Sabtu, 05 Sep 2026 02:40 WIB

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Puluhan motor yang terjaring razia gabungan. (Dok. Satlantas Polres Mojokerto).
Puluhan motor yang terjaring razia gabungan. (Dok. Satlantas Polres Mojokerto).

selalu.id - Satlantas Polres Mojokerto bersama Bapenda dan Dinas DPRKP2 Kabupaten Mojokerto menggelar operasi gabungan di Terminal Mojosari, Kecamatan Pungging, pada Selasa (21/7/2026). 

Hasilnya, sebanyak 36 kendaraan ditindak petugas. Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR belakangan ini mengalami penurunan.

Baca Juga: Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Kanit Turjawali Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Beni Hermawan menyebut lokasi Terminal Mojosari dipilih karena berdekatan dengan Kantor DPRKP2. 

Selain mengecek kelengkapan surat, petugas juga menyasar kendaraan angkutan yang masa berlaku KIR-nya sudah habis.

"Dari surat permohonan operasi gabungan memang kami melihat pemohon atau pembayar pajak saat ini menurun. Maka dari itu perlu dilakukan operasi gabungan. Begitu juga pemohon yang membayar KIR juga menurun," jelas Beni.

Baca Juga: Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Dari 36 kendaraan yang ditindak, rinciannya adalah 12 STNK disita, 17 sepeda motor diamankan karena pengendaranya tidak membawa surat-surat lengkap maupun melakukan pelanggaran lain, dan 7 kendaraan angkutan ditilang karena KIR-nya kedaluwarsa.

Beni mengatakan, pelanggaran paling dominan dilakukan pengendara roda dua berupa tidak memakai helm dan tidak membawa dokumen kendaraan. Sementara untuk kendaraan angkutan, mayoritas terjaring karena telat memperpanjang KIR.

Saat razia berlangsung, sejumlah pengendara sempat memutar balik. Namun petugas memilih pendekatan persuasif dan tidak melakukan pengejaran.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

"Kami mengimbau warga agar patuh berlalu lintas. Gunakan helm, lengkapi surat-surat, bayar pajak tepat waktu, dan segera perpanjang KIR bagi kendaraan angkutan," ujarnya.

Untuk kendaraan barang, pihaknya juga meminta agar tidak melintas di wilayah Kota Mojosari guna mengurai kemacetan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.