Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

PLN Berbagi Kebahagiaan Sambung Listrik Gratis Warga Tidak Mampu

PLN
PLN

selalu.id - Sambut Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur berbagi kebahagiaan dengan sambung listrik gratis warga tidak mampu di Jawa Timur. Melalui program bertajuk Light Up The Dream (LUTD), PLN memberikan sambungan listrik gratis kepada 28 warga tidak mampu di Surabaya, Bojonegoro, Banyuwangi, Malang, Kediri, Madura, Situbondo, Gresik, Sidoarjo dan Ponorogo.

Kegiatan penyalaan serentak ini digelar pada momentum penghujung tahun 2024 sekaligus menyambut Nataru. General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir mengatakan, sepanjang 2024, PLN telah memberikan bantuan sambung listrik gratis melalui LUTD kepada 651 warga tidak mampu. Pada momentum Ramadhan sebanyak 278 warga, HUT RI ke 79 sebanyak 155 warga dan Hari Listrik Nasional sebanyak 190 warga.

"Melalui program ini PLN berkomitmen untuk menghadirkan akses listrik yang merata di seluruh Indonesia, menyalakan harapan bagi mereka yang belum menikmati listrik karena terkendala biaya. Semoga dapat bermanfaat dan meningkatkan kesejahteraan," kata Ahmad kepada selalu.id saat dikonfirmasi, Senin (2/12/2024).

Ahmad juga menambahkan, LUTD ini merupakan program bantuan pasang baru listrik berupa biaya penyambungan, biaya Sertifikat Laik Operasi (SLO) dan biaya instalasi rumah yang dananya berasal dari donasi pegawai PLN.

Disisi lain, Sumarlik, salah satu warga Karangrejo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya mengungkapkan rasa syukur dan haru mendapatkan bantuan sambung listrik gratis dari PLN.

"Terima kasih kepada PLN telah memberikan sambung listrik kepada saya, selama ini saya mendapatkan listrik dengan menyalur ke tetangga. Terima kasih sekali PLN," ungkap perempuan yang berprofesi sebagai buruh sapu di Surabaya.

Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan Kelurahan Wonokromo, Eka Lestari yang mengapresiasi penuh program sambung listrik gratis yang terus diinisiasi PLN. "Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan listrik dari PLN untuk warga kami, semoga kedepannya lebih banyak warga yang menerima manfaat akan program ini," ungkapnya.

Sementara itu, Di Kediri, program LUTD digelar PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kediri bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) dan Srikandi PLN melakukan penyambungan listrik gratis untuk 3 keluarga di wilayah ULP Grogol dan ULP Srengat. Selain bantuan penyambungan listrik, PLN juga menyerahkan paket sembako kepada keluarga penerima manfaat.

Sedangkan di Sidoarjo, PLN UP3 Sidoarjo memberikan bantuan sambung listrik gratis kepada warga di Dusun Kembangan, Kecamatan Kedamean. Penerima bantuan, Wuliyono  mengungkapkan rasa bersyukurnya mendapatkan bantuan pemasangan listrik gratis.

"Saya ucapkan terima kasih banyak kepada PLN, telah mewujudkan impian memiliki akses listrik mandiri di dalam rumah, sehingga saya bisa menjalankan aktivitas lebih baik bagi di dalam rumah bersama keluarga," tutur pria yang sehari-hari berprofesi sebagai petani ini.

Baca Juga: Akhir Libur Nataru, Penumpang Tiba Masih Padati Stasiun KA di Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.