Sabtu, 06 Jun 2026 07:42 WIB

Inovasi Teknologi Manajemen Beban Kerja di Dunia Pendidikan Teknik Untag

  • Penulis : Ading
  • | Selasa, 21 Mei 2024 08:44 WIB
Foto: Untag
Foto: Untag

selalu.id - Fakultas Teknik Untag Surabaya meluncurkan inovasi baru dalam manajemen kinerja tenaga kependidikan dengan menerapkan aplikasi analisis beban kerja.

Langkah itu adalah bagian dari upaya kampus meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional dan kesejahteraan serta produktivitas tenaga kependidikan.

Inisiasi pembuatan aplikasi analisis beban kerja itu dipicu kurangnya pemantauan kinerja tenaga kerja di Fakultas Teknik Untag Surabaya.

"Aplikasi ini memiliki tujuan untuk mendukung kerja optimal dengan memantau hasil kinerja, memudahkan distribusi pekerjaan, menyediakan pemetaan beban kerja yang komprehensif, mengidentifikasi tugas, dan tanggung jawab lebih akurat," kata Dekan Fakultas Teknik Untag Surabaya, Dr Ir Sajiyo, M.Kes, Senin (20/5).

Dia menjelaskan selama ini pihaknya sudah bekerja keras, tetapi kesulitan melakukan pemantauan lantaran tenaga kerja yang banyak dan penempatan di ruang berbeda-beda. Hal itu, membuat kesulitan mengetahui apa yang dikerjakan setiap harinya.

"Selain itu, informasi pekerjaan tidak terdokumentasi dengan baik. Aplikasi itu diharapkan bisa membantu para pimpinan  mengetahui progres kerja, termasuk target, pencapaian, dan kinerja yang masih perlu diperbaiki," tuturnya.

Hadirnya analisis beban kerja tersebut, seluruh kinerja dapat terpantau, memungkinkan pihaknya mengambil tindakan yang sesuai, seperti dukungan atau pelatihan yang dibutuhkan.

"Kami berharap dengan sistem ini, beban kerja dapat didistribusikan lebih merata dan adil,” ujarnya.

Tenaga kependidikan Fakultas Teknik Untag Surabaya akan memulai penggunaan aplikas itu pertengahan Mei 2024, mengisi sesuai dengan tugas harian mereka. Implementasi analisis beban kerja akan disesuaikan dengan beban kerja masing-masing individu, termasuk estimasi jam kerja normal per hari serta batas waktu overload selama jam kerja.

Upaya tersebut mendapat tanggapan positif dari Kepala Tata Usaha Fakultas Teknik Untag Surabaya Gatot Edi Widodo, SE yang mengatakan pekerjaan sehari-harinya dapat terdokumentasikan secara baik. 

“Aplikasi ini mempermudah memberikan gambaran jelas tentang tugas yang harus diselesaikan dan meningkatkan efisiensi kerja. Pekerjaan sehari-hari terdokumentasi dengan baik sehingga di masa mendatang dapat dievaluasi,” ucapnya.

Dengan adanya analisis beban kerja di Fakultas Teknik tidak hanya membantu pemantauan dan evaluasi kinerja, tetapi juga menjadi alat penting untuk perencanaan dan pengembangan sumber daya manusia. 

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Soroti Peran Civil Society Lawan Korupsi dan Krisis Demokrasi Indonesia

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.