Selasa, 20 Okt 2026 23:00 WIB

Gandeng PERKI, National Hospital Gelar Simposium Bahaya Gagal Jantung

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 25 Agu 2024 14:00 WIB
Simposium di National Hospital
Simposium di National Hospital

selalu.id - National Hospital Heart Center Surabaya bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki) cabang Surabaya menggelar symposium terkait heart failure pada Sabtu (24/8/2024).

Mereka memberi edukasi terkait permasalahan penyakit kardiovaskular masih menjadi problematika kesehatan utama baik di negara maju maupun negara berkembang.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Morbiditas dan mortalitas tinggi menjadi tolok ukur kasar betapa besarnya masalah ini. Dalam symposium tersebut, National Hospital melibatkan multidisiplin ilmu.

Bukan hanya dari dokter spesialis jantung yang dihadirkan, namun ada juga dokter spesialis penyakit dalam yang focus terhadap metabolic hingga ginjal.

Simposium tersebut menjadi bentuk upaya peningkatan kewaspadaan terhadap penyakit tidak menular heart failure dari National Hospital.

Komite Mutu National Hospital dr. Agus Harjono B., M.Kes mengatakan, symposium heart failure bersama Perki Surabaya penting untuk dilakukan untuk meningkatkan awareness terhadap permasalahn gagal jantung.

"Melalui National Hospital Heart Center di Surabaya, kami menghadirkan pelayanan dengan performa maksimal. Seperti USG Doppler, CT Cardiac, hingga skrining Calcium Score bisa dilakukan pasien untuk menjaga kesehatan jantung," tuturnya kepada awak media.

Faktor risiko perilaku paling penting dari penyakit jantung adalah pola makan yang tidak sehat, aktivitas fisik yang kurang, merokok dan penggunaan alkohol yang berbahaya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

Efek dari faktor risiko perilaku dapat muncul pada individu sebagai peningkatan tekanan darah, peningkatan glukosa darah, peningkatan lemak darah, dan kelebihan berat badan dan obesitas.

Faktor-faktor risiko menengah ini dapat diukur di fasilitas perawatan primer dan menunjukkan peningkatan risiko terkena serangan jantung, stroke, gagal jantung dan komplikasi lainnya di kemudian hari.

Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, kardiovaskular termasuk salah satu bidang yang mengalami perkembangan tersebut baik dari sisi terapeutik maupun intervensi.

Aspek preventif dan rehabilitatif juga harus diperhatikan untuk penanganan penyakit kardiovaskular yang komprehensif demi menghasilkan luaran yang lebih baik serta dapat meningkatkan kualitas hidup pasien.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (Perki) Cabang Surabaya dr. Jordan Bakhriansyah SpJP menuturkan, berbicara heart failure tidak bisa diselesaikan oleh satu bidang keilmuan saja. Yakni, dokter spesialis jantung.

"Ada metabolic, ada dari ginjal, dan ada teman-teman tenaga kesehatan lainnya," tuturnya.

Dia menyebutkan, tren heart failure beberapa tahun ke belakang cenderung meningkat. Menurutnya, ada beberapa factor yang menyebabkan hal itu terjadi. Seperti, saat ini kemudahan untuk mendeteksi heart failure lebih mudah dan bisa gampang dilakukan, hingga awareness di masyarakat lebih baik lagi.

"Dari segi usia, saya yang paling muda baru saja kehilangan satu pasien yang masih usia 32 tahun. Masih muda, young man," jela dr Jordan di National Hospital Surabaya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.

Pemuda Bawa Truk Tronton Tabrak Tiang PJU di Balongbendo Sidoarjo

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara truknya yang terguling dievakuasi petugas.