Minggu, 07 Jun 2026 20:20 WIB

Viral Lansia Gasak Tiang Rambu Dishub di Surabaya, Ditangkap Usai Kabur ke Lamongan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 07 Jun 2026 18:17 WIB
Aksi pelaku saat curi tiang rambu Dishub. (tangkapan layar video)
Aksi pelaku saat curi tiang rambu Dishub. (tangkapan layar video)

Sslalu.id – Aksi seorang lansia mencuri tiang besi bekas rambu lalu lintas milik Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya berujung penangkapan. Pelaku berinisial Sutiyo (67), warga Jalan Ikan Dorang, diringkus Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak setelah video aksinya viral di media sosial.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Prasetyo mengatakan, pelaku sempat melarikan diri ke Lamongan usai menjalankan aksinya. Namun, keberadaannya berhasil terlacak saat kembali ke kawasan Jalan Ikan Kerapu, lokasi pencurian terjadi.

Baca Juga: Motor Karyawan JNT di Mojokerto Dicuri, Tampang Pelaku Terekam Jelas di CCTV

“Usai kejadian, yang bersangkutan sempat melarikan diri ke Lamongan. Kami amankan saat kembali ke sekitar lokasi kejadian dan saat ini masih dalam proses penyidikan,” kata Prasetyo, Minggu (7/6/2026).

Pencurian terjadi pada Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di Jalan Ikan Kerapu, tepat di depan Satpas Colombo Surabaya. Pelaku mengincar tiang besi bekas rambu lalu lintas yang sudah roboh dan tidak lagi dilengkapi papan petunjuk.

Sebelum membawa kabur tiang tersebut, pelaku terlebih dahulu membersihkan sisa cor semen pada bagian bawah tiang agar lebih mudah diangkat. Aksi itu dilakukan secara terang-terangan di siang hari hingga menarik perhatian warga sekitar.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Seorang tukang becak yang berada di lokasi sempat menegur pelaku karena curiga. Namun, pelaku berdalih bahwa tiang besi tersebut merupakan barang yang sudah tidak terpakai dan dibuang.

“Orang yang terlihat dalam video bersama pelaku itu bukan rekannya, melainkan tukang becak yang sempat memperingatkan. Dia tidak mengetahui bahwa itu merupakan tindakan pencurian,” jelas Prasetyo.

Kasus tersebut akhirnya terungkap setelah Tim Patroli Siber Unit Reaksi Cepat Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak menemukan rekaman video warga yang beredar luas di media sosial. Dari video itu, polisi melakukan penyelidikan, memeriksa sejumlah saksi, dan mengidentifikasi pelaku.

Baca Juga: Bahagianya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polda Jatim

Saat ini penyidik masih mendalami keberadaan barang bukti berupa tiang besi yang dicuri. Polisi juga meminta keterangan pelaku terkait lokasi penyimpanan aset milik pemerintah tersebut.

“Kami masih melakukan pendalaman untuk mencari barang bukti dan meminta keterangan pelaku terkait keberadaan tiang besi yang dicuri,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Meski Sudah Naik ke Laporan Polisi, Kasus TPKS Si ML di Situbondo Masih Melambat 

Pendamping hukum korban, Cliff Fabian Maliangkay, menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam proses penanganan perkara tersebut.

Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Lomba Mancing Mania Kapolres Cup 2026 Digelar di Probolinggo

Lomba ini sekaligus jadi sarana untuk mempererat sinergi serta kedekatan antara anggota Polri dan masyarakat.

Meski Izin Belum Terbuka ke Warga, Proyek Tiang FiberStar di Sidoarjo Terus Berjalan

Warga mengaku resah karena pihak pelaksana di lapangan belum dapat menunjukkan dokumen perizinan saat dimintai keterangan.

Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

Jumlah bantuan tersebut berasal dari beberapa dinas, beberapa program kementerian, KIP, hingga zakat profuktif BUMD.

Tumbal Wedhus Kendit hingga Perjanjian Mematikan di Balik Pesugihan Gunung Kawi

Terletak di barat daya Kabupaten Malang, Gunung Kawi konon disebut-sebut menawarkan kekayaan instan dengan imbalan yang mengerikan.

IKPI Surabaya Gelar Donor Darah, Bagikan Sembako hingga Borong Kupon Bulan Dana PMI

‎Enggan Nursanti menyebut, target kali ini 200 orang donor darah sukarela, dan diharapkan akan meningkat menjadi 250 pada donor darah Agustus mendatang.