Rabu, 30 Sep 2026 22:33 WIB

Pemerintah Dukung Ratusan Unit Pengolahan Ikan di 12 Provinsi

Foto: perdagangan ikan
Foto: perdagangan ikan

selalu.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendukung 376 Unit Pengolahan Ikan (UPI) mikro, kecil dan menengah (UMKM) potensial yang tersebar di 12 provinsi. Dukungan tersebut agar usaha yang dijalankan semakin maju dan berkembang dari sisi produksi maupun pemasarannya.

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Budi Sulistiyo mengatakan, saat ini sedang dilakukan kurasi terhadap ratusan UMKM untuk mengetahui kebutuhan masing-masing usaha.

"Saat ini sedang kami kurasi, potret detail UMKM akan kami peroleh. Apa saja kebutuhannya untuk kami bina agar mereka bisa naik kelas," ujarnya, Senin (22/4/2024).

Pihaknya menyebut, proses kurasi dilakukan usai pembobotan terhadap 1.883 UMKM yang telah memiliki Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP). Dia menuturkan, tim Ditjen PDSPKP bergerak ke 12 provinsi guna melakukan kurasi terhadap UMKM tersebut secara detail.

"Ada 12 provinsi yang kami sasar, ini tersebar dari barat ke timur dan kami kurasi secara detail," terangnya.

Adapun 12 provinsi tersebut diantaranya yakni Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Bali dan Maluku Utara. Meski begitu, proses kurasi tersebut telah berlangsung sejak Maret hingga April 2024.

"Di kegiatan ini kami gunakan paradigma bottom up, apa yang UMKM butuhkan, itu yang kami kerjakan," paparnya.

Di samping itu, ia juga menyebut, UMKM dapat naik kelas jika mereka telah memenuhi 6 aspek, yakni pemenuhan legalitas usaha. Lebih lanjut, kata Budi, hingga saat ini KKP terus melakukan pendampingan dan memberikan kemudahan dalam perizinan berusaha.

Selain itu, sambung Budi,KKP juga terus melakukan bimbingan teknis dan pelatihan dalam rangka peningkatan kompetensi sumber daya manusia, terutama para pelaku UMKM.

"Tak kalah penting aspek produksi, UMKM juga perlu menerapkan teknologi yang tepat guna untuk meningkatkan produktivitasnya," tuturnya.

Kendati demikian, KKP juga mendorong pelaku UMKM untuk Go Digital dan mampu menembus pasar ekspor melalui serangkaian kegiatan pendampingan dalam memperluas akses pasar, baik domestik maupun ekspor.

"Kemudian, aspek finansial agar UMKM memanfaatkan skema pembiayaan yang mudah dan murah melalui kredit program, modal ventura atau pembiayaan lainnya," tutupnya.

Baca Juga: Sidoarjo Genjot Modal UMKM, BPR Delta Artha Salurkan Kurda Bunga 2 Persen ke Ribuan Debitur

Editor : Ading
Berita Terbaru

Siapa Pemilik The Alana Hotel Surabaya?

Hotel bintang empat ini berlokasi di Jalan Ketintang Baru I No. 10–12, Surabaya. Lokasinya, tak jauh dari tempat diskotek bahkan Polda Jawa Timur.

Penampakan The Alana Hotel Surabaya, Tempat Pesta Sabu Tiga Kader Gerindra

William menceritakan, kedelapan tamu tersebut datang pada hari yang sama secara bertahap dan memesan tiga kamar langsung di lokasi (walk-in).

Pesan Khusus Gubernur Khofifah saat Lepas 74 Santri Jatim Berlaga di PPSN VI

Kegiatan ini berlangsung hingga 6 Oktober 2026 mendatang, diikuti oleh kontingen santri dari pelbagai provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua.

Surat Tak Digubris, Pedagang Pasar Buah Tanjungsari 77 Sindir Pemkot Surabaya Lewat Baliho

Baliho itu dipasang, cara pedagang menyampaikan protes setelah surat permohonan dialog kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya disebut tak kunjung dibalas.

Soal Pesta Narkoba Kader Gerindra di Hotel The Alana Surabaya, Manajemen Cuma Bilang Gini

Tiga dari delapan orang yang diringkus merupakan anggota DPRD aktif tingkat kabupaten di wilayah Jawa Timur dari fraksi Partai Gerindra.

DPRD Surabaya Desak Sanksi ASN Diterapkan Adil Tanpa Pandang Bulu

Anas meminta pengawasan internal di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) diperkuat. Jangan cuma setelah ada kejadian.