Sabtu, 06 Jun 2026 12:57 WIB

Pemerintah Dukung Ratusan Unit Pengolahan Ikan di 12 Provinsi

Foto: perdagangan ikan
Foto: perdagangan ikan

selalu.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendukung 376 Unit Pengolahan Ikan (UPI) mikro, kecil dan menengah (UMKM) potensial yang tersebar di 12 provinsi. Dukungan tersebut agar usaha yang dijalankan semakin maju dan berkembang dari sisi produksi maupun pemasarannya.

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Budi Sulistiyo mengatakan, saat ini sedang dilakukan kurasi terhadap ratusan UMKM untuk mengetahui kebutuhan masing-masing usaha.

"Saat ini sedang kami kurasi, potret detail UMKM akan kami peroleh. Apa saja kebutuhannya untuk kami bina agar mereka bisa naik kelas," ujarnya, Senin (22/4/2024).

Pihaknya menyebut, proses kurasi dilakukan usai pembobotan terhadap 1.883 UMKM yang telah memiliki Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP). Dia menuturkan, tim Ditjen PDSPKP bergerak ke 12 provinsi guna melakukan kurasi terhadap UMKM tersebut secara detail.

"Ada 12 provinsi yang kami sasar, ini tersebar dari barat ke timur dan kami kurasi secara detail," terangnya.

Adapun 12 provinsi tersebut diantaranya yakni Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Bali dan Maluku Utara. Meski begitu, proses kurasi tersebut telah berlangsung sejak Maret hingga April 2024.

"Di kegiatan ini kami gunakan paradigma bottom up, apa yang UMKM butuhkan, itu yang kami kerjakan," paparnya.

Di samping itu, ia juga menyebut, UMKM dapat naik kelas jika mereka telah memenuhi 6 aspek, yakni pemenuhan legalitas usaha. Lebih lanjut, kata Budi, hingga saat ini KKP terus melakukan pendampingan dan memberikan kemudahan dalam perizinan berusaha.

Selain itu, sambung Budi,KKP juga terus melakukan bimbingan teknis dan pelatihan dalam rangka peningkatan kompetensi sumber daya manusia, terutama para pelaku UMKM.

"Tak kalah penting aspek produksi, UMKM juga perlu menerapkan teknologi yang tepat guna untuk meningkatkan produktivitasnya," tuturnya.

Kendati demikian, KKP juga mendorong pelaku UMKM untuk Go Digital dan mampu menembus pasar ekspor melalui serangkaian kegiatan pendampingan dalam memperluas akses pasar, baik domestik maupun ekspor.

"Kemudian, aspek finansial agar UMKM memanfaatkan skema pembiayaan yang mudah dan murah melalui kredit program, modal ventura atau pembiayaan lainnya," tutupnya.

Baca Juga: Surabaya Vaganza Sukses, DPRD Usul Konser dan Teatrikal di Hari Pahlawan 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.