Kamis, 22 Okt 2026 18:19 WIB

Dampak Reklamasi, DPRD Surabaya Minta PT Granting Jaya Komitmen Soal Kesejahteraan Nelayan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 18 Agu 2024 13:58 WIB
Rencana reklamasi Surabaya
Rencana reklamasi Surabaya

selalu.id - Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati menyoroti nasib para nelayan terdampak Proyek Strategi Nasional (PSN) yang berpotensi kehilangan mata pencahariannya. Pengembang diminta serius dalam komitmennya.

Rencana pengembang untuk tetap memberdayakan warga lokal harus diwujudkan. Sehingga, dampak dari reklamasi ini tidak sampai pada terciptanya warga miskin baru karena kehilangan pekerjaan.

Baca Juga: Massa Demo Berpakaian Serba Hitam Mulai Datang di Depan Grahadi Surabaya

Hal ini selaras dengan pemerintah kota yang meminta agar pengembang harus memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar.

"Kalau dari nelayan yang paling penting adalah komitmen dari PT Granting Jaya untuk memberikan kompensasi. Kemudian kalau dilihat dari sisi manfaat, memang sangat luar biasa besar untuk pergerakan ekonomi di Surabaya," kata Aning, Minggu (18/8/2024).

Menurut Aning, dalam rencana tata ruang wilayah (RTRW) Surabaya juga ada pembahasan terkait tol SERR (Surabaya Eastern Ring Road) dan JLLT. Pengembangan kawasan pesisir itu dinilai bisa lebih menghidupkan dan menggerakkan roda perekonomian secara maksimal.

Kendati begitu, lanjut aning, bukan berarti pemerintah kota berpangku tangan sembari menunggu realisasi PSN tersebut. Pemkot, menurut dia juga sudah harus mulai memikirkan dampak-dampaknya juga. Selain dampak sosial pada masyarakat, dampak lingkungan pun perlu diperhatikan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

"Di situ pesisir timur ada area lindung. Kalau tidak dibuat tanggul, kemudian tidak ada antisipasi terkait drainasenya. Malah akan menjadi banjir yang luar biasa dampaknya di wilayah Surabaya Timur. Belum lagi dampak dari reklamasi ini adalah pendangkalan," ucapnya.

Legislator dari Fraksi PKS ini melanjutkan, pendangkalan itu tentu akan berdampak pada transportasi laut yang selama ini melintasi area tersebut. Dari hal itu, ketika PSN akan dilakukan, maka pemkot menurut dia juga harus menyiapkan langkah antisipasinya.

"Pemerintah kota harus mengantisipasi betul terkait dampak negatif yang akan diterima Surabaya. Karena kalau dari sisi aturan, laut itu bukan kewenangan kota. Ada di pusat dan provinsi kewenangannya. Tapi, Surabaya harus mengantisipasi betul dampaknya," ujarnya.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Memang, dia mengakui, ada dampak manfaatnya yang akan dirasakan Surabaya. Tapi, dampak negatifnya pun juga ada untuk Surabaya.

"Sehingga, dampak positif kita dapat. Negatifnya bisa dihilangkan. Itu kan juga semua perijinannya belum selesai. Jadi pemerintah kota sedari sekarang juga sudah harus bersiap," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kabar Gembira, Jalan Rusak di Pace-Tanhunganom Nganjuk Segera Diperbaiki

Perbaikan jalan ini tak sekedar untuk akses kendaraan, namun juga mampu melejitkan denyut perekonomian warga di sekitar jalur Pace-Tanjunganom, Nganjuk

IMM Jember Gelar Aksi Demo, Desak Pemerintah Serius Benahi 7 Persoalan Pendidikan

Mereka memberikan waktu satu minggu dan mengancam bakal menggelar aksi demonstrasi jilid II apabila tuntutan tidak ditindaklanjuti dengan langkah konkret.

Momen Pesawat Tempur TNI AU Mendarat di Tol Pasuruan-Probolinggo

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengujian kesiapan operasional TNI AU dalam memanfaatkan infrastruktur jalan tol untuk mendukung operasi udara.

Demo di Grahadi Surabaya, Massa Tuntut Prabowo-Gibran Mundur dari Jabatannya

Sambil melakukan orasi secara bergantian, gema teriakan "revolusi" terus disuarakan sebagai bentuk protes terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.

Ketua BEM Unair Ngaku Ditahan di Polda Jatim Gegara Dituduh Sebar Ajakan Kerusuhan

Ia juga menegaskan bahwa tuduhan mengenai gerakan yang dikondisikan tidaklah benar.

Peringatan Hari Santri, DPW PKB Jatim: Jihad Masa Kini adalah Melawan Karhutla

DPW PKB Jatim secara simbolis menyerahkan 5.000 bibit pohon kepada peserta apel sebagai wujud nyata komitmen menjaga kelestarian lingkungan.