Jumat, 18 Sep 2026 00:50 WIB

Usai Pertamina Klarifikasi Viral Nota BBM, Netizen: Subsidi Pertamax Aja

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Minggu, 14 Jun 2026 20:02 WIB
Struk pembelian BBM jenis Pertalite (dok.ist)
Struk pembelian BBM jenis Pertalite (dok.ist)

selalu.id - Viral pembahasan struk pembelian BBM Pertalite yang harga aslinya lebih mahal dari Pertamax, terus menuai sorotan publik di jagad medsos. Terlebih setelah Pertamina memberikan klarifikasi mengenai masalah ini.

Dikutip dari berbagai sumber, Pertamina sebenarnya telah menjawab keresahan ini setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, memberikan penjelasan perbedaan mendasar status kedua jenis BBM tersebut.

Baca Juga: Lhuk, Pria Bertato di TikTok Ini Tantang Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi 

Pertalite berstatus sebagai Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP). Artinya, harga, pasokan, dan distribusinya diatur secara ketat serta disubsidi oleh pemerintah karena merupakan BBM yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat luas guna menjaga roda perekonomian.

Di sisi lain, Pertamax adalah Jenis BBM Umum (JBU) atau BBM nonsubsidi yang pergerakan harganya secara teori harus mengikuti fluktuasi harga minyak dunia. Namun, per 1 April hingga Mei 2026, pemerintah dan Pertamina bersepakat untuk menahan harga Pertamax di level Rp12.300 per liter, meskipun harga minyak mentah global dan kurs rupiah sedang bergejolak akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Baca Juga: Bupati Fawait Pastikan Pasokan BBM di Jember Aman dan Bakal Ditambah

“Harga Pertamax saat ini ada peran pemerintah di dalamnya dan juga Pertamina. Pemerintah berkoordinasi dengan Pertamina agar tidak dilakukan penyesuaian harga demi menjaga masyarakat menengah agar kondisi tetap kondusif,” jelas Roberth.

Roberth memberikan analogi sederhana melalui produk Pertamax Turbo. Di masa lalu, ketika harga Pertamax Turbo berada di kisaran Rp13.100, harga Pertamax berada di angka Rp12.300 (hanya selisih tipis). Saat ini (per 4 Mei 2026), harga Pertamax Turbo telah meroket ke angka Rp19.900 per liter. Logikanya, harga keekonomian Pertamax saat ini seharusnya berada tak jauh dari angka tersebut.

Baca Juga: Update Harga BBM Pertamina per 17 Agustus 2026: Dari Pertamax, Pertalite hingga Solar

Usai klarifikasi Pertamina ini, keresahan bukannya mereda. Netizen malah mengaku tercengang dengan harga keekonomian Pertamax yang ternyata juga diintervesi pemerintah. Padahal pemerintah tidak pernah melansir adanya alokasi subsidi negara untuk jenis BBM itu.

"Loh saya baru tau pertamax di subsidi, terima kasih pemerintah," tulis akun mattee3_ di platform medsos instagram. Sementara akun gfsamudra berkomentar "subsidi pertamax aja lah ntar harganya jadi 8000," tulisnya di kolom diskusi yang sama.   

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027 Lewat SRC

Penyelenggaraan SRC merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya bersama KONI untuk memastikan atlet tetap memiliki ruang bertanding dan kembangkan prestasi.

Dinkopumdag Surabaya Tegaskan Lapak SWK Gratis, Ada Praktik Sewa Ilegal Laporkan

Dinkopumdag Surabaya meminta masyarakat atau pihak yang dirugikan segera melapor jika memiliki bukti transaksi jual beli maupun sewa-menyewa lapak.

PMII Sidoarjo Bongkar Catatan RAPBD Perubahan 2026, Minta Pengesahan Ditunda

Ketua Umum PC PMII Sidoarjo, Muchammad Alfien Ananta mengatakan surat terbuka itu merupakan hasil kajian yang dilakukan selama kurang lebih lima bulan.

Bukan Cuma Kebersihan, Ini 4 Pilar dan Bobot Penilaian Lomba Kampung Pancasila Surabaya

Koordinator penilaian, Maria, mengatakan pembagian bobot itu menjadi dasar dalam menentukan kampung yang dinilai memenuhi berbagai aspek kehidupan bermasyakat.

AAI Gelar Munaslub dan Dialog Terbuka soal Masa Depan Advokat

Persoalan ini diamini oleh Dr. Grees Selly. Ia memaparkan saat ini terdapat lebih dari 50 organisasi advokat dengan standar yang berbeda-beda di Indonesia.

Momen 425 Pendonor Darah Surabaya Terima Penghargaan Spesial di HUT ke-81 PMI

Apresiasi tersebut diberikan atas konsistensi mereka yang tercatat sudah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali di PMI Kota Surabaya.