Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Dekat dengan Gibran di APEKSI, Sinyal Eri Cahyadi Didukung Jokowi?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Jun 2024 15:11 WIB
Foto: Eri Cahyadi dan Gibran
Foto: Eri Cahyadi dan Gibran

selalu.id - Muncul persepsi atas foto kedekatan Calon Petahana bakal calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka di acara Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (5/6/2024) kemarin.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang juga merupakan Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) terlihat duduk di samping Presiden Jokowi di acara tersebut.

Kedekatan putra sulung Jokowi atau Wapres terpilih bersebelahan dengan salah satu kepala daerah yang merupakan orang nomor satu di Surabaya itu tersebut memunculkan persepsi Eri Cahyadi akan digandeng Presiden untuk maju Pilwali Surabaya.

Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdusallam menilai foto bahwa Eri Cahyadi membangun kedekatan dengan semua pihak.

“Biar suasananya juga menjadi lebih cair. Urusan politik tidak harus terus vis a vis (tatap muka),” kata Surokim, saat dihubungi selalu.id, Kamis (6/6/2024).

Meski demikian Surokim menilai kedekatan tidak selalu berarti segaris lurus dengan kemungkinan Presiden Jokowi mendukung Eri Cahyadi.

Apalagi, relasasi Presiden Jokowi dengan PDI Perjuangan saat ini tidak begitu baik.

“Eri Cahyadi di dukung PDIP rasanya berat kalau pak Jokowi memberikan dukungan yang sama karena kita semua tahu relasi pak Jokowi dan PDIp akhir akhir ini terus memburuk,” terangnya.

Terkait foto kedekatan Eri dengan Wakil Presiden terpilih Gibran, menurutnya Eri Cahyadi yang sebagai ketua APEKSI itu harus profesional antara ASN  dan Kader Partai.

“Menurut saya harus bisa dibedakan posisi mereka antara sebagai profesional sebagai aparatur dan sebagai kader partai,” ucapnya.

Sementara Pengamat Politik Univeristas Airlangga (UNAIR) Hari Fitrianto juga menilai bahwa Presiden Jokowi maupun Wakil Presiden terpilih 2024 yakni Gibran memiliki sisi kenegarawaan. Menurutnya, keduanya bisa melampui sekat-sekat partai politik.

Meski begitu, Hari menjelaskan bila Eri Cahyadi memiliki kompetensi dalam memimpin Surabaya tidak akan memiliki suarat atau prayarat tertentu.

“Contohnya apakah Eri harus keluar PDIP atau tidak,” ungkapnya.

Pengamat Politik dari Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) UNESA, Dian Hijrah Saputra menyebut dalam foto tersebut dia menilai Eri Cahyadi muncul persepsi negatif menjelang Pilkada.

“Sebagai ketua APEKSI sah sah saja duduk mendampingi presiden dan bergurau dengan wali kota yang lain. Memang dalam situasi politik menjelang pilkada suasana sudah mulai menghangat saya kira pak Eri juga harus memahami ini,” tuturnya.

Dengan demikian, Dian menerangkan Eri Cahyadi yang sebagai kader PDIP haru memahami bahwa partainya saat ini sudah berseberangan dengan Presiden Jokowi.

“Maka (dari foto itu) muncul persepsi negatif akan bermunculan dari kalangan PDIP sendiri,” katanya.

“Apakah fenomena Jokowi akan mengandeng Eri semua bisa saja terjadi karena situasi politik masih masih dinamis. Ini semua bergantung pada kondisi,” tambahnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Tepi Sungai Tak Digunakan untuk Bangunan dan Lahan Parkir

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.