Senin, 21 Sep 2026 01:38 WIB

Industri Pengolahan Jatim jadi Penyumbang Perekonomian Terbesar di Pulau Jawa

Foto: Pj. Adhy Karyono
Foto: Pj. Adhy Karyono

selalu.id - Terkait pembangunan ekonomi di Provinsi Jawa Timur, Pj. Gubernur Jatim, Adhy Karyono menyebut bahwa Jawa Timur sendiri terus mengalami pertumbuhan yang positif, dimana kinerja pertumbuhan ekonomi Jatim pada triwulan I tahun 2024 tumbuh sebesar 4,81 persen secara year-on-year (yoy).

"Angka pertumbuhan ekonomi ini sekaligus menjadi penyumbang perekonomian terbesar kedua di pulau Jawa dengan kontribusi 25,07 persen," katanya kepada selalu.id, Jumat (21/6/2024).

Adhy menguraikan, kinerja perekonomian Jawa Timur didominasi oleh kontribusi industri pengolahan sebesar 31,54 persen, diikuti sektor perdagangan sebesar 19,01 persen, dan disusul sektor pertanian dengan kontribusi sebesar 9,71 persen.

Di sisi lain, Adhy juga menyampaikan bahwa pada triwulan I tahun 2024, capaian realisasi investasi Jatim mencapai Rp36,2 triliun atau sebesar 36,2 persen dari target yang sudah ditetapkan. Secara y-o-y angka tersebut meningkat 20,7 persen dibanding triwulan I 2023 sebesar 30 persen.
Capaian triwulan I 2024 tersebut terbagi pada kontribusi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar 20,1 persen atau senilai Rp20,1 trilliun, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sebesar 16,1 persen atau senilai Rp16,1 trilliun.

"Capaian PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Jatim Tahun 2023 berhasil memberikan kontribusi sebesar 14,22 persen terhadap pembentukan PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia dan berkontribusi sebesar 24,99 persen terhadap PDRB Pulau Jawa," ungkapnya.

Sedangkan terkait kemiskinan, lanjut Adhy, Jawa Timur telah berhasil menurunkan angka kemiskinan ekstrem sebanyak 3,58 persen.  Dimana pada tahun 2020 kemiskinan ekstrem di Jawa Timur berada pada angka 4,4 persen, dan pada Maret 2023 turun drastis menjadi 0,82 persen.

“Alhamdulillah, capaian dan penurunan kemiskinan ekstrem di Jatim pada tahun 2023 lebih baik dari capaian secara nasional, kita terus berupaya maksimal di tahun 2024 ini Jawa Timur untuk kemiskinan ekstrem bisa mencapai 0 persen,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa juga menyampaikan, saat kolaborasi pemanfaatan sistem data Regsosek ini sebagai aktualisasi dari arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam pelaksanaan Reformasi perlindungan sosial.

"Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat memperbaiki basis data penerima manfaat atas belanja-belanja sosial yang dialokasikan pada APBN. Sehingga dengan adanya data Regsosek ini, mudah-mudahan kita bisa mengatasi kemiskinan ekstrem dan kemiskinan pada umumnya," paparnya, Kamis (20/6/2024) kemarin.

Lebih lanjut, Menteri Suharso mengatakan bahwa tahun 2025 merupakan awal dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 20 tahun kedua, yakni tahun 2025 sampai tahun 2045, dimana tahun 2045 adalah tahun yang menjadi target mewujudkan Indonesia Emas.

"Tahun 2045 merupakan tahun menjemput 100 tahun Indonesia merdeka, dengan target sasaran pembangunan yang terdiskripsikan sedemikian rupa agar kita menjadi negara dan bangsa yang benar-benar mampu membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia yang lebih luas," tandasnya.

Baca Juga: Fraksi PDIP Semprit Pemprov Jatim Soal P-APBD 2026: Tambahan Belanja Rp2,64 Triliun Jangan Cuma jadi SiLPA!

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kawah Mirip Telur Ceplok Muncul di Gunung Anak Krakatau, Pertanda Apa? Ini Kata Ahli

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Lampung Selatan, Suwarno mengatakan, fenomena semacam ini tidak dialami oleh semua gunung api di Indonesia.

Promo Beras September 2026: Banyak Diskon Gila-gilaan Bunda, Segera Beli

Penawaran ini mencakup berbagai varian, mulai dari beras putih, beras merah, beras organik, hingga beras porang.

Detik-detik Tim Penyelam Basarnas Masuk Bangkai Kapal Virgo Transport 8 dan Temukan Satu Korban

Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ketika Limbah Bawa PLN Nusantara Power Sabet 71 Penghargaan di ENSIA 2026

PLN Nusantara Power menegaskan bahwa energi tak sekadar soal listrik, melainkan tentang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.

Potret CFD di Desa Durung Bedug Sidoarjo yang Kini jadi Wadah Roda Ekonomi Warga

Membentang sepanjang 900 meter hingga satu kilometer, kawasan ini dirancang menjadi ruang publik terpadu untuk olahraga dan perputaran ekonomi warga.