Minggu, 06 Sep 2026 06:23 WIB

Pj. Gubernur Jatim Ajak Bapanas Jaga Ketahanan dan Kesehatan Pangan

Foto: Pj. Adhy Karyono
Foto: Pj. Adhy Karyono

selalu.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur tekankan pentingnya keamanan pangan bagi ketahanan pangan Jawa Timur sebagai Lumbung Pangan Nasional Indonesia Timur. Mengingat, Jawa Timur sebagai provinsi penyangga pangan nasional menempatkan keamanan pangan sebagai prioritas demi kesehatan masyarakat.

"Keamanan pangan bukan cuma bagian penting bagi ketahanan pangan, tapi juga segi kesehatannya untuk masyarakat. Bagaimana makanan itu kandungannya aman, sehat, dan tidak membahayakan kita saat konsumsi," terang Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, Sabtu (22/6/2024).

Sebagai upaya menjaga keamanan pangan, Adhy menyebut bahwa Jawa Timur telah melakukan beberapa langkah penting dalam memastikan dan mencegah adanya kontaminasi bahan pangan yang beredar di masyarakat.

"Kami terus melakukan berbagai upaya guna mewujudkan keamanan pangan nasional agar masyarakat lebih sehat dan produk pangan nasional lebih berdaya saing. Ini membuat kami sadar bahwa bukan cuma kuantitas bahan pangan yang diperlukan, tapi juga kualitas dan rantai pasok yang sehat," katanya.

Keamanan pangan ini menjadi penting sebagaimana diteliti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa tiap tahun sekitar 600 juta orang jatuh sakit akibat 200 jenis penyakit bawaan makanan. Penyakit bawaan makanan bertanggung jawab atas 420 ribu kematian yang dapat dicegah setiap tahunnya.

Dikatakannya, Pemprov Jatim senantiasa bersinergi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi serta Badan Pangan Nasional untuk melakukan pengawasan pre-market dan post-market dengan ketat guna memastikan keamanan pangan segar asal tumbuhan.

Jawa Timur juga melakukan penguatan koordinasi, kolaborasi, sinergi dengan semua stakeholder terkait, penguatan regulasi, infrasturuktur, dan kompetensi SDM, termasuk  penguatan kapasitas kelembagaan keamanan pangan daerah.

"Kami optimis melalui kegiatan peningkatan  keamanan pangan maka ketahanan pangan yang lebih baik nantinya akan terwujud. Ini mengingat pembangunan ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas utama pembangunan," tegasnya.

Menurutnya, salah satu kepedulian yang ditunjukkan Pemprov Jatim melalui kerja sama dengan Bapanas adalah layanan laboratorium keliling dan pos pantau untuk memastikan tidak adanya kontaminasi bahan pangan segar di berbagai pasar.

Selain itu, terdapat juga pasar bebas kontaminasi yang disebut Pasar Segar Aman (Pas Aman) di sembilan kabupaten dan kota. Salah satunya Pasar Nambangan Surabaya yang menjadi Pilot Project Pas Aman.

"Kami juga menyediakan laboratorium keliling dan pos pantau, selain yang Jatimapatkan duluan dari Bapanas. Kami sediakan layanan mandiri untuk provinsi karena ini merupakan bagian dari pelayanan publik. Karena kita lumbung pangan nasional Indonesia Timur, maka semua kebijakan kami terapkan," ungkapnya.

"Mobil ini dilengkapi dengan lab test kit, jadi bisa langsung diperiksa pada bahan pangan segar itu ada kontaminasi apa, termasuk bahan kimia berbahaya seperti pengawet, pestisida, dan boraks," sambung Adhy.

Adhy pun berkomitmen untuk menjaga hasil panen Jatim demi mendukung ketahanan pangan di era krisis iklim global.

"Kita mulai menghadapi climate change dan kebakaran tapi dengan bantuan dan sinergi dari segala pihak terkait termasuk Kementerian Pertanian, Insyaallah kami bisa mempertahankan panen kita," tegasnya.

Baca Juga: Bukan Sekadar Karakter, Pramuka Sidoarjo Didorong jadi Motor Swasembada Pangan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.