520 Peserta Ikut MTQ Sidoarjo 2026, Ajang Cetak Generasi Qurani Berprestasi
- Penulis : Ariyanto
- | Sabtu, 18 Jul 2026 13:50 WIB
selalu.id - Sebanyak 520 peserta dari 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo ambil bagian dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Sidoarjo XXXII Tahun 2026. Ajang yang berlangsung pada 17–20 Juli 2026 tersebut menjadi sarana pencarian qari dan qariah terbaik sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
Pembukaan MTQ digelar di Pendopo Delta Wibawa, dihadiri Bupati Sidoarjo Subandi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo. Para peserta akan bersaing memperebutkan Piala Bupati serta berbagai penghargaan yang telah disiapkan panitia, Jumat (17/7/2026).
Baca Juga: Proyek Flyover Gedangan Dipercepat, Pemkab Sidoarjo Siapkan Rp400 M untuk Pembebasan Lahan
Selain trofi dan uang pembinaan di setiap cabang lomba, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga menyiapkan hadiah paket umrah bagi para juara sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih. Penghargaan tersebut diharapkan mampu menjadi pemacu semangat peserta untuk melangkah ke tingkat provinsi hingga nasional.
Dalam pandangan Pemkab Sidoarjo, MTQ tidak sekadar kompetisi membaca Al-Qur’an. Kegiatan ini juga diposisikan sebagai ruang pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan yang dapat menjadi bekal generasi muda menghadapi berbagai tantangan sosial.
"Melalui MTQ, kami berharap dapat melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah, berilmu, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat," kata Bupati Sidaorjo Subandi.
Komitmen penguatan pendidikan berbasis agama juga diwujudkan melalui program pemberian insentif kepada sekitar 6.000 guru mengaji di Kabupaten Sidoarjo. Nilai bantuan yang dialokasikan pemerintah daerah mencapai kurang lebih Rp26 miliar sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi para pengajar Al-Qur’an dalam membina generasi penerus.
Baca Juga: HUT ke-25 Demokrat di Sidoarjo: Tebar 600 Bibit Pohon Sukseskan Gerakan Langit Biru Indonesia ASRI
Menurut Subandi, pendidikan agama sejak usia dini menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter anak. Kemampuan mengaji, sopan santun, akhlak yang baik, serta kecakapan membaca Al-Qur’an dinilai sebagai investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat besar bagi masa depan generasi muda.
"Pemberian insentif ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada para guru mengaji yang telah berkontribusi dalam mendidik generasi muda melalui pembelajaran Al-Qur'an, karena jika generasi kita cuma belajar Al-qur'an maka tidak akan terjerumus oleh persoalan-persoalan yang sifatnya," ucapnya.
Lebih jauh, pelaksanaan MTQ juga dipandang sebagai momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi antarmasyarakat. Semangat kebersamaan yang tumbuh melalui kegiatan keagamaan diharapkan mampu memperkuat identitas Kabupaten Sidoarjo sebagai daerah yang religius, berbudaya, dan memiliki daya saing.
Baca Juga: KAI Tegaskan Shelter di Sidoarjo yang Diduga jadi Tempat Asusila Itu Bukan Asetnya
Selama empat hari pelaksanaan, ratusan peserta akan mengikuti berbagai kategori perlombaan yang telah ditetapkan panitia. Hasil dari kompetisi ini nantinya diharapkan dapat melahirkan duta-duta terbaik yang mampu membawa nama Kabupaten Sidoarjo berprestasi di ajang yang lebih tinggi.
"Mari kita terus semarakkan serta dukung kegiatan-kegiatan khususnya kegiatan keagamaan di Kabupaten Sidoarjo," tutupnya.
Editor : Redaksi