Sabtu, 05 Sep 2026 02:05 WIB

Banjir Parah di Gunung Anyar Sejak 30 Tahun Terakhir, Pemkot Siapkan Solusi Drainase Baru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 26 Des 2024 16:37 WIB
Banjir di Gunung Anyar
Banjir di Gunung Anyar

selalu.id — Dua hari terakhir, Kelurahan Gunung Anyar dan Rungkut Menanggal di Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya, dilanda banjir parah akibat meluapnya sungai perbatasan antara Surabaya dan Sidoarjo.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, yang terjun ke lokasi untuk memantau dan mengoordinasikan langkah-langkah penanganan banjir.

Tak hanya memantau, Wali Kota Eri bahkan bermalam di lokasi terdampak untuk memastikan upaya penanganan berjalan efektif.

“Kami tidak bisa tinggal diam melihat kondisi seperti ini. Penanganan harus cepat dan tepat, agar warga dapat kembali beraktivitas dengan normal,” tegasnya.

Camat Gunung Anyar, Ario Bagus Permadi, menyebutkan Pemkot Surabaya telah mengerahkan lebih dari 40 unit kendaraan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk menyedot genangan air.

“Ini banjir terparah dalam 30 tahun terakhir, menurut warga setempat. Penyebabnya adalah saluran perbatasan yang tersumbat eceng gondok, sehingga aliran air terganggu,” jelas Ario pada Kamis (26/12/2024).

Namun, tantangan muncul karena saluran perbatasan tersebut berada di bawah kewenangan Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur dan Kementerian PUPR. “Meski bukan kewenangan kami, Pemkot Surabaya tetap mengambil langkah untuk membantu warga,” lanjutnya.

Sebagai upaya jangka panjang, Pemkot Surabaya akan membangun sistem drainase baru di perumahan-perumahan lama Gunung Anyar. Sistem ini akan mengalirkan air ke saluran Kebon Agung di utara, yang sepenuhnya dikelola Pemkot Surabaya.

“Kami akan mengalihkan aliran air dari perumahan lama menuju saluran yang lebih terkoneksi. Dengan demikian, risiko genangan akibat meluapnya saluran perbatasan dapat diminimalkan,” ungkap Ario.

Pemkot Surabaya juga berencana memperbaiki koneksi saluran mati dan melakukan penataan ulang drainase untuk memaksimalkan aliran air.

Selain itu, Ario menekankan pentingnya kolaborasi antara warga, Pemkot Surabaya, dan Pemprov Jawa Timur. Ia mengajak warga untuk tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air dan membersihkan saluran dari eceng gondok yang menghambat aliran.

“Kami mengajak warga untuk bersama-sama melakukan gerakan bersih-bersih saluran dan normalisasi sungai. Kerja sama ini penting agar banjir tidak lagi menjadi masalah di masa depan,” ujar Ario.

Ia juga berharap Pemprov Jawa Timur segera melakukan normalisasi sungai perbatasan dengan pendalaman dan penataan tepian sungai. “Jika saluran lebih rapi dan dalam, risiko banjir akibat pasang surut dan hujan deras dapat diminimalkan,” pungkasnya.

Baca Juga: Ketika Kota DIbangun untuk Beton, Bukan untuk Air

Editor : Ading
Berita Terbaru

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.