Kamis, 04 Jun 2026 11:00 WIB

Sekelompok Orang Berkaos 'Pemandu Wisata Bencana' Dihujat Netizen di Lumajang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 10 Jan 2022 10:42 WIB
postingan di grup Facebook Info Lumajang
postingan di grup Facebook Info Lumajang

selalu.id - Sejumlah foto menjadi perbincangan netizen setelah dibagikan di grup media sosial Facebook yang memperlihatkan kaos sekelompok orang yang bertuliskan 'pemandu wisata bencana', Senin (10/1/2022).

Belum diketahui lokasi pengambilan foto yang dibagikan di grop Facebook info Lumajang tersebut. Tiga foto memperlihatkan dua orang, laki-laki dan perempuan sedang berdiri memandangi rumah dengan mobil jeep didepannya.

Baca Juga: Polres Lumajang Ringkus Spesialis Pencuri Baterai Tower Antarkota

Tulisan serta gambar dalam kaos yang dikenakan orang tersebut memicu reaksi netizen. Kaos yang dikenakan itu bertuliskan 'pemandu wisata bencana' dengan gambar ujung rumah yang seolah-olah terendam air.

Protes serta hujatan dari komentar netizen terus mengalir. salah satunya pemilik akun yang bernama Daniel Wicaksono yang mengatakan sekelompok orang tersebut tidak mempedulikan penderitaan korban bencana.

"Menari di atas penderitaan orang lain," tulisnya dalam komentar.

Senada dengan Daniel, pemilik akun Sim Salabim mengaku heran dengan tulisan kaos yang dikenakan sekelompok orang tersebut.

Baca Juga: Demi Konten, Empat Remaja Kebut Kebutan di Jalan Tol Mojo

"Dia pikir bencana adalah lelucon dan bahan kebanggan?," herannya.

Koemntar sarkas dilontarkan oleh pemilik akun Mat Pelor Memet, yang mengatakan para pemandu tersebut untuk memandu ke kawah gunung.

"Kon mandu nang kawah ae, maringono jongkrokno sisan (suruh memandu ke kawah aja, setelah itu dorong sekalian)," tulisnya.

Baca Juga: Tragedi Tengah Malam: Tronton Rem Blong Hantam Sedan, 4 Korban Tewas Termasuk Balita

Namun ada juga netizen yang berfikir positif, berharap sekelompok orang tersebut adalah penyalur donasi, seperti yang dituliskan pemilik akun Chan Ollshop.

"Semoga aja tujuannya untuk menjadi relawan atau penyalur donasi yang langsung ke lokasi Semeru (Gunung Semeru)," tulisnya.

Hingga berita ini dilansir, belum ada keterangan resmi lokasi serta asal kelompok dengan kaos yang menjadi polemik netizen tersebut. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.