Kamis, 04 Jun 2026 22:21 WIB

Mahasiswa ITS ini Rancang Teknologi Simulasi Perjalanan Wisata di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 22 Des 2021 14:34 WIB
Mahasiswa ITS perancang Architecture Fun Track (AFT)
Mahasiswa ITS perancang Architecture Fun Track (AFT)

selalu.id - Bangunan cagar budaya terancam hilang eksistensinya, jika tidak dilestarikan melalui upaya masyarakat. Bahkan para wisatawan juga tak akan bisa mengenal bangunan penuh sejarah tersebut.

Dalam langkah mewujudkan hal ini, mahasiswa Departemen Studi Pembangunan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggagas sebuah Architecture Fun Track (AFT), terutama untuk di Surabaya.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gagar Otak dan Patah Tulang

Kepala Departemen Studi Pembangunan ITS, Arfan Fahmi menjelaskan, AFT yang dirancang para mahasiswanya merupakan simulasi perjalanan untuk menarik minat para wisatawan.

Baca Juga: Gandeng Kementerian BUMN, ITS Hilirisasi Hasil Inovasi Teknologi

Jalanan di Surabaya, kata dia, nantinya akan dibuat lebih lebar khusus untuk melihat cagar budaya di sisi jalan dengan memanfaatkan Bus City Tour milik Pemkot Surabaya.

"Jika jalan di cagar budaya sudah lebar dapat diberi sedikit sentuhan agar lebih menarik wisatawan," ujarnya, Rabu (22/12/2021).

Arfan menjelaskan, bahwa AFT yang dikembangkan akan memberikan kesan yang berbeda bagi para wisatawan yang mengikutinya. Hal ini karena mereka akan dimanjakan oleh pemandangan ornamen atau arsitektur yang lebih komprehensif dari bangunan cagar budaya tersebut yang memiliki ciri khasnya tersendiri.

"Perbedaan gaya arsitektur setiap bangunan merupakan hasil akulturasi yang mencirikan kebudayaan sesuai tempat dan waktu dari bangunan
tersebut," jelas Arfan.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Baca Juga: Mahasiswa ITS ini Ciptakan Mesin Balistik Pencacah Sampah Organik

 

Lebih lanjut, gagasan yang serupa dengan tur ini lahir karena kebijakan pelestarian yang ada sekarang hanya berfokus pada pembangunan atau rekonstruksi bangunan cagar budaya tanpa adanya upaya menyebarluaskannya.

"Padahal, masih banyak anak muda yang datang hanya untuk berswafoto tanpa tahu sebenarnya tempat itu memiliki nilai budaya tersendiri," ungkapnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Gagasan tersebut juga telah berhasil meraih penghargaan sebagai Best Policy Brief kategori Soshum di ajang Airlangga Policy Brief Competition Awards tingkat nasional yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unair. Diharapkan gagasan tersebut dapat menjadi referensi untuk kebijakan yang akan datang.

Arfan berharap agar penghargaan ini dapat mendorong seluruh mahasiswa untuk ikut berprestasi atau memberikan andilnya bagi masyarakat luas.

"Semoga akulturasi budaya yang berada di cagar budaya juga dapat menjadi bahan pembelajaran bagi masyarakat luas, terutama untuk generasi selanjutnya," tambahnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Masa Berlaku SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.