Selasa, 20 Okt 2026 16:30 WIB

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

  • Penulis : Ariyanto
  • | Senin, 20 Jul 2026 21:35 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait usai memberi arahan kepada warga Desa Pakusari. (Foto: Nurul/selalu.id).
Bupati Jember Muhammad Fawait usai memberi arahan kepada warga Desa Pakusari. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) kembali digelar Pemerintah Kabupaten Jember di sejumlah desa di Kecamatan Pakusari, Senin (20/7/2026). 

Melalui kegiatan ini, Bupati Jember Muhammad Fawait turun langsung menemui masyarakat untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkenalkan berbagai program unggulan pemerintah daerah.

Baca Juga: Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

Fawait menegaskan bahwa program Bunga Desaku menjadi wujud komitmen pemerintah agar pelayanan dan informasi tidak hanya berpusat di kantor pemerintahan, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat hingga ke pelosok desa.

"Melalui Bunga Desaku, kami ingin memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat. Masih banyak warga, terutama di wilayah pinggiran, yang belum mengetahui berbagai program prioritas Pemkab Jember," jelasnya.

Fawait mengatakan bahwa untuk memperluas penyebaran informasi, Pemkab Jember tidak hanya mengandalkan media massa maupun media sosial. 

Pemerintah juga menggandeng pelaku usaha kecil, mulai dari pedagang kaki lima (PKL), pelaku UMKM, hingga pedagang keliling atau mlicjo, agar ikut mengenalkan berbagai layanan dan program pemerintah kepada masyarakat.

"Media massa, media online, dan media sosial sudah banyak membantu. Namun masih ada masyarakat yang belum terjangkau informasi. Karena itu kami melibatkan PKL, UMKM, terutama para mlicjo, agar mereka ikut menyampaikan informasi tentang program-program Pemkab Jember," paparnya.

Selain memperluas sosialisasi, pemerintah daerah juga terus memberikan perhatian kepada sektor ekonomi kerakyatan. 

Baca Juga: Cerita Warga Jember Rasakan Manfaat Mobil Cinta, Pulang Berobat Tak Lagi Pikir Biaya

Salah satunya melalui penyaluran bantuan gerobak usaha bagi pedagang kaki lima dan pedagang keliling untuk meningkatkan produktivitas usaha mereka.

Fawait mengungkapkan, mayoritas penerima bantuan mengaku terbantu dengan program tersebut. Ia menilai selama ini pedagang sektor informal, khususnya pedagang keliling, belum banyak memperoleh dukungan dari pemerintah daerah.

Terkait adanya informasi mengenai bantuan gerobak yang diperjualbelikan melalui marketplace, Bupati menilai kasus tersebut hanya terjadi pada sebagian kecil penerima. 

Meski demikian, Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Baca Juga: RSD Soebandi Jember Gelar Skrining Gratis, Target 10 Ribu Peserta Jember Cinta Kesehatan

Dalam kesempatan itu, Fawait juga mengungkapkan rencana investasi berskala besar yang akan masuk ke Kecamatan Pakusari. Nilai investasi tersebut diperkirakan mencapai Rp1,5 hingga Rp2 triliun dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2028.

Ia menegaskan, keberhasilan investasi tersebut juga harus didukung dengan kesiapan daerah, termasuk pengelolaan sampah organik dan anorganik yang lebih baik. 

Karena itu, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun kesadaran menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya menyambut perkembangan investasi di wilayah Pakusari.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Jam operasional distributor dan subdistributor dibatasi hingga pukul 22.00 WIB.

Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Menurut Eri, pemegang gelar Cak dan Ning Surabaya memiliki tanggung jawab membawa nama Kota Surabaya.

Bareskrim Telusuri Aset 500 Miliar Kasus PT Dana Syariah, Tiga Berkas P21

Penyidikan juga menyasar pertanggungjawaban pidana korporasi.

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.