawarkan berbagai produk mulai dari kuliner hingga kerajinan tangan.  Kehadiran para musisi Jawa ternama semakin menambah daya tarik acara dan meningkatkan jumlah pengunjung. 

Hal ini secara langsung berdampak pada peningkatan penjualan para tenant UMKM.  "Kami melihat adanya peningkatan pembelian dari masyarakat selama festival ini berlangsung," tambah Tom Liwafa.

Strategi memadukan hiburan dan kegiatan ekonomi kreatif ini terbukti efektif.  Antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap acara-acara Ramadan menciptakan fenomena peningkatan daya beli.  Uang yang dibelanjakan pengunjung pun langsung kembali berputar di tangan para pelaku UMKM.

"Ini sejalan dengan konsep ekonomi kreatif yang kami usung. Kami ingin memastikan bahwa uang yang dibelanjakan masyarakat benar-benar berdampak langsung pada kesejahteraan para pelaku UMKM," jelasnya lebih lanjut.

Sementara itu, Tessy 'Bonek' penjual Bakso Mas Roy selaku peserta tenant UMKM yang ikut serta dalam Deliwafa Festival Ramadhan Vol.5 mengatakan, bahwa omsetnya mengalami lonjakan kenaikan sebesar 50 persen jika dibandingkan tahun lalu.

"Jadi kalo sekarang ini alhamdulillah penjualan sekitar lebih dari 700 porsi. Kalau tahun lalu cuma 500 porsi saja yang terjual. Untuk satu porsinya sih cuma Rp25 ribu," terangnya.

Selain bazar UMKM dan penampilan musik, Deliwafa Festival Ramadan Vol. 5 juga menyelenggarakan kegiatan santunan untuk anak yatim piatu.  Hal ini semakin memperkuat citra positif acara dan menunjukkan komitmen penyelenggara terhadap aspek sosial kemasyarakatan.

Keberhasilan Deliwafa Festival Ramadan Vol. 5 menjadi bukti nyata bahwa kegiatan ekonomi kreatif dapat menjadi solusi untuk meningkatkan perekonomian lokal.  Dengan menggabungkan unsur hiburan dan pemberdayaan UMKM, acara ini berhasil menciptakan dampak yang signifikan bagi masyarakat Jawa Timur. 

Pihak penyelenggara pun, berharap event ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dan semakin berkembang untuk mendukung UMKM di Jawa Timur.  Acara ini juga diharapkan menjadi contoh sukses kolaborasi antara sektor hiburan dan perekonomian lokal.

Editor : Ading
Berita Terbaru

SIER Resmikan Renovasi SDN Pejangkungan II, Wujud Nyata Dukungan Pendidikan di Kawasan Industri

Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, yang berfokus pada penyediaan fasilitas belajar yang lebih layak.

Wujudkan Program Anak, Gresik Gelar Musrenbang Anak 2026

Anak-anak mempelajari alur penyaluran aspirasi melalui dokumen perencanaan daerah, termasuk RPJMD.

Daftar Shio yang Diprediksi Paling Hoki di Tahun Kuda Api

Menurut kalender lunar, dipandang oleh pakar feng shui sebagai masa yang sangat dinamis dan penuh perubahan.

BPKH Perlu Ruang Lebih Banyak Kelola Dana Haji dengan Prinsip Kehati-hatian

Saleh menekankan perlunya pembenahan dengan meninjau kembali seluruh pasal terkait kewenangan dan tanggung jawab BPKH dalam undang-undang.

Harga Cabai di GPM Surabaya Turun hingga 50 Persen Jelang Ramadan

Antiek Sugiharti menyebut cabai yang dijual kepada warga merupakan hasil panen langsung kelompok tani (Poktan) binaan Pemkot.

Santri asal Sidoarjo Meninggal Dunia Diduga Tersengat Listrik di Mojokerto

Korban sempat terjatuh ke kolam tandon air di lantai 4 gedung pondok. Korban diketahui bernama KAW (13), warga Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.