Sabtu, 26 Sep 2026 05:34 WIB

Untag Surabaya Siap Hadapi Era Kecerdasan Buatan

  • Penulis : Ading
  • | Sabtu, 20 Apr 2024 00:32 WIB
Foto: Ir. Bantot Sutriono, M.Sc, Wakil Dekan II Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya
Foto: Ir. Bantot Sutriono, M.Sc, Wakil Dekan II Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya

Opini: Ir. Bantot Sutriono, M.Sc, Wakil Dekan II Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya

selalu.id - Pengumuman Elon Musk tentang pegawai Artificial Intelligence (AI) menjadi incaran raksasa teknologi menandai puncak revolusi dalam era kecerdasan buatan. Peningkatan gaji bagi insinyur AI oleh CEO Tesla dan SpaceX ini mencerminkan bagaimana industri sedang bergerak maju dalam mengadopsi teknologi canggih.

Baca Juga: Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM


Keahlian di bidang kecerdasan buatan semakin ditekankan oleh pemimpin perusahaan teknologi besar, menandakan bahwa persaingan untuk menghasilkan talenta AI semakin ketat.


Langkah ini menandai pergeseran signifikan dalam industri teknologi, di mana perusahaan semakin bergantung pada kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi, inovasi, dan keunggulan kompetitif.


Kecerdasan buatan telah mencapai tingkat di mana robot bukan hanya digunakan sebagai alat produksi di pabrik, melainkan juga menjadi mitra dalam kehidupan sehari-hari manusia. Dalam konteks ini, peran manusia sebagai pengendali AI menjadi semakin penting, yang menegaskan perlunya peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di era digital dan Industri 4.0.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Soroti Peran Civil Society Lawan Korupsi dan Krisis Demokrasi Indonesia


Dunia pendidikan harus responsif terhadap dinamika lapangan, terutama dalam mempersiapkan tenaga kerja untuk era kecerdasan buatan. Meskipun banyak yang melihat tren ini sebagai ancaman terhadap pekerjaan manusia, hal ini justru menjadi peluang bagi Fakultas
Teknik Untag Surabaya melalui Program Studi (Prodi) Robotika dan AI, mendukung mahasiswa untuk bersaing di pasar kerja yang semakin menuntut bidang kecerdasan buatan.

Penerapan AI dalam pembelajaran mahasiswa menunjukkan potensi yang signifikan dalam meningkatkan efektivitas dan pengalaman pembelajaran. Jangan menganggap bahwa robot menggantikan peran manusia dalam pekerjaan.

Baca Juga: Penipuan Lewat HP Kini Kian Canggih, Ini Cara Mencegahnya Kata Pakar TI Untag


Sebaliknya, era ini menekankan perlunya SDM mengambil kendali atas teknologi yang berkembang pesat. Meskipun kecerdasan buatan semakin maju, kemampuan dan keterampilan berpikir manusia tetap diperlukan menjadi fondasi yang tak tergantikan.


Prodi Robotika dan AI Fakultas Teknik Untag Surabaya siap menghadapi era kecerdasan buatan dengan melihat era ini sebagai peluang untuk mempersiapkan generasi tangguh yang mampu bersaing dalam bidang kecerdasan buatan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

Meski begitu, Kemenkes tetap memberikan perhatian pada evaluasi program secara berkala guna memastikan efektivitasnya di lapangan.

ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot untuk memindahkan sebagian aktivitas kerjanya ke Balai RW mulai Oktober 2026.

Progres RSUD Sedati Lampaui Target, Wabup Sidoarjo Wanti-wanti soal Kualitas Material

Inspeksi mendadak ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan lambannya pengerjaan fisik di lokasi.

Pemkot Surabaya Larang Sekolah Jual Seragam Mulai Tahun Depan, Ini Penjelasannya

Selain penyelarasan desain, Pemkot Surabaya secara eksplisit melarang pihak sekolah negeri melakukan aktivitas jual beli seragam kepada siswa maupun orang tua.

RAPBD Jatim 2027 Turun 8,2 Persen, Golkar Pertanyakan Pemangkasan Belanja Modal

Golkar pun meminta Pemprov Jawa Timur menjelaskan strategi menjaga ketersediaan infrastruktur, konektivitas, hingga pemerataan layanan publik.

Viral Wadah MBG di Patrang Jember Disebut Kurang Bersih, Ini Kata Pihak Pengelola

Keluhan tersebut mengemuka setelah akun Facebook IWJ Ofisial milik Muhamad Abas mengunggah foto wadah makanan atau ompreng MBG yang dinilai kurang bersih.