Rabu, 22 Jul 2026 07:28 WIB

Kawal Ketat, Pemkot Surabaya Bloking Area yang Warganya Terpapar Omicron

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Jan 2022 10:06 WIB
Balai Kota Surabaya Foto: Arif Fajar Ardianto
Balai Kota Surabaya Foto: Arif Fajar Ardianto

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya melalui dinas kesehatan mengawal ketat kasus Covid-19 varian omicron yang telah masuk ke Surabaya agar tidak menyebar. Selain mengawal, penyiapan instrumen pendukung seperti rumah sakit, tempat isolasi juga dilakukan.

"Semua rumah sakit sudah siap saat ini. InsyAllah kita upayakan dengan kapasitas rumah sakit yang ada bisa mencukupi,"kata Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina, Kamis (6/1/2022).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Nanik menjelaskan, kapasitas rumah sakit yang ada saat ini bisa menyukupi apabila nantinya ada yang terpapar dari serangan virus yang penyebaran tiga kali lipat dari varian Delta. Disebutkan dua rumah sakit yang dipersiapkan diantaranya Rumah Sakit Lapangan dan Rumah Sakit Lapangan Tembak

"Kita akan lihat situasinya kedepan. Insyaallah bisa kita atasi dengan hanya menggunakan rumah sakit. Jangan sampai naik lagi (kasus) seperti sebelumnya," tuturnya.

Nanik berharap Omicron ini tidak berkembang dan meluas di Surabaya. Pihaknya terus melakukan upaya-upaya dengan bekerjasama dengan tim satgas Covid-19 untuk meningkatkan kembali kampung Wani Jogo Suroboyo dan menegakkan disiplin prokes secara masif.

"Swab hunter akan ditingkatkan lagi termasuk kampung wani Jogo Suroboyo juga akan diaktifkan kembali," terangnya.

Nanik meminta kelurahan dan kecamatan untuk bersiaga dan lebih waspada. Seperti bloking area bagi yang terpapar Omicron.

"Jadi wilayah yang warganya sudah terpapar Omicron sudah dilakukan bloking wilayah. Kita awasi ketat dan batasi agar tidak kemana-mana," paparnya.

Terkait warga Surabaya yang terpapar Omicron, Nanik menyebut saat ini masih dirawat di salah satu rumah sakit di Surabaya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Selain itu, kata dia, penderita Omicron yang baru kontak erat dilakukan isolasi mandiri. Sedangkan untuk penderita atau yang positif Omicron dirawat di rumah sakit.

"Penderita Omicron diisolasi mandiri untuk yang baru kontak erat ya.Untuk yang penderita sendiri dibawa di rumah sakit," jelasnya.

Sementara itu untuk mengantisipasi Omicron dari wisatawan asing dan Pekerja Migran Indonesia (PMI), akan diberlakukan karantina atau isolasi.

Baik sebelum masuk ke Kota Surabaya atau saat hendak pulang ke daerahnya masing-masing.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Kami sudah koordinasi dengan pihak Provinsi Jatim dan KKP untuk isolasi PMI," ujarnya.

Nanik juga mengimbau kepada seluruh warga Surabaya untuk tenang dan tetap menjaga prokes.

"Intinya tenang dan prokes kita taati,"imbaunya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.