Kamis, 04 Jun 2026 15:01 WIB

Pelapor Dugaan Pornografi Komisioner Bawaslu Surabaya Angkat Bicara

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 13 Okt 2024 16:32 WIB
Kantor Bawaslu Surabaya
Kantor Bawaslu Surabaya

selalu.id - Korban sekaligus pelapor berisinial PSH atas kasus dugaan tindakan asusila dan pornografi yang dilakukan Komisioner Bawaslu Surabaya Muhammad Agil Akbar mengakui pernah menjalani hubungan pacaran dengan Agil selama satu tahun lebih.

"Kalau awal ketemu dia awal itu 2019. Tapi kalau kalau berhubungan (pacaran) itu 2021 akhir," ujar PSH, Minggu (13/10/2024).

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

PSH juga mengatakan dirinya melaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dengan bukti-buktinya. Ia menyebut Agil memang selalu menghapus isi chatnya berdua.

"Jadi saudara Agil itu beberapa kali ketemu kan memang suka hapus-hapus chat. Jadi nggak tahu sampai mana (hubungannya). Cuma kemarin mengklarifikasi ada hubungan sebelum 2022. Tapi yang saya laporkan ya 2022 itu. Kalau terakhir berhubungan sama dia itu ya 27 November 2023. Itu masih ngontak saya," tambahnya.

Selama berpacaran itulah,PSH mengaku beberapa kali mendapatkan perlakuan tindakan asusila dan pornografi oleh Agil. Hal itulah yang membuat PSH mengadu ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

"Ya memang ada hubungan itu. Maksudnya asusila pada saat berhubungan seringkali beliau mengajak saya untuk berhubungan badan. Terus pornografi itu juga sering ngirim-ngirim vitalnya. Hal-hal sensitif terus berbicaranya ke hal-hal yang seksual," ungkapnya.

"Mungkin kalau pemaksaan sih pernah suatu ketika yang minum obat perangsang. Sebelum bertemu ya diharuskan dengan dalih perintah," lanjutnya.

Selain itu, selama dirinya pacaran. Ia menyebut, Agil mengaku bahwa seorang duda yang sudah bercerai dengan istrinya.

"Waktu itu mengaku sudah bercerai dengan istrinya. Dibuktikan dengan bukti-bukti foto yang sudah tidak ada. Waktu itu sempat ada kan, ya saya tanyai, katanya sudah tidak sama dia. Yaudah saya disuruh login IG nya dia. Saya diberikan akses langsung di HP nya untuk menghapus fotonya (sama istrinya). Ya dibebaskan kayak diberi kepercayaan. Supaya saya percaya bahwa dia sudah nggak ada (hubungan) sama istrinya itu tadi," ungkapnya.

Terkait jatah kamar yang disebut Agil bahwa PSH menghubungi Agil pada Desember 2023 lalu. PSH membantah, ia menyebut justru Agil mendatangi rumahnya dengan marah-marah.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Saya membantah, supaya dia tidak terlihat salah aja. Karena saya tidak pernah minta dan sudah putus komunikasi. Agil ke rumah saya marah-marah. Nggak ada komunikasi sejak 2 Desember (2023) di rumah," jelasnya.

Bahkan, lanjutnya, Agil sempat mengancam dirinya untuk mencabut aduannya ke DKPP. Kedua orangtuanya pun diancam jika melawan Agil akan dilindas.

"Ancaman 2 Desember, orang tua saya diancam 'yugane jenengan kalau ngelawan aku telindes' (anak anda kalau melawan saya lindas). Ortu nggak tau apa-apa histeris takut dan sedih. Terus yang 21 Agustus (2024) juga sempet ke rumah dan mengancam ortu sebelum dia umroh. Kalau saya nggak cabut laporan saya dilaporkan polisi. dia datang sama istrinya," bebernya.

Masalah terus bergulir, Agil pun melayangkan aduan terkait dugaan pencemaran nama baik dan pemerasan oleh PSH ke Polrestabes Surabaya pada Selasa (8/10/2024). Pihak Agil menyebut bahwa PSH telah memeras dengan total kurang lebih Rp 31,9 juta.

Terkait hal itu, PSH juga membantah adanya tuduhan pemerasan yang dilayangkan kepada dirinya.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

"Nggak bener sih (tuduhan pemerasan), soalnya aku sama dia kan waktu itu pacaran, nggak ada pemerasan. Karena kalau pacaran punya hubungan udah biasa, memberi dan menerima. Ya nggak ada sih itu yang namanya pemerasan," ucapnya.

PSH juga berencana akan melaporkan Agil ke polisi dalam waktu dekat.

"Saya akan melaporkan balik langsung secepatnya. Belum tau pastinya, secepatnya," ungkapnya.

"Laporan baliknya itu mengenai pornografi sama ITE. Karena kan secara jelas memang dia juga memang benar dia itu sering ngirim-ngirim gitu," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.