Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga
- Penulis : Ahmad Nurul Wijaya
- | Senin, 20 Jul 2026 21:05 WIB
selalu.id - Ratusan warga yang mayoritas merupakan kaum ibu memadati pertemuan kelompok pengajian dalam rangkaian Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) di Desa Sumber Pinang, Kecamatan Pakusari, Jember, Senin (20/7/2026).
Kegiatan ini dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Jember untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan berbagai program prioritas kepada masyarakat.
Baca Juga: Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun
Di hadapan para peserta, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa kehadirannya bukan untuk kepentingan politik, melainkan ingin bertemu langsung dengan masyarakat dan memohon doa agar pembangunan di Kabupaten Jember terus berjalan lebih baik.
Ia juga mengajak para ibu yang hadir untuk ikut menyampaikan informasi mengenai program-program pemerintah kepada lingkungan sekitar agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
Salah satu program yang menjadi perhatian dalam sosialisasi tersebut adalah Universal Health Coverage (UHC).
Menurut Fawait, seluruh warga yang memiliki KTP Jember berhak memperoleh layanan kesehatan gratis di rumah sakit yang bekerja sama di seluruh Indonesia.
Pemkab Jember, kata dia, telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp400 miliar untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
Anggaran tersebut mencakup pembiayaan pengobatan, pemeriksaan kehamilan hingga layanan persalinan tanpa biaya.
Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum, tanpa adanya perlakuan berbeda.
Ia juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya mencegah pernikahan usia dini. Fawait mengimbau para orang tua agar memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menyelesaikan pendidikan dan menikah setelah berusia minimal 21 tahun.
Baca Juga: Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak
Pada sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Jember terus memperluas program beasiswa. Tidak hanya diperuntukkan bagi pelajar dan mahasiswa, beasiswa kini juga membuka peluang bagi putra-putri guru ngaji serta pengurus kelompok pengajian.
Selain itu, pemerintah daerah mulai menyalurkan insentif kepada para ketua kelompok pengajian sebagai bentuk penghargaan atas peran mereka dalam membina masyarakat.
"Saya mengajak masyarakat berani melaporkan apabila menemukan pelayanan publik yang tidak sesuai aturan, termasuk dugaan pungutan liar maupun perlakuan diskriminatif dalam pelayanan kesehatan," tegas Fawait.
Laporan tersebut dapat disampaikan melalui layanan pengaduan Wadul Gus'e melalui WhatsApp di nomor 0811-3031-1188, sehingga pemerintah dapat segera melakukan tindak lanjut.
Fawait menjelaskan bahwa pelayanan administrasi kependudukan kini semakin mudah.
Baca Juga: Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan
Pencetakan KTP elektronik dan berbagai dokumen kependudukan lainnya sudah dapat dilakukan di kantor kecamatan secara gratis tanpa harus datang ke kantor Dispendukcapil.
Sementara untuk perubahan data yang memerlukan penetapan pengadilan, masyarakat kini juga tidak perlu lagi keluar daerah.
Berkat kerja sama Pemkab Jember dengan Pengadilan, sidang pelayanan administrasi kependudukan dilaksanakan dua kali setiap bulan di Kantor Dispendukcapil Jember dengan penyelesaian dokumen pada hari yang sama.
Melalui Program Bunga Desaku, Pemerintah Kabupaten Jember berharap masyarakat semakin memahami berbagai layanan publik yang telah disediakan sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan warga hingga ke tingkat desa.
Editor : Zein Muhammad