Jumat, 03 Jul 2026 21:55 WIB

Ngawurnya Pembuangan Limbah Tetes PT Enero di Mojokerto, Baunya Menyengat

Truk tangki yang membuang limbah tetes saat direkam warga di Mojokerto. (Dok. Tangkapan layar).
Truk tangki yang membuang limbah tetes saat direkam warga di Mojokerto. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - PT Energi Agro Nusantara (Enero) membuang limbah tetes sembarangan di lahan persawahan Dusun Sambikerep, Desa Pekukuhan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jumat (3/7/2026).

Pembuangan limbah tetes itu dikeluhkan oleh warga yang juga membuka warung sekitar lokasi lantaran bau limbah yang dibuang sangat menyengat.

Baca Juga: Rakernas Apeksi di Medan, Wali Kota Mojokerto: Perkuat Kolaborasi Bangun Kota Tangguh!

Bahkan, pemilik warung juga mengunggah video proses pembuangan limbah dari truk tangki ke salah satu grup media sosial platform Facebook.

Salah satu pemilik warung, Sri Utami mengatakan, limbah tetes itu dari pabrik yang berada di wilayah Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

"Dari pabrik yang ada di Gedeg," sebutnya.

Baca Juga: Gadis Buruh Pabrik asal Sidoarjo Tewas Terlindas Truk Kontainer di Mojokerto

Sementara itu, Kadis Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto, Rachmat Suharyono, menjelaskanbahwa pihaknya telah menerjunkan tim verifikasi ke lokasi pembuangan limbah.

"Dua personel DLH sudah terjun ke lapangan. Sudah menghubungi direktur PT Enero dan sudah diakui bahwa memang itu dari PT Enero," ungkapnya.

Menurut mantan Kadishub ini, PT Enero sudah melakukan pembuangan sejak hari Rabu (1/7/2026) hingga Jumat hari ini, dan sudah belasan truk yang membuang limbah tetes itu.

Baca Juga: Tak Pulang Seharian, Supeltas di Mojokerto Ditemukan Tewas dalam Selokan

"Limbah itu sudah dibuang sejak hari Rabu kemarin. Pada Rabu ada tujuh truk, Kamis empat truk dan Jumat ini ada dua truk yang membuang limbah. Kata pihak Enero pembuangan limbah dilakukan dengan tujuan untuk menatralisir tanah atas permintaan pemilik lahan," jelasnya.

Rachmat menegaskan telah meminta PT Enero menghentikan pengiriman dan pembuangan limbah tetes tersebut serta segera membersihkan limbah tetes yang sudah dibuang.

"Saya minta sekarang segera diturunkan personel untuk dilakukan penanggulangan lokasi (pembersihan) dan dilakukan penghentian pengiriman ke distributor pupuk yang terlibat," tandasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Demi Upah Rp50-100 Ribu, Kurir Paket di Surabaya Rela Melawan Hukum

Kurir paket itu kini hanya bisa menyesali perbuatannya di balik jeruji besi Polrestabes Surabaya. Ia pun hanya bisa pasrah.

Tangani Banjir Margomulyo-Tandes, Pemkot Surabaya Siapkan Pembangunan Mini Bozem

Proyek itu diharapkan dapat jadi solusi banjir yang selama ini mengganggu aktivitas lalu lintas di kawasan Margomulyo dapat berkurang secara bertahap.

Polrestabes Surabaya Buka Bazar Gratis Pengembalian Motor Laka Lantas, Catat Tanggal dan Syaratnya

Kendaraan yang jadi barang bukti laka lantas, bisa diambil di Kantor Unit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya di Jalan Dukuh Kupang Barat.

Sengsara Warga Gebang Lor Surabaya soal PDAM, Setiap Hari Air Harus Beli

Setiap hari, kadang warga juga mengadakan air sumur yang tidak cukup baik untuk memasak hingga mandi.

Fenomena Bediding di Surabaya Diprediksi Berlangsung hingga Agustus 2026, Ini Imbauan BMKG

BMKG memperkirakan kondisi ini akan terus berlangsung seiring berjalannya musim kemarau, hingga mencapai puncaknya pada Agustus 2026. 

Kemenag Jatim Ajak Guru Kristen Bentuk Generasi Berkarakter dan Pembawa Damai 

Bahtiar mengajak seluruh peserta Munas untuk terus menjaga semangat pelayanan yang tulus, rendah hati, dan berorientasi pada kemuliaan Tuhan.