Selasa, 21 Jul 2026 22:09 WIB

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Puluhan motor yang terjaring razia gabungan. (Dok. Satlantas Polres Mojokerto).
Puluhan motor yang terjaring razia gabungan. (Dok. Satlantas Polres Mojokerto).

selalu.id - Satlantas Polres Mojokerto bersama Bapenda dan Dinas DPRKP2 Kabupaten Mojokerto menggelar operasi gabungan di Terminal Mojosari, Kecamatan Pungging, pada Selasa (21/7/2026). 

Hasilnya, sebanyak 36 kendaraan ditindak petugas. Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR belakangan ini mengalami penurunan.

Baca Juga: Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Kanit Turjawali Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Beni Hermawan menyebut lokasi Terminal Mojosari dipilih karena berdekatan dengan Kantor DPRKP2. 

Selain mengecek kelengkapan surat, petugas juga menyasar kendaraan angkutan yang masa berlaku KIR-nya sudah habis.

"Dari surat permohonan operasi gabungan memang kami melihat pemohon atau pembayar pajak saat ini menurun. Maka dari itu perlu dilakukan operasi gabungan. Begitu juga pemohon yang membayar KIR juga menurun," jelas Beni.

Baca Juga: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Dari 36 kendaraan yang ditindak, rinciannya adalah 12 STNK disita, 17 sepeda motor diamankan karena pengendaranya tidak membawa surat-surat lengkap maupun melakukan pelanggaran lain, dan 7 kendaraan angkutan ditilang karena KIR-nya kedaluwarsa.

Beni mengatakan, pelanggaran paling dominan dilakukan pengendara roda dua berupa tidak memakai helm dan tidak membawa dokumen kendaraan. Sementara untuk kendaraan angkutan, mayoritas terjaring karena telat memperpanjang KIR.

Saat razia berlangsung, sejumlah pengendara sempat memutar balik. Namun petugas memilih pendekatan persuasif dan tidak melakukan pengejaran.

Baca Juga: Icha Chellow, Mala Agatha dan Tim Kreatif Dilaporkan ke Polisi Soal Lagu Gapapa

"Kami mengimbau warga agar patuh berlalu lintas. Gunakan helm, lengkapi surat-surat, bayar pajak tepat waktu, dan segera perpanjang KIR bagi kendaraan angkutan," ujarnya.

Untuk kendaraan barang, pihaknya juga meminta agar tidak melintas di wilayah Kota Mojosari guna mengurai kemacetan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.