Jumat, 04 Sep 2026 15:43 WIB

Sekelompok Orang Berkaos 'Pemandu Wisata Bencana' Dihujat Netizen di Lumajang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 10 Jan 2022 10:42 WIB
postingan di grup Facebook Info Lumajang
postingan di grup Facebook Info Lumajang

selalu.id - Sejumlah foto menjadi perbincangan netizen setelah dibagikan di grup media sosial Facebook yang memperlihatkan kaos sekelompok orang yang bertuliskan 'pemandu wisata bencana', Senin (10/1/2022).

Belum diketahui lokasi pengambilan foto yang dibagikan di grop Facebook info Lumajang tersebut. Tiga foto memperlihatkan dua orang, laki-laki dan perempuan sedang berdiri memandangi rumah dengan mobil jeep didepannya.

Baca Juga: Pencuri Truk di Pabrik Gula Jatiroto Lumajang Sudah Tertangkap, Ini Tampangnya

Tulisan serta gambar dalam kaos yang dikenakan orang tersebut memicu reaksi netizen. Kaos yang dikenakan itu bertuliskan 'pemandu wisata bencana' dengan gambar ujung rumah yang seolah-olah terendam air.

Protes serta hujatan dari komentar netizen terus mengalir. salah satunya pemilik akun yang bernama Daniel Wicaksono yang mengatakan sekelompok orang tersebut tidak mempedulikan penderitaan korban bencana.

"Menari di atas penderitaan orang lain," tulisnya dalam komentar.

Senada dengan Daniel, pemilik akun Sim Salabim mengaku heran dengan tulisan kaos yang dikenakan sekelompok orang tersebut.

Baca Juga: Kebakaran Hutan di Lereng Semeru Meluas hingga 592 Hektar, Pendakian Ditutup Total

"Dia pikir bencana adalah lelucon dan bahan kebanggan?," herannya.

Koemntar sarkas dilontarkan oleh pemilik akun Mat Pelor Memet, yang mengatakan para pemandu tersebut untuk memandu ke kawah gunung.

"Kon mandu nang kawah ae, maringono jongkrokno sisan (suruh memandu ke kawah aja, setelah itu dorong sekalian)," tulisnya.

Baca Juga: Karhutla di Ranu Kembang dan Ledok Bedor Belum Padam, 172 Pendaki Dievakuasi

Namun ada juga netizen yang berfikir positif, berharap sekelompok orang tersebut adalah penyalur donasi, seperti yang dituliskan pemilik akun Chan Ollshop.

"Semoga aja tujuannya untuk menjadi relawan atau penyalur donasi yang langsung ke lokasi Semeru (Gunung Semeru)," tulisnya.

Hingga berita ini dilansir, belum ada keterangan resmi lokasi serta asal kelompok dengan kaos yang menjadi polemik netizen tersebut. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.