Sabtu, 14 Feb 2026 12:17 WIB

Polda Jatim Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Incar Motor Parkir

Sindikasi
Sindikasi

selalu.id  –  Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) berhasil mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah beraksi di beberapa kabupaten di Jawa Timur.  Wakil Direktur Kriminal Umum (Wadirkrimum) Polda Jatim, AKBP Suryono, mengungkapkan bahwa polisi telah mengamankan satu pelaku utama dan sejumlah barang bukti, termasuk berbagai kunci T modifikasi, mata gerinda, BPKB, dan beberapa kendaraan bermotor hasil curian. 

"Barang bukti yang kami amankan cukup banyak, mulai dari kunci T, mata gerinda, BPKB, hingga beberapa unit sepeda motor yang diduga hasil curian," ujar AKBP Suryono dalam konferensi pers di Mapolda Jatim, Jumat (7/3/2025).

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, menambahkan bahwa pelaku utama merupakan residivis yang telah tiga kali menjalani hukuman terkait kasus serupa.  Pelaku, yang sangat licin dan kerap berpindah-pindah tempat persembunyian, tercatat melakukan aksinya hingga 3-4 kali dalam sehari selama dua bulan terakhir. 

"Pelaku ini sangat berpengalaman dan lihai. Dia sering berganti-ganti teman dalam melancarkan aksinya, dan kami telah mengidentifikasi setidaknya 33 orang yang pernah terlibat," jelas AKBP Jumhur.

Modus operandi pelaku cukup sederhana namun efektif.  Mereka mengincar sepeda motor yang terparkir tanpa pengawasan ketat, terutama di tempat-tempat umum seperti warung makan atau dekat hotel kelas bawah.  Kemampuan pelaku dalam membuat dan menggunakan kunci T modifikasi menjadi kunci keberhasilan mereka. 

"Pelaku seringkali memanfaatkan kelengahan korban yang lupa mengunci kendaraannya.  Kecepatan dan ketepatannya dalam beraksi membuat mereka sulit terlacak," tambah AKBP Jumhur.

AKBP Jumhur juga mengungkapkan bahwa pelaku kerap menggunakan hasil curiannya untuk foya-foya, bahkan untuk membeli narkoba jenis sabu.  "Saat penangkapan, pelaku melakukan perlawanan dan kami menemukan alat isap sabu di tempat persembunyiannya," ujarnya.  Polisi saat ini masih mengejar beberapa pelaku lain yang terlibat dalam sindikat tersebut.

Polda Jatim juga mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu memastikan keamanan kendaraan bermotor mereka.  "Pastikan kendaraan Anda terparkir di tempat yang aman dan terawasi, baik oleh petugas keamanan atau orang lain.  Jangan lengah, karena pelaku sangat lihai dan memanfaatkan setiap kesempatan," pesan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto. 

Pihak kepolisian juga akan terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan sindikat curanmor ini lebih lanjut dan mencegah aksi serupa terjadi di masa mendatang, terutama menjelang Lebaran.  Saat ini, polisi masih mendalami keterangan para pelaku untuk mengungkap lebih banyak TKP dan kemungkinan adanya barang bukti tambahan. "Kami berkomitmen untuk menekan angka curanmor dan memberikan rasa aman kepada masyarakat," tutup Kombes Pol Dirmanto.

Baca Juga: Polda Jatim Gelar Peringatan HPN ke-80, Perkuat Sinergi dengan Pers

Editor : Ading
Berita Terbaru

SIER Resmikan Renovasi SDN Pejangkungan II, Wujud Nyata Dukungan Pendidikan di Kawasan Industri

Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, yang berfokus pada penyediaan fasilitas belajar yang lebih layak.

Wujudkan Program Anak, Gresik Gelar Musrenbang Anak 2026

Anak-anak mempelajari alur penyaluran aspirasi melalui dokumen perencanaan daerah, termasuk RPJMD.

Daftar Shio yang Diprediksi Paling Hoki di Tahun Kuda Api

Menurut kalender lunar, dipandang oleh pakar feng shui sebagai masa yang sangat dinamis dan penuh perubahan.

BPKH Perlu Ruang Lebih Banyak Kelola Dana Haji dengan Prinsip Kehati-hatian

Saleh menekankan perlunya pembenahan dengan meninjau kembali seluruh pasal terkait kewenangan dan tanggung jawab BPKH dalam undang-undang.

Harga Cabai di GPM Surabaya Turun hingga 50 Persen Jelang Ramadan

Antiek Sugiharti menyebut cabai yang dijual kepada warga merupakan hasil panen langsung kelompok tani (Poktan) binaan Pemkot.

Santri asal Sidoarjo Meninggal Dunia Diduga Tersengat Listrik di Mojokerto

Korban sempat terjatuh ke kolam tandon air di lantai 4 gedung pondok. Korban diketahui bernama KAW (13), warga Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.