Selasa, 03 Feb 2026 19:01 WIB

Judi Online Diduga Jadi Penyebab Polwan Bakar Suami di Mojokerto

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 09 Jun 2024 18:59 WIB
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto

selalu.id - Polisi Wanita (Polwan) berisinial Briptu FN (28) yang membakar suaminya yang juga anggota polisi berisinial Briptu RDW (27) hingga tewas di Mojokerto, kini telah ditetapkan menjadi tersangka.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto menyatakan bahwa pihaknya turut prihatin dan berduka untuk keluarga korban dengan kejadian yang dilakukan oleh anggotanya sendiri.

Baca Juga: Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

"Pak Kapolda (Irjen Pol Imam Sugianto) menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban. Saat ini, Briptu FN telah ditetapkan sebagai tersangka masih trauma mendalam terkait peristiwa ini," kata Kombes Pol Dirmanto, kepada selalu.id, di Mapolda Jatim, Minggu (8/6/2024).

Kombes pol Dirmanto mengatakan, motif tersangka Briptu FN karena korban suaminya Briptu RDW sering menghabiskan uang belanja yang seharusnya dipakai untuk membiayai ketiga anaknya, justru dibuat untuk judi online oleh RDW.

"Perilaku almarhum (korban Briptu RWD) ini menghabiskan uang yang harusnya dipakai untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, tapi dipakai untuk main judi online," katanya.

Sebab itu, tersangka Briptu FN merasa jengkel karena banyaknya kebutuhan ketiga anaknya yang masih bayi dan balita. Ia menyebut, kejadian ini baru pertama kali dilakukan oleh tersangka.

"Anak pertama usia 2 tahun, anak kedua dan ketiga adalah kembar, berusia 4 bulan. Nah ini kan banyak-banyaknya membutuhkan biaya. Mungkin kejengkelan itu akhirnya membuat khilaf saudara Briptu FN," terangnya.

Baca Juga: Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Atas kasus ini, Polda Jatim sementara menerapkan pasal Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) untuk tersangka Briptu FN yang saat ini sudah ditahan di Subdit IV Renakta.

"Ditahan ditangani subdit IV Renakta, karena beliau trauma, jadi ada perlakuan khusus," jelasnya.

Lebih lanjut Kombes Pol Dirmanto menambahkan, untuk ketiga anak tersangka dan korban ini saat kejadian tidak ada ada di lokasi, karena dibawa pergi oleh baby sitter. Meski begitu, Polda Jatim tetap melakukan pendampingan terhadap ketiga anaknya.

Baca Juga: Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

"Semua akan kami dampingi, entah itu anaknya, kini sedang dilakukan pendamping polres Mojokerto kota," pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S Marunduri menyampaikan korban Briptu RDW (27) dikabarkan meninggal di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto,

"Korban meninggal secara medis pukul 12.55 WIB inisial (Briptu) RDW," kata AKBP Daniel.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.