Jumat, 05 Jun 2026 03:12 WIB

Sukses Reformasi Birokrasi Surabaya, Risma Diminta Tularkan Prestasinya untuk Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 13 Sep 2024 13:44 WIB
Tri Rismaharini
Tri Rismaharini

selalu.id- Prestasi Tri Rismaharini yang mampu mengubah sistem birokrasi menjadi lebih baik selama menjabat sebagai wali kota Surabaya dan Menteri Sosial RI pun diminta untuk ditularkan dan dilanjutkan ke semua daerah di Jawa Timur.

Salah seorang peserta Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsu) DPC PDI Perjuangan Bondowoso mengapresiasi kinerja birokrasi Bakal Calon Gubernur Risma.

"Saya minta Bu Risma, kalau ditakdirkan Allah sebagai Gubernur Jawa Timur, bisa menerapkan birokrasi seperti kemudahan  perizinan saat ibu memimpin di Surabaya. Bukan hanya di Bondowoso Bu, tapi di semua daerah di Jawa Timur," ujar salah seorang peserta, saat acara Rakercabsus DPC PDI Perjuangan  Bondowoso di Aula Hotel Palm, yang berakhir pada Kamis (12/9/2024) malam.

Menanggapi hal itu, Risma mengatakan bahwa masalah birokrasi itu penting karena dampaknya ke masyarakat sangat besar.

”Izin itu selembar kertas. KTP itu selembar kertas. Tapi apa kita sadar, kalau ngurus KTP sampai empat hari, gaji mereka bisa dipotong? Begitu pula dengan perizinan. Kalau sampai lama, di belakang itu ada orang-orang yang butuh kerja, butuh makan," tutur Risma.

Makanya, dia menyatakan tak peduli ketika ada video yang viral saat dirinya marah-marah gara-gara urusan KTP yang berbelit.

"Aku gak urus, wong aku memarahi stafku. Kalau kita di posisi pekerja mengurus KTP, mereka harus meninggalkan pekerjaan, bagaimana?" tegas Risma.

Begitu pula saat dirinya menjabat Menteri Sosial, dia mengungkapkan jika masalah birokrasi dan anggaran menjadi prioritas pembenahan. Hasilnya, tiga bulan dirinya menjabat, Kemensos mendapat penghargaan  sebagai kementerian yang terbaik kinerjanya.

"Di Kemensos pun saya tegas. Sampai presiden mengapresiasi karena tidak ada cerita miring tentang kementerian sosial, " ungkap Risma.

Dalam kesempatan itu, Risma juga menjabarkan visi misi, hingga menerima semua usulan para kader yang selama ini menjadi keluh kesah. 

Di antaranya yakni kesejahteraan guru PAUD, pemenuhan pupuk, buruh migran, hingga perhatian untuk lembaga pendidikan formal dan non formal di Bondowoso.

Risma mengatakan bahwa di visi misi miliknya  memikirkan tentang bagaimana melangkah cepat untuk masyarakat. 

Seperti birokrasi yang dinilainya terlalu gemuk, penting untuk dirampingkan agar lebih efisien. 
“Karena kita butuh untuk membantu masyarakat lebih banyak,” tandasnya.

Baca Juga: Hadiri Pelatihan TMP PDIP Surabaya, Risma Tekankan Perjuangan Kaum Muda 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.