Jumat, 05 Jun 2026 23:02 WIB

Banteng Lawas Deklarasi Menangkan Eri-Armuji dan Risma-Gus Hans di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 19 Sep 2024 08:17 WIB
Deklarasi dukung Eri-Armuji, Risma-Gus Hans
Deklarasi dukung Eri-Armuji, Risma-Gus Hans

selalu.id - Puluhan kader senior PDI Perjuangan Surabaya, yang dikenal sebagai Banteng Lawas, resmi mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan calon (paslon) Eri Cahyadi-Armuji dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Surabaya.

Deklarasi ini juga diperluas ke tingkat provinsi, dengan dukungan terhadap pasangan Tri Rismaharini dan Gus Hans untuk Pilkada Provinsi Jawa Timur. Dalam deklarasi tersebut, mantan anggota DPRD Kota Surabaya periode 1999-2004, Sentot Hari Wiyono, menegaskan bahwa instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga: Cium Merah Putih dan Tanam Pohon, Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Bawa Pesan Kebangsaan dan Kepedulian Lingkungan

"Walaupun kita sudah tidak masuk sebagai struktural, rasanya terpanggil sebagai kader banteng untuk memenangkan Eri-Armuji melawan kotak kosong, serta Bu Risma-Gus Hans dalam Pilkada Provinsi Jawa Timur," ujar Sentot dalam pertemuan yang diadakan di salah satu rumah makan di Surabaya, Rabu (18/9/2024).

Sentot juga mengimbau masyarakat Kota Surabaya agar tetap menggunakan hak pilihnya pada Pemilu yang akan berlangsung 27 November 2024. Menurutnya, dukungan untuk paslon yang diusung PDI Perjuangan penting mengingat capaian nyata berupa pembangunan dan program kerakyatan yang telah terealisasi di bawah kepemimpinan sebelumnya.

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

"Ayo warga Surabaya dukung calon yang terbukti programnya pro terhadap rakyat yakni cak Eri Cahyadi dan cak Armuji ini terbukti. Ayo kita dukung dan lanjutkan," tegas Sentot. "Dan jangan lupa Bu Risma Gus Hans untuk resik-resik Jatim menjadi lebih baik," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan para kader senior tersebut. "Dukungan dari Banteng Lawas ini memberikan semangat baru bagi kami yang berada dalam struktural untuk bekerja lebih keras lagi. Kesetiaan mereka dalam mengamankan perintah Ibu Megawati patut dijadikan teladan," ujar Achmad.

Baca Juga: Pengganti Ketua DPRD Surabaya Masih Misterius, Siapa yang Bakal Jadi?

Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah wejangan dari kader senior menyarankan agar seluruh anggota PDI Perjuangan selalu mengutamakan kepentingan wong cilik, menjunjung musyawarah dalam penyelesaian masalah, serta memberikan perhatian khusus pada bidang pendidikan dan kesehatan.

"Ayo dukung kader-kader PDIP yang programnya pro terhadap kepentingan wong cilik," pungkas mantan aktivis GMNI ini.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.