Kamis, 04 Jun 2026 18:27 WIB

Ledakan Rumah di Rumah Polisi Mojokerto, Tewaskan Dua Warga Sipil

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto

selalu.id – Sebuah ledakan dahsyat mengguncang rumah milik Aipda M, anggota Polsek Dlanggu, yang berlokasi di Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (13/1/2025).  Peristiwa ini mengakibatkan dua warga sipil tewas di lokasi kejadian.  Identitas kedua korban masih dalam proses identifikasi oleh pihak berwajib.

Informasi awal menyebutkan ledakan terjadi sekitar pukul 9.00 WIB.  Suara ledakan yang sangat keras menggemparkan warga sekitar.  Sejumlah warga yang berada di dekat lokasi kejadian langsung berlarian menyelamatkan diri.  Api dan kepulan asap hitam membumbung tinggi ke udara, menandakan dahsyatnya ledakan tersebut.

Petugas pemadam kebakaran dan kepolisian segera diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan penyelidikan.  Tim Inafis dari Polda Jawa Timur juga dikerahkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap penyebab ledakan.  Selain Tim Inafis, Polda Jawa Timur juga menerjunkan tim laboratorium forensik, kedokteran forensik, dan Propam untuk membantu proses penyelidikan.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, menyatakan keprihatinan atas kejadian ini dan memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh.  "Polda Jatim telah menerjunkan tim Inafis, laboratorium forensik, kedokteran forensik, dan Propam untuk membantu penyelidikan kasus ini," ujar Kombes Pol Dirmanto kepada selalu.id di Surabaya, Senin (13/1/2025).

Kombes Pol Dirmanto menambahkan bahwa penyelidikan akan meliputi pemeriksaan terhadap pemilik rumah, Aipda M, serta sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.  "Untuk rangkaian peristiwa dan penyebab ledakan,  akan dijelaskan lebih lanjut oleh Kapolres Mojokerto setelah proses penyelidikan selesai," tambahnya.

Meski rumah tersebut milik anggota polisi,  kedua korban jiwa yang ditemukan di lokasi kejadian merupakan warga sipil.  Identitas dan hubungan kedua korban dengan pemilik rumah masih dalam proses penyelidikan.  Polisi masih berupaya untuk mengungkap penyebab pasti ledakan tersebut, apakah berasal dari tabung gas, bahan peledak, atau faktor lainnya. 

Meskipun demikian, hasil penyelidikan lebih lanjut akan diumumkan setelah proses investigasi selesai dilakukan.  Kejadian ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 319 Bandit, Sita Motor-Mobil, Emas hingga Uang Tunai

Editor : Ading
Berita Terbaru

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.