Selasa, 03 Nov 2026 08:26 WIB

Usai Pertamina Klarifikasi Viral Nota BBM, Netizen: Subsidi Pertamax Aja

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Minggu, 14 Jun 2026 20:02 WIB
Struk pembelian BBM jenis Pertalite (dok.ist)
Struk pembelian BBM jenis Pertalite (dok.ist)

selalu.id - Viral pembahasan struk pembelian BBM Pertalite yang harga aslinya lebih mahal dari Pertamax, terus menuai sorotan publik di jagad medsos. Terlebih setelah Pertamina memberikan klarifikasi mengenai masalah ini.

Dikutip dari berbagai sumber, Pertamina sebenarnya telah menjawab keresahan ini setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, memberikan penjelasan perbedaan mendasar status kedua jenis BBM tersebut.

Baca Juga: Antisipasi Harga BBM Naik, DPRD Sebut Pemkot Surabaya Harus Hitung Ulang Anggaran BTT

Pertalite berstatus sebagai Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP). Artinya, harga, pasokan, dan distribusinya diatur secara ketat serta disubsidi oleh pemerintah karena merupakan BBM yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat luas guna menjaga roda perekonomian.

Di sisi lain, Pertamax adalah Jenis BBM Umum (JBU) atau BBM nonsubsidi yang pergerakan harganya secara teori harus mengikuti fluktuasi harga minyak dunia. Namun, per 1 April hingga Mei 2026, pemerintah dan Pertamina bersepakat untuk menahan harga Pertamax di level Rp12.300 per liter, meskipun harga minyak mentah global dan kurs rupiah sedang bergejolak akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Baca Juga: Viral Poster Wanita Tanpa Busana Lagi Open BO-VCS di Mal Gresik

“Harga Pertamax saat ini ada peran pemerintah di dalamnya dan juga Pertamina. Pemerintah berkoordinasi dengan Pertamina agar tidak dilakukan penyesuaian harga demi menjaga masyarakat menengah agar kondisi tetap kondusif,” jelas Roberth.

Roberth memberikan analogi sederhana melalui produk Pertamax Turbo. Di masa lalu, ketika harga Pertamax Turbo berada di kisaran Rp13.100, harga Pertamax berada di angka Rp12.300 (hanya selisih tipis). Saat ini (per 4 Mei 2026), harga Pertamax Turbo telah meroket ke angka Rp19.900 per liter. Logikanya, harga keekonomian Pertamax saat ini seharusnya berada tak jauh dari angka tersebut.

Baca Juga: Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Usai klarifikasi Pertamina ini, keresahan bukannya mereda. Netizen malah mengaku tercengang dengan harga keekonomian Pertamax yang ternyata juga diintervesi pemerintah. Padahal pemerintah tidak pernah melansir adanya alokasi subsidi negara untuk jenis BBM itu.

"Loh saya baru tau pertamax di subsidi, terima kasih pemerintah," tulis akun mattee3_ di platform medsos instagram. Sementara akun gfsamudra berkomentar "subsidi pertamax aja lah ntar harganya jadi 8000," tulisnya di kolom diskusi yang sama.   

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tanpa Ronaldo, Al Nassr Hajar Pakhtakor 6-2 di AFC Champions League Elite

Bermain sebagai tim tamu tidak membuat mental Al Nassr ciut. Justru mereka langsung menekan sejak menit awal.

Heboh! Seorang Perempuan Tuntut Pajak Pembalut ke Mahkamah Konstitusi

Pemohon menuntut kepastian hukum yang adil atas barang kebutuhan pokok yang memperoleh fasilitas PPN.

7 Anggota Polrestabes Surabaya Diperiksa Propam Polda Jatim, Ini Dugaan Pelanggarannya

Kombes Pol Iman Setiawan menyebut proses penanganan internal sejatinya sudah bergulir sejak beberapa waktu lalu melalui tahap pemanggilan dan klarifikasi.

Dear Bunda, Bayar Belanja Online Bentar Lagi Bisa Pakai WhatsApp Loh..

Meski demikian, pihak WhatsApp belum memberikan pengumuman resmi mengenai tanggal perilisan fitur-fitur baru ini untuk pengguna umum.

Usung Komedi Cinta Beda Alam dan Agama, Film 'Piye To Kih' Siap Kocok Perut Penggemar Bioskop

Mengusung genre komedi, drama, dan misteri, film ini membawa pesan mendalam tentang pentingnya memantaskan diri.

KPAI Sebut Perlindungan Anak jangan Hanya Reaktif, Dorong RUU Pengasuhan Masuk Prolegnas

KPAI menegaskan bahwa negara tidak boleh terus-menerus memakai pola "pemadam kebakaran" atau baru bergerak setelah ada tragedi.