Minggu, 14 Jun 2026 23:12 WIB

Usai Pertamina Klarifikasi Viral Nota BBM, Netizen: Subsidi Pertamax Aja

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Minggu, 14 Jun 2026 20:02 WIB
Struk pembelian BBM jenis Pertalite (dok.ist)
Struk pembelian BBM jenis Pertalite (dok.ist)

selalu.id - Viral pembahasan struk pembelian BBM Pertalite yang harga aslinya lebih mahal dari Pertamax, terus menuai sorotan publik di jagad medsos. Terlebih setelah Pertamina memberikan klarifikasi mengenai masalah ini.

Dikutip dari berbagai sumber, Pertamina sebenarnya telah menjawab keresahan ini setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, memberikan penjelasan perbedaan mendasar status kedua jenis BBM tersebut.

Baca Juga: Setelah Cek Nota Pembelian BBM, Netizen Sadari Harga Pertalite Lebih Mahal dari Pertamax

Pertalite berstatus sebagai Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP). Artinya, harga, pasokan, dan distribusinya diatur secara ketat serta disubsidi oleh pemerintah karena merupakan BBM yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat luas guna menjaga roda perekonomian.

Di sisi lain, Pertamax adalah Jenis BBM Umum (JBU) atau BBM nonsubsidi yang pergerakan harganya secara teori harus mengikuti fluktuasi harga minyak dunia. Namun, per 1 April hingga Mei 2026, pemerintah dan Pertamina bersepakat untuk menahan harga Pertamax di level Rp12.300 per liter, meskipun harga minyak mentah global dan kurs rupiah sedang bergejolak akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Baca Juga: Pertalite Jadi Andalan Warga saat Pertamax Naik, DPRD Surabaya Minta Stok Dijaga

“Harga Pertamax saat ini ada peran pemerintah di dalamnya dan juga Pertamina. Pemerintah berkoordinasi dengan Pertamina agar tidak dilakukan penyesuaian harga demi menjaga masyarakat menengah agar kondisi tetap kondusif,” jelas Roberth.

Roberth memberikan analogi sederhana melalui produk Pertamax Turbo. Di masa lalu, ketika harga Pertamax Turbo berada di kisaran Rp13.100, harga Pertamax berada di angka Rp12.300 (hanya selisih tipis). Saat ini (per 4 Mei 2026), harga Pertamax Turbo telah meroket ke angka Rp19.900 per liter. Logikanya, harga keekonomian Pertamax saat ini seharusnya berada tak jauh dari angka tersebut.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan BBM Pertamax Naik

Usai klarifikasi Pertamina ini, keresahan bukannya mereda. Netizen malah mengaku tercengang dengan harga keekonomian Pertamax yang ternyata juga diintervesi pemerintah. Padahal pemerintah tidak pernah melansir adanya alokasi subsidi negara untuk jenis BBM itu.

"Loh saya baru tau pertamax di subsidi, terima kasih pemerintah," tulis akun mattee3_ di platform medsos instagram. Sementara akun gfsamudra berkomentar "subsidi pertamax aja lah ntar harganya jadi 8000," tulisnya di kolom diskusi yang sama.   

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kabar Gembira, Program Bayi Tabung Kini Hadir di Mojokerto

Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat permudah akses masyarakat terhadap teknologi reproduksi modern sekaligus mendukung pemerataan layanan kesehatan.

Jambret Ponsel di Lampu Merah Undaan Tumbang Ditembak Polisi Usai Seret Petugas Saat Kabur

Pengejaran berlangsung menegangkan, mulai dari jalan Ambengan, Kusuma Bangsa, BKR Pelajar, Jimerto, Jaksa Agung Suprapto hingga Jalan Ketupa.

Antisipasi Konvoi 1 Suro Perguruan Silat di Surabaya, Senin Malam Ada Pengalihan Arus

Polisi juga melakukan langkah antisipatif untuk mencegah potensi gesekan antar kelompok yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Surabaya.

Masalah Buruh Pakerin di Mojokerto, Ini Respon Penasihat Khusus Presiden Said Iqbal

Said menyebut, setidaknya terdapat tiga temuan yang diperoleh usai duduk bersama dengan para buruh PT Pakerin.

Pinjam Uang, Kok Rumah Hilang? Ketika Utang Disamarkan Menjadi Jual Beli Rumah 

Kondisi ini adalah adanya praktik yang dalam ilmu hukum sering disebut sebagai penyelundupan hukum.

DPRD Surabaya Evaluasi Proyek Maut di Margorejo, Minggu Depan Kontraktor Akan Dipanggil

Eri Irawan menilai pengamanan proyek tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada kontraktor, OPD juga memiliki tanggung jawab.