Selasa, 18 Agu 2026 00:37 WIB

Sengsara Warga Gebang Lor Surabaya soal PDAM, Setiap Hari Air Harus Beli

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 03 Jul 2026 20:56 WIB
Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas Karno bersama tim PDAM saat sidak di Gebang Lor. (Dok. Istimewa).
Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas Karno bersama tim PDAM saat sidak di Gebang Lor. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Sebanyak 10 rumah di kawasan Gebang Lor, Surabaya hingga kini belum tersambung jaringan Perumda Air Minum Surya Sembada (PDAM). 

Akibatnya, warga masih mengandalkan air sumur untuk kebutuhan sehari-hari dan membeli air dari penjual gerobakan saat kualitas air sumur memburuk.

Baca Juga: Peringati HUT RI ke-81, Wali Kota Eri Kobarkan Api Perjuangan Pemuda Surabaya

Itu terungkap Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas Karnomenerima keluhan warga saat masa reses. 

Menindaklanjuti aspirasi itu, Anas mengajak tim Perumda Air Minum Surya Sembada turun langsung ke lokasi pada Kamis (2/7/2026), untuk melakukan survei, pengukuran, dan kajian teknis sebagai langkah awal perluasan jaringan.

Ketua RT 01 Gebang Lor, Winarsih, mengatakan hingga kini masih ada sekitar 10 rumah yang belum dapat menikmati layanan air PDAM karena jaringan pipa utama belum menjangkau kawasan tersebut.

“Harapannya kami juga bisa menikmati air bersih seperti warga lainnya. Selama ini kami menggunakan air sumur, tetapi kualitasnya kadang kurang maksimal. Warga berharap ada solusi agar bisa mendapatkan air bersih yang lebih baik,” katanya, Jumat (3/7/2026).

Menurut Winarsih, jaringan pipa utama berada sekitar 200 meter dari permukiman warga sehingga biaya pengembangan jaringan menjadi cukup besar.

Ia menjelaskan, ketika air sumur berubah keruh, warga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air bersih. Air gerobakan digunakan untuk kebutuhan mandi, sedangkan air dari penjual keliling dimanfaatkan untuk memasak.

Baca Juga: Tasyakuran HUT ke-81 dengan Nobar Film Kemerdekaan, Wali Kota Eri Cahyadi jadi Aktornya

“Kalau air sumurnya keruh, warga membeli air gerobakan untuk mandi. Kalau untuk memasak biasanya membeli air dari penjual yang keliling menggunakan gerobak. Ini membuat pengeluaran rumah tangga semakin mahal,” jelas Winarsih.

Menanggapi kondisi tersebut, Anas Karno menegaskan akses air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi pemerintah. Karena itu, aspirasi warga langsung ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Surya Sembada, Achmad Prihadi.

“Kami menerima keluhan warga saat reses dan hari ini kami tindak lanjuti dengan turun langsung bersama PDAM untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan. Kami ingin ada solusi yang bisa segera direalisasikan agar warga mendapatkan akses air bersih yang lebih baik. Pemerintah Kota Surabaya juga telah mencanangkan agar setiap rumah dapat teraliri air PDAM,” tegasnya.

Hasil survei lapangan akan menjadi dasar bagi PDAM untuk menentukan langkah teknis, termasuk kemungkinan pembangunan jaringan pipa tersier beserta kebutuhan anggarannya.

Baca Juga: Bantu Pemadaman Karhutla Bromo, Kepala DPKP Surabaya: Kemanusiaan Tidak Punya Sekat Wilayah Administratif

“PDAM sudah melakukan pengukuran dan kajian teknis. Kami akan mengawal proses ini agar aspirasi warga tidak berhenti pada tahap usulan, tetapi benar-benar ditindaklanjuti sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan,” jelas Anas.

Dalam peninjauan tersebut, tim PDAM melakukan pemetaan jalur pipa, pengukuran jarak, serta menghitung kebutuhan teknis dan estimasi anggaran apabila dilakukan pengembangan jaringan menuju permukiman warga.

Bagi warga Gebang Lor, survei lapangan tersebut menjadi harapan baru agar layanan air bersih PDAM dapat segera menjangkau rumah-rumah yang selama ini masih bergantung pada air sumur dan pembelian air dari pedagang keliling.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

14.373 KPM di Kota Mojokerto Terima 30 Kilogram Beras dari Bapanas

Setiap KPM menerima total 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.

Momen Kakanwil Kemenag Jatim Pimpin Doa untuk Korban Bencana di NTT hingga Sulteng

Bahtiar juga mengetuk hati masyarakat untuk memperkuat tali asih, rasa empati, dan kepedulian sosial terhadap sesama anak bangsa yang sedang tertimpa ujian.

Aksi Sosial Gerindra Sidoarjo di HUT ke-81 RI, Beri Santunan Anak Yatim hingga Revolusi Putih

Selain menyalurkan bantuan ke LKSA Al-Kahfi, rombongan juga membagikan ratusan paket makanan di sejumlah ruang publik.

Kala Para Purnawirawan Jember Menantang Angin Pantai Pancer demi Sang Saka

Mereka telah membuktikan satu hal, rambut boleh memutih, usia terus bertambah, namun kobaran api nasionalisme di dada mereka akan tetap menyala sampai kapanpun.

Update Harga BBM Pertamina per 17 Agustus 2026: Dari Pertamax, Pertalite hingga Solar

Kebijakan harga ini pun dipastikan masih tetap berlaku hingga perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Upacara HUT ke-81 RI di Polda Jatim: Dari Refleksi Kemerdekaan hingga Apresiasi Personel

Brigjen Pol Pasma turut mengimbau seluruh jajaran untuk menjaga soliditas, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugas institusi.