Selasa, 03 Feb 2026 18:57 WIB

Kemensos Beri Bantuan Sepasang Lansia Rawat Cucu Cerebral Palsy

  • Penulis : Redaksi
  • | Selasa, 16 Apr 2024 09:51 WIB
Foto: Kemensos bantu lansia di Garut
Foto: Kemensos bantu lansia di Garut

selalu.id – Sepasang lansia dari Kota Garut, Heri Iriyana (66) dan Nenok Maryani (50), merupakan kakek nenek dari Angga Raka (7) yang menyandang disabilitas fisik cerebral palsy sejak lahir.

Sepasang lansia ini meski hidup dalam keterbatasan ekonomi tetapi harus merawat Angga dikarenakan kedua orang tua Angga sudah meninggal dunia.

Angga kesehariannya hanya bisa terbaring di tempat tidur. Kakek dan neneknya bergantian merawat Angga. Untuk keperluan makan dan kebersihan harus dibantu oleh kakek maupun neneknya.

Angga sejak lahir menderita penyakit cerebral palsy dan ditinggal oleh kedua orang tuanya sejak bayi sehingga diasuh oleh kakek neneknya.

“Mendengar kasus tersebut, kami lalu melakukan asesmen kepada Angga Raka  dan keluarga kakeknya terlebih dahulu untuk mengetahui kebutuhannya,” kata Angga Prasetia Permana, Perawat Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi.

Selain merawat Angga, kakek Heri juga masih mempunyai tanggungan anaknya yang bernama Diva Heriudin yang masih duduk di bangku sekolah.

Angga pernah mendapatkan perawatan terapi untuk penyakit yang dideritanya namun karena tidak memiliki biaya untuk perawatan sehingga tidak pernah dilanjutkan lagi. “Dulu pernah dibawa berobat, tapi karena tidak ada biaya, pengobatan terhenti,” jelas Angga

Sang kakek bekerja sebagai supir angkot tembak yang hanya bekerja tiga hari seminggu dengan penghasilan yang pas-pasan sekitar Rp 100.000 per hari jika dia menyupir. Dengan penghasilan tersebut,  dirasa sangat terbatas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta biaya perawatan Angga.

Untuk membantu perekonomian kakek Heri guna memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya perawatan Angga, Kemensos melalui Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi memberikan bantuan kewirausahaan berupa usaha jualan makanan dan minuman seperti mie instan, aneka minumam, telur dengan menggunakan gerobak dipinggir jalan dengan nilai bantuan Rp. 3,5 juta

Selain itu, Kemensos juga memberikan kursi roda anak kepada Angga untuk mobilitas Angga sehari-hari meskipun untuk naik ke kursi roda tetap harus digendong terlebih dahulu. Setidaknya bantuan tersebut dapat meringankan beban kakek dan nenek Angga.

Melihat kondisi Angga yang merupakan seorang anak yatim piatu, Kementerian Sosial telah berkoordinasi dengn pihak Desa dan Dinas Sosial Kabupaten Garut untuk memasukan Angga kedalam kartu keluarga kakeknya.

Kemensos bersama Dinas Sosial Kabupaten Garut hingga Kamis (11/4) terus  meninjau kesehatan Angga secara berkala dan melakukan monitoring untuk meninjau keberlanjutan usaha yang dikelola oleh kakek Heri.

Baca Juga: Sempat Viral Sidak Armuji, Pasangan Lansia Adukan Dugaan Mafia Tanah ke DPRD

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.