Jumat, 05 Jun 2026 01:22 WIB

Gandeng Kementerian BUMN, ITS Hilirisasi Hasil Inovasi Teknologi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 12 Des 2021 00:34 WIB
Menteri BUMN, Erick Tohir bersama Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestiano Dardak dan Rektor ITS, Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng
Menteri BUMN, Erick Tohir bersama Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestiano Dardak dan Rektor ITS, Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng

Surabaya (selalu.id) - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk berkomitmen melakukan hilirisasi karya teknologi sivitas akademika. Kerja sama tersebut ditandai dengan dilakukannya penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Sabtu (11/12/2021).

Bertempat di Gedung Pusat Robotika ITS, penandatanganan MoU ini langsung dilakukan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng, dan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IKA ITS Sutopo Kristanto. Disaksikan juga oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Mentri BUMN, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi sentra perekonomian dunia.

Guna mewujudkan hal tersebut, kata dia, Indonesia diharapkan mampu untuk memproduksi bahan baku hingga produk jadi sehingga tidak lagi bergantung pada negara lain.

"Dengan begitu, Indonesia tidak perlu mengekspor bahan baku dan mengimpor produk jadi sehingga dapat meningkatkan perekonomian di Indonesia," terangnya.

Selain itu, Erick menyampaikan keinginannya untuk dapat menggelar forum tahunan antara ITS dan Kementerian BUMN guna membahas keberlanjutan inovasi sivitas akademika ITS.

"Tanpa industrialisasi, sebuah inovasi akan hilang begitu saja, dengan adanya kerja sama ini, harapannya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan Indonesia yang berkelanjutan," harapnya.

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

Rektor ITS, Mochamad Ashari, menyampaikan terima kasih kepada Kementerian BUMN yang membuka peluang kerja sama hilirisasi inovasi sivitas akademika ITS.

Ashari mengungkapkan, bahwa ITS akan terus mendukung berbagai inovasi dari para sivitas akademikanya. Hal ini dapat dilihat dari adanya 10 pusat riset inovasi, 5 pusat kajian, dan 4 pusat Kawasan Sains Teknologi (KST).

"Beberapa produk yang dihasilkan sudah dikomersialkan, salah satunya adalah sepeda motor listrik Gesits yang turut menggandeng PT Wijaya Karya dan beberapa perusahaan BUMN terkait," ungkapnya.

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, turut menyampaikan dukungannya kepada ITS yang memberikan kontribusinya kepada masyarakat Indonesia.

Menurutnya, kontribusi ITS ini turut menyukseskan program Pemprov Jatim yaitu Belajar Berinovasi di Desa (Belanova).

"Ke depan, harapannya kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan manfaat kepada masyarakat Indonesia" tutupnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.