Kamis, 01 Okt 2026 00:44 WIB

Koin Jagat Bikin Resah, Eri Cahyadi Geram dan Ancam Lapor Polisi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 13 Jan 2025 11:59 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengungkapkan kegeramannya terkait fenomena penyebaran koin dari aplikasi Koin Jagat yang meresahkan beberapa kota termasuk Surabaya.

Eri menegaskan tindakan ini berdampak pada perusakan fasilitas umum, taman kota, bahkan menyebabkan gangguan ketertiban.

“Ini meresahkan! Sampai ada rumah warga Surabaya yang pagarnya dipanjat gara-gara golek koin,” tegas Eri, Senin (13/1/2025).

Orang nomor satu di Surabaya itu pun ancam bakal melaporkan polisj. Ia pun meminta Satpol PP Surabaya  bertindak tegas kepada Koin Jagat merusak fasilitas kota.

“Kemarin merasakan sendiri laporan warga, maka saya katakan hentikan di Surabaya. Saya juga sampaikan kepada seluruh jajaran Kota Surabaya, kalau ada video atau bukti, laporkan,” tegasnya

“Tamanku rusak kabeh, ini saya mau cari, saya kejar terus. Jangan mengganggu kedamaian kota Surabaya, jangan merusak kota Surabaya. Koin Jagat ini merusak pol!” tegasnya kembali.

Eri menyebut bahwa pihaknya akan terus mengejar siapa saja yang menyebarkan koin secara sembarangan hingga menimbulkan kekacauan.

“Siapa yang nyebar koin akan saya cari. Kalau mau sebar koin, carilah cara yang baik. Ojok disebar terus ngawur ngunu. Kalau dia baik, koin itu taruh di tempat seperti pondok pesantren, panti asuhan, atau tempat fakir miskin. Dia bisa CSR ke fakir miskin, orang-orang miskin dibantu, panti asuhan dibantu,” ujar Eri.

Lebih lanjut Eri juga menilai cara penyebaran koin secara acak tersebut merendahkan martabat manusia.

“Mosok sebar koin ngunu, koyok ngerti harga diri kita di mana. Disebar terus mlayu-mlayu koyok ngejar opo, sampai ngerusak pager wong, sampek ngerusak taman. Sebagai manusia, saya merasa iki podo-podo menungsone. Lek niat amal gak ngunu carane. Ini merendahkan harkat diri sebagai manusia. Iki tak uber terus,” ungkapnya.

Eri memastikan bahwa Pemkot Surabaya sudah melaporkan tindakan ini ke pihak kepolisian. Ia juga meminta bantuan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk memblokir aplikasi Koin Jagat yang dinilai tidak mendidik.

“Eri memastikan bahwa Pemkot Surabaya sudah melaporkan tindakan ini ke pihak kepolisian. Ia juga meminta bantuan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk memblokir aplikasi Koin Jagat yang dinilai tidak mendidik.

“Kita sudah laporkan ke polisi, teman-teman Satpol PP saya minta lapor ke polisi. Siapa yang nyebar, cari. Kita sudah punya video-video terkait yang meresahkan: ada yang panjat pagar, merusak taman, terus mlayu, sampai ada motor ketabrak. Ini masalah besar. Jumat kemarin sudah lapor, mungkin hari ini saya cek lagi,” jelasnya.

Tak hanya itu, dia meminta pentingnya pemblokiran aplikasi koin jagat tersebut. Pemkot Surabaya pun sudah mengirim surat kepada kementerian Kominfo untuk memblokir.

“Hari ini saya bersurat ke Kominfo. Kita harus lawan yang kayak gini. Manusia punya harga diri, gak disebar mlayu koyok gak jelas. Iku merendahkan manusia. Kebacut!,” pungkasnyq.

Baca Juga: Suasana Khusyuk Ibadah Tilem Agama Hindu di Pura Polresta Sidoarjo

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gerindra Jatim Siapkan Sanksi Pemecatan hingga PAW Bagi Kadernya yang Pesta Sabu di Surabaya

Pihak partai menegaskan tak segan mengambil langkah pemecatan hingga Pergantian Antar Waktu (PAW) jika tuduhan tersebut terbukti secara hukum.

Siapa Pemilik The Alana Hotel Surabaya?

Hotel bintang empat ini berlokasi di Jalan Ketintang Baru I No. 10–12, Surabaya. Lokasinya, tak jauh dari tempat diskotek bahkan Polda Jawa Timur.

Penampakan The Alana Hotel Surabaya, Tempat Pesta Sabu Tiga Kader Gerindra

William menceritakan, kedelapan tamu tersebut datang pada hari yang sama secara bertahap dan memesan tiga kamar langsung di lokasi (walk-in).

Pesan Khusus Gubernur Khofifah saat Lepas 74 Santri Jatim Berlaga di PPSN VI

Kegiatan ini berlangsung hingga 6 Oktober 2026 mendatang, diikuti oleh kontingen santri dari pelbagai provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua.

Surat Tak Digubris, Pedagang Pasar Buah Tanjungsari 77 Sindir Pemkot Surabaya Lewat Baliho

Baliho itu dipasang, cara pedagang menyampaikan protes setelah surat permohonan dialog kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya disebut tak kunjung dibalas.

Soal Pesta Narkoba Kader Gerindra di Hotel The Alana Surabaya, Manajemen Cuma Bilang Gini

Tiga dari delapan orang yang diringkus merupakan anggota DPRD aktif tingkat kabupaten di wilayah Jawa Timur dari fraksi Partai Gerindra.