Rabu, 22 Jul 2026 01:06 WIB

Dekat dengan Gibran di APEKSI, Sinyal Eri Cahyadi Didukung Jokowi?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Jun 2024 15:11 WIB
Foto: Eri Cahyadi dan Gibran
Foto: Eri Cahyadi dan Gibran

selalu.id - Muncul persepsi atas foto kedekatan Calon Petahana bakal calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka di acara Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (5/6/2024) kemarin.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang juga merupakan Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) terlihat duduk di samping Presiden Jokowi di acara tersebut.

Kedekatan putra sulung Jokowi atau Wapres terpilih bersebelahan dengan salah satu kepala daerah yang merupakan orang nomor satu di Surabaya itu tersebut memunculkan persepsi Eri Cahyadi akan digandeng Presiden untuk maju Pilwali Surabaya.

Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdusallam menilai foto bahwa Eri Cahyadi membangun kedekatan dengan semua pihak.

“Biar suasananya juga menjadi lebih cair. Urusan politik tidak harus terus vis a vis (tatap muka),” kata Surokim, saat dihubungi selalu.id, Kamis (6/6/2024).

Meski demikian Surokim menilai kedekatan tidak selalu berarti segaris lurus dengan kemungkinan Presiden Jokowi mendukung Eri Cahyadi.

Apalagi, relasasi Presiden Jokowi dengan PDI Perjuangan saat ini tidak begitu baik.

“Eri Cahyadi di dukung PDIP rasanya berat kalau pak Jokowi memberikan dukungan yang sama karena kita semua tahu relasi pak Jokowi dan PDIp akhir akhir ini terus memburuk,” terangnya.

Terkait foto kedekatan Eri dengan Wakil Presiden terpilih Gibran, menurutnya Eri Cahyadi yang sebagai ketua APEKSI itu harus profesional antara ASN  dan Kader Partai.

“Menurut saya harus bisa dibedakan posisi mereka antara sebagai profesional sebagai aparatur dan sebagai kader partai,” ucapnya.

Sementara Pengamat Politik Univeristas Airlangga (UNAIR) Hari Fitrianto juga menilai bahwa Presiden Jokowi maupun Wakil Presiden terpilih 2024 yakni Gibran memiliki sisi kenegarawaan. Menurutnya, keduanya bisa melampui sekat-sekat partai politik.

Meski begitu, Hari menjelaskan bila Eri Cahyadi memiliki kompetensi dalam memimpin Surabaya tidak akan memiliki suarat atau prayarat tertentu.

“Contohnya apakah Eri harus keluar PDIP atau tidak,” ungkapnya.

Pengamat Politik dari Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) UNESA, Dian Hijrah Saputra menyebut dalam foto tersebut dia menilai Eri Cahyadi muncul persepsi negatif menjelang Pilkada.

“Sebagai ketua APEKSI sah sah saja duduk mendampingi presiden dan bergurau dengan wali kota yang lain. Memang dalam situasi politik menjelang pilkada suasana sudah mulai menghangat saya kira pak Eri juga harus memahami ini,” tuturnya.

Dengan demikian, Dian menerangkan Eri Cahyadi yang sebagai kader PDIP haru memahami bahwa partainya saat ini sudah berseberangan dengan Presiden Jokowi.

“Maka (dari foto itu) muncul persepsi negatif akan bermunculan dari kalangan PDIP sendiri,” katanya.

“Apakah fenomena Jokowi akan mengandeng Eri semua bisa saja terjadi karena situasi politik masih masih dinamis. Ini semua bergantung pada kondisi,” tambahnya.

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.