Kamis, 04 Jun 2026 20:27 WIB

Pemilik Panti Asuhan di Surabaya Dilaporkan Dugaan Pencabulan Anak Asuh

Konfrensi pers dugaan pencabulan oleh pemilik panti asuhan di Surabaya
Konfrensi pers dugaan pencabulan oleh pemilik panti asuhan di Surabaya

selalu.id –  Seorang pemilik panti asuhan di Surabaya, NK (61), dilaporkan ke Polda Jawa Timur atas dugaan pencabulan terhadap anak asuhnya.  Laporan polisi bernomor LP/B/165/I/2025/SPKT/Polda Jawa Timur tertanggal 30 Januari 2025 ini dilayangkan oleh Direktur Unit Konsultasi dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Airlangga (UKBH FH Unair), Sapta Aprilianto, mewakili korban.

Menurut keterangan Sapta Aprilianto dalam konferensi pers di Gedung Pringgodigdo Unair pada Jumat (31/1/2025) sore menjelang petang, korban adalah seorang perempuan berusia 15 tahun yang diduga menjadi korban pencabulan selama kurang lebih tiga tahun.  Pelaku, yang oleh anak-anak asuh dipanggil "Bapak," diduga memanfaatkan relasi kuasa yang dimilikinya sebagai pemilik dan pengelola panti asuhan.

Dugaan tindak pidana ini terungkap setelah beberapa anak asuh kabur dari panti dan melaporkan kejadian tersebut kepada seorang saksi berinisial S.  Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.  Meskipun saat ini baru satu korban yang melapor secara resmi, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain.

"Ini kan ada beberapa anak yang kabur, kemudian datang kepada pelapor, memberikan informasi bahwa di dalam panti tersebut telah terjadi kekerasan seksual," ujar Sapta Aprilianto. 

Ia menambahkan bahwa motif pencabulan diduga kuat karena relasi kuasa yang tidak seimbang antara pelaku dan korban.  Korban, sebagai anak asuh, berada dalam posisi rentan dan tidak memiliki pilihan lain selain menuruti tindakan pelaku.

"Tidak ada iming-iming karena ini relasi kuasa, mereka gak ada pilihan lain. Salah satu modus kejahatan ini karena yang satu berkuasa, yang satu di bawah kekuasaan. Ya terjadilah (kekerasan seksual)," terangnya.

Saat ini, korban dalam kondisi fisik yang baik dan tengah menjalani asesmen untuk mengetahui kondisi psikologisnya secara lebih mendalam.  Pihak UKBH FH Unair, selain melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian, juga memberikan pendampingan hukum dan psikologis kepada korban serta berkoordinasi dengan instansi terkait. 

Proses hukum kini tengah berjalan, dan pihak pelapor akan terus melakukan monitoring dan pendampingan kepada korban selama proses penyelidikan dan peradilan berlangsung.  Polda Jawa Timur saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh fakta dan memastikan keadilan bagi korban.

Baca Juga: Biadab! Pria di Surabaya Setubuhi 2 Anak Tirinya hingga Salah Satunya Hamil

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.